Menteri Basuki Hadiri Pameran Foto Infrastruktur

Menteri Basuki Hadiri Pameran Foto Infrastruktur

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri pameran foto dengan tema Menjelajah Infrastruktur Indonesia, Membingkai Momen Infrastruktur Indonesia di Summarecon Mall Bekasi, Minggu sore (22/10/2017). Tiba di lokasi, Menteri Basuki disambut oleh Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo selaku penyelenggara.

Usai peninjauan karya foto, Menteri Basuki berbagi pengalaman dengan para pemenang lomba yakni Fadil Azis Juara I Kategori Profesional menggunakan drone dan Restu Riyanto Universitas Indraprasta Juara 2 Kategori Pelajar Zona Barat menggunakan kamera digital serta fotografer Jerry S. Justianto.

Menurut Menteri Basuki, pameran foto tersebut tidak hanya dilihat dari sisi fotografi atau seninya saja, tapi juga menjadi bentuk laporan mengenai kinerja kabinet kerja selama tiga tahun kepada masyarakat. Lebih lanjut dikatakannya melalui fotografi kita bisa melihat berbagai sudut pandang (angle).

"Fotografi itu melukis dengan cahaya. Dengan objek yang sama, setiap fotografer akan mendapatkan hasil yang berbeda. Saya penggemar fotografi. Untuk itu saya belajar betul mengenai fotografi dan mengikuti kursus mulai dari kursus tingkat dasar, menengah hingga ahli. Walaupun tidak bagus tapi saya ingin melakukan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Menteri Basuki mengakui masih membawa kamera dalam perjalanan kunjungan kerja ke daerah, perbatasan, daerah-daerah terpencil, untuk mengabadikan momen di daerah-daerah tersebut.

"Salah satu momen bagus yaitu saat saya ke hutan di Papua. Pukul 2 pagi berangkat ke hutan, jam 5 pagi lihat Burung Cendrawasih bermain sampai pukul 5.30, setelah itu mereka sudah hilang. Itu saya abadikan. Dengan membawa kamera kita bebas bergerak. Saat ini saya tengah mengumpulkan foto-foto, nanti saya akan pilih mana yang dapat disertakan dalam pameran," tambahnya.

Ketika ditanyakan mengenai foto yang menarik, Menteri Basuki menjelaskan bahwa foto harus dapat berbicara. Foto infrastruktur akan lebih hidup jika menunjukkan manfaat untuk masyarakat. Dicontohkannya, bendungan dengan kegiatan masyarakat memancing ikan. Serta, infrastruktur jalan dengan pengguna jalan.

Foto-foto infrastruktur yang ditampilkan terdiri dari transportasi, komunikasi, energi, air (bendungan, irigasi, air minum sanitasi, pengendali banjir), perumahan.

Dalam diskusi tersebut, Menteri Basuki juga menyampaikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Pemerintahan Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pameran foto tersebut menampilkan 69 foto dari sekitar 2.100 foto yang dihasilkan oleh 800 peserta. Pagi harinya juga diselenggarakan lomba mewarnai untuk anak-anak usia 5-8 tahun. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Basuki.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPJT Herry TZ dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (***)

Advertisements

Handycraft Indonesia Diapresiasi, Akses Pasar Luar Negeri Pun Dibuka

Handycraft Indonesia Diapresiasi, Akses Pasar Luar Negeri Pun Dibuka

HONGKONG, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi 13 UKM Indonesia untuk mengikuti Asia World Expo 2017 yang berlangsung di Hongkong 18-22 Oktober 2017. Berbagai kerajinan tangan unik (handycraft) hasil kreativitas UKM Indonesia turut dipasarkan dalam pameran tersebut.

Kerajinan tangan dan produk handmade Indonesia inipun mendapat apresiasi dari Presiden Asia World Expo 2017 Mr. Cameron Walker, sekaligus sebagai tuan rumah. Cameron yang berkesempatan mengunjungi langsung Paviliun Indonesia menyampaikan rasa ketertarikannya.

"Diapresiasi karena handycraft kita yang terbuat dari tangan, unik bagi mereka. Kan bangsa Eropa harga jual hasil kerajinan tangan jauh lebih mahal daripada​ mesin," kata Duta Koperasi Indonesia sekaligus pendamping, Dedi Gumelar alias Miing, Minggu (22/10/2017).

Dalam kesempatan perbincangan keduanya, Cameron berharap Indonesia harus terus mengembangkan kerajinan tangan unik dan produk handmadenya. Dia berjanji akan memberikan akses pasar dan kesempatan lebih banyak bagi UKM Indonesia untuk mengikuti event pameran luar negeri.

"Saya jelaskan kepada dia (Cameron) bahwa kita menarik karena kita memang begitu multikultur, sehingga kita kaya dengan kerajinan khas daerah masing-masing," tutur dia.

Asia World Expo 2017 merupakan pameran terbesar yang dihadiri pelaku usaha dari berbagai negara. Indonesia mengirimkan 13 pelaku UKM, dengan dipimpin oleh Duta Koperasi Dedi ‘Miing’ Gumelar, serta perwakilan dari Deputi bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam pamaren yang berlangsung selama 5 (lima) hari itu, UKM Indonesia memamerkan karya kerajinan tangan seperti kerajinan yang terbuat dari bahan kayu, perak, anyaman tikar, maupun kerang laut. Sementara peserta dari negara lain umumnya menampilkan produk pabrikan (industri).

Miing sangat berharap Kemenkop dan UKM bisa membimbing terus UKM Indonesia supaya berorientasi ekspor. Dengan cara memberi pelatihan transaksi ekspor, pembekalan pengetahuan ekspor, maupun membuka akses permodalan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

"Pemerintah punya kewajiban untuk meningkatkan kapasitas produksi, bimbing mereka ke orientasi ekspor secara sikap mental, kemudian packaging," ujar Miing. (Agus)

Kemenkop dan UKM Bersama IBM Sasar Perempuan dan Disabilitas

Kemenkop dan UKM Bersama IBM Sasar Perempuan dan Disabilitas

SOLO, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan IBM menggelar pemasyarakatan dan pelatihan kewirausahaan bagi para perempuan dan penyandang disabilitas. Pelatihan bagi perempuan dan penyandang disabilitas penting karena merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan pemberdayaan ekonomi rakyat harus mencerminkan pemerataan. Pembangunan ekonomi tidak bisa dinikmati segelintir orang.

"Pertumbuhan ekonomi menunjukkan terciptanya lapangan kerja, pengangguran menurun, dan kemiskinan menurun. Karena itu pertumbuhan ekonomi harus mencerminkan pemerataan kesejahteraan sehingga kesenjangan ekonomi menurun," kata Puspayoga, saat peresmian Pemberdayaan Ekonomi bagi Perempuan dan Penyandang Disabilitas dalam Era Digital kerja sama dengan IBM, Sabtu (21/10), di Solo. Hadir Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo dan Marketing Manager IBM Indonesia Vina Kasim.

Pemberdayaan ekonomi bagi perempuan dan penyandang disabilitas merupakan potensi yang besar untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. Karena itu, pemerintah hadir memberikan pelatihan meningkatkan kompetensi SDM agar produktivitas ekonomi perempuan dan penyandang disabilitas meningkat.

Puspayoga juga mengatakan Kemenkop dan UKM memberikan akses pemasaran dan pembiayaan bagi UKM. Dari sisi pembiayaan ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9% dan tanpa agunan, di samping itu juga ada dana bergulir LPDB-KUMKM yang bunganya sangat rendah.

Puspayoga menyebutkan kerja sama dengan IBM sudah dilakukan sejak lama. Berdasarkan data, kerja sama sudah dimulai sejak 2013 dan ada 20 ribu peserta yang ikut dalam program ini.

Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengatakan pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Solo yang disebutnya dengan istilah "warek". "Warek" adalah istilah masyarakat yang mumpuni secara ekonomi.

Hadi mengatakan Pemda Solo sangat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produktivitas usaha. Segala hambatan dipangkas untuk menjamin masyarakat berusaha sehingga dapat menekan kemiskinan dan pengangguran.

Marketing Manager IBM Indonesia Vina Kasim mengatakan kerja sama pemasyarakatan dan pelatihan kewirausahaan merupakan wujud dukungan karyawan IBM dari seluruh dunia untuk membantu memecahkan berbagai isu di negara berkembang. Untuk Solo, ada 13 tim dari 11 negara, antara lain Pakistan, India, Amerika Serikat, Nigeria. (Agus)

Bendungan Kuningan Mampu Menampung 25 juta m3, Sumber Irigasi dan Air Baku Baru di Pantura Jawa

Bendungan Kuningan Mampu Menampung 25 juta m3, Sumber Irigasi dan Air Baku Baru di Pantura Jawa

CIREBON, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke Cirebon untuk mengecek perkembangan proyek strategis bidang sumber daya air yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Jumat (20/10/2017).

"Seperti biasa dalam setiap Kunker, saya ingin mendengar laporan langsung perkembangan proyek. Apa masih ada kendala di lapangan, jika ada segera dicarikan solusinya,” kata Menteri Basuki usai mengadakan rapat di Kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung.

Untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, BBWS Cimanuk Cisanggarung saat ini tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuningan dan Cipanas.

"Bendungan Kuningan dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp 464 miliar akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta m3," Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia dalam paparannya di hadapan Menteri Basuki.

Dia menambahkan, manfaat dibangunnya Bendungan Kuningan yakni sebagai sumber air bagi Daerah Irigasi Cileuweung seluas 1.000 hektar dan Daerah Irigasi Jangkelok seluas 2.000 hektar. Di samping itu memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, air baku 300 liter/detik dan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 535 KW. Progres fisik bendungan ini sudah mencapai 62% dan ditargetkan selesai tahun 2018.

Sementara untuk progres konstruksi Bendungan Cipanas yang kontrak pembangunannya ditandatangani pada November 2016, saat ini sudah mencapai 7% dan ditargetkan selesai tahun 2021. Bendungan ini akan menampung air sebanyak 190 juta m3 dengan biaya pembangunan Rp 1,2 triliun.

Manfaatnya sebagai sumber air untuk irigasi pertanian di wilayah Sumedang dan Indramayu dengan luas sekitar 8.089 hektar, air baku dan pengendali banjir di wilayah Pantura dan juga penghasil listrik 3 megawatt.

Selain itu, Bob Arthur menjelaskan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung tengah membangun Bendung Copong sebagai bagian dari pengembangan daerah irigasi (DI) Leuwigoong di Kabupaten Garut. Progres fisiknya sudah tuntas untuk Bendung dan paket 9A-9B. Sedangkan paket 9C dan 9D baru mencapai 85 persen.

Lalu pembangunan DI Rengrang di Kabupaten Sumedang yang progres fisiknya telah mencapai 45 persen di mana sebagian lahannya masih dalam tahap pembebasan lahan. Pembangunan DI Rengrang sudah dilakukan sejak 2014 dan diperkirakan rampung 2018.

Kemudian melakukan modernisasi DI Rentang di Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Modernisasi yang dilakukan adalah rehabilitasi pintu atau bangunan ukur elektrikal atau mekanikal. Sampai dengan Oktober ini progresnya sudah mencapai 80 persen.

*Menteri Basuki Melihat Teknologi Pengganti Bronjong di Cirebon*

Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia juga memperlihatkan kepada Menteri Basuki cara kerja teknologi pengganti bronjong sebagai pencegah sedimentasi yang dinamakan teknologi Sistem Urug dengan Perkuatan Wadah (SUPW) Generik.

Teknologi ini akan diterapkan dalam kegiatan pemeliharaan Sungai Babakan, Kabupaten Brebes oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung pada bulan November 2017.

Menurut Menteri Basuki, teknologi yang ada menggunakan panel yang terbuat dari bambu dengan harga satuan Ro 1 juta per m3. Ke depan akan dikembangkan dengan menggunakan panel beton sehingga memiliki dua pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Desain SUPW Generik terdiri dari 8 panel baja yang masing-masing panel diisi oleh bambu, hebel, batu, pipa paralon diisi tanah, hidroponik, batu bata, dan paving blok.

Turutserta dalam Kunker tersebut Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanudin, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasiomal VI Atyanto Busono, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S.Atmawidjaja.(***)

Jembatan Kelok Sembilan Dalam Bingkai Pariwisata dan Bendung Gerak Jabung Lampung

Jembatan Kelok Sembilan Dalam Bingkai Pariwisata dan Bendung Gerak Jabung Lampung

JAKARTA JURNAL IBUKOTA: Tayangan Lentera Indonesia akhir pekan ini menyuguhkan kepada anda Kawasan Strategis Masjid Raya Padang serta Groundsill Jembatan Kelok Sembilan nan elok.

Masjid Raya Padang, salah satu ikon baru di jantung Kota Padang. Kementerian PUPR melakukan penataan Kawasan Strategis Masjid Raya Padang guna mendukung wisata religi yang tengah berkembang.

1. Sementara nan jauh di antara Bukit Barisan, Kementerian PUPR terus kembangkan Groundsill Jembatan Kelok Sembilan. Pengembangan ini dilakukan guna mengendalikan kecepatan air sungai agar pilar penyangga jembatan tak cepat tergerus sekaligus mempercantik kawasan Jembatan Kelok 9.

Dua infrastruktur tersebut menjadi contoh kerja nyata bagaimana infrastruktur mendukung pengembangan pariwisata di Sumbar. Kementerian PUPR menghadirkan kepada anda sebuah kisah pembangunan infrastruktur dari salahsatu destinasi wisata unggulan di Tanah Air.

Selengkapnya di *Lentera Indonesia* – tayang di NET TV, Hari Minggu, 22 Oktober 2017 Pukul 14.30 WIB.

2. Lampung sebagai jalur perlintasan utama dari dan menuju Pulau Sumatera. Kementerian PUPR memperkuat konektivitas yang menyambungkan seluruh wilayah Sumatera.

Salah satunya Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 51 km, mempersingkat waktu para pelintas yang membawa logistik karena tak perlu lagi melintasi pusat perkotaan.

Kementerian PUPR juga mendukung Lampung sebagai lumbung pangan nasional dengan dibangunnya Bendung Gerak Jabung sebagai sumber air serta perikanan yang mampu mengairi lahan sekitar 12.000 hektar.

Kedua infrastruktur merupakan wujud nyata pelaksanaan amanat Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memperkuat konektivitas dan ketahanan pangan di wilayah Barat Indonesia.

Saksikan geliat pembangunan infrastruktur dan dampaknya di Provinsi Lampung dalam *Journey* – tayang di Metro TV, Hari Minggu, 15 Oktober 2017 Pukul 16.00 WIB. (Agus)

Akses Keluar via GT Karawang Barat 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Normal

Akses Keluar via GT Karawang Barat 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Normal

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: AVP Corporate Communication
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan setelah pada pukul 09.35 WIB pagi tadi Gerbang Tol (GT) Karawang Barat 2 dibuka kembali untuk kendaraan kecil, kendaraan besar juga telah dapat melintasi GT Karawang Barat 2 sejak pukul 13.45 WIB sehingga saat ini akses kembali normal untuk dilewati seluruh pengguna jalan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dan terus mengantisipasi perjalanan melalui informasi terkini yang dapat diakses melalui:
– Call Centre Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi mobile JMCARe yang dilengkapi fitur push notification.
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Akses Keluar via GT Karawang Barat 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Dibuka Secara Bertahap

Akses Keluar via GT Karawang Barat 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Dibuka Secara Bertahap

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: AVP Corporate Communication
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan Gerbang Tol (GT) Karawang Barat 2 yang ditutup sejak tanggal 19 Oktober 2017 pukul 18.00 WIB akibat pekerjaan perbaikan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 47 arah Cikampek, hari ini tanggal 21 Oktober 2017 pukul 09.35 WIB telah dibuka kembali dan sudah dapat dilintasi oleh kendaraan kecil.

Menurut dia, untuk kendaraan besar saat ini masih dialihkan untuk keluar di GT Karawang Barat 1 *hingga pukul 13.00 WIB* ketika akses menuju GT Karawang Barat 2 kembali dibuka normal untuk seluruh pengguna jalan.

Saat ini lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek terpantau ramai lancar, dengan antrean di GT Cikarang Utama mencapai 5 kendaraan. Saat ini di GT Cikarang Utama total Gardu Operasi sebanyak 16 gardu, dengan penambahan 2 gardu _reversible_ dari kondisi normal 14 gardu.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan dan berterima kasih atas kesabaran pengguna jalan dalam menghadapi imbas kepadatan yang terjadi selama proses perbaikan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dan terus mengantisipasi perjalanan melalui informasi terkini yang dapat diakses melalui:
– Call Centre Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi mobile JMCARe yang dilengkapi fitur push notification.
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Penutupan GT Karawang Barat 2, Jasa Marga Alihkan Lalu Lintas ke GT Karawang Barat 1

Penutupan GT Karawang Barat 2, Jasa Marga Alihkan Lalu Lintas ke GT Karawang Barat 1

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:
AVP Corporate Communication
PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan Gerbang Tol (GT) Karawang Barat 2 untuk sementara tidak dapat dilintasi sejak tanggal 19 Oktober 2017 pukul 18.00 WIB. Penutupan sementara GT Karawang Barat 2 ini disebabkan adanya perbaikan plat tinjak dan oprit jembatan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 47 arah Cikampek. Diperkirakan perbaikan akan selesai besok, tanggal 21 Oktober 2017, pukul 09.00 WIB.

Untuk pengaturan lalin, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah melakukan pengalihan arus lalu lintas ke Gerbang Tol Karawang Barat 1 selama adanya proses penanganan rekonstruksi tersebut. Apabila kepadatan terjadi di GT Karawang Barat 1, maka Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk menggunakan GT Karawang Timur sebagai alternatif.

Selain itu, Jasa Marga juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian jika diperlukan rekayasa lalu lintas seperti _contraflow_ guna kelancaran arus lalu lintas.

Imbauan dan sosialisasi terkait pengalihan arus lalu lintas tersebut telah diumumkan oleh Jasa Marga melalui VMS, twitter, dan media luar ruang lainnya beberapa waktu sebelum pekerjaan perbaikan dilakukan.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dan terus mengantisipasi perjalanan melalui informasi terkini yang dapat diakses melalui:
– Call Centre Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi mobile JMCARe yang dilengkapi fitur push notification.
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Bergabung Dalam Koperasi, Kepemilikan Taksi Online Atas Nama Pribadi

Bergabung Dalam Koperasi, Kepemilikan Taksi Online Atas Nama Pribadi

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Pemerintah sedang merevisi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Dalam revisi tersebut, pemerintah mengakomodasi sejumlah poin untuk memberi kepastian kepada para pemilik taksi online yang tergabung dalam koperasi.

“Rumusan rancangan PM No. 26 Tahun 2017 sudah mengakomodasi apa yang menjadi keberatan dari pemilik taksi online,” kata Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, Kamis (19/10).

Penyusunan draf revisi PM No, 26 Tahun 2017 melibatkan berbagai pihak antara lain, Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Polri, Kementerian Koperasi dan Kemenko Maritim. Peraturan hasil Revisi PM 26 Tahun 2017 rencananya mulai berlaku 1 November 2017.

Meliadi mengemukakan salah satu poin yang diatur adalah pemilik taksi online yang bergabung dalam wadah koperasi dapat memiliki surat-surat kendaraan berupa BPKB atau STNK atas nama pribadi. Hal ini yang sebelumnya diprotes pemilik taksi online sebab dalam PM No. 26 Tahun 2017 mengharuskan BPKB atau STNK atas nama badan usaha termasuk yang terhimpun dalam koperasi.

Ditegaskan Meliadi dalam prinsip berkoperasi, aset anggota tetap milik anggota. Karena itu, pemilik taksi online menjadi anggota koperasi tidak mengalihkan aset milik anggota menjadi milik koperasi sehingga sudah seharusnya segala bukti kepemilikan kendaraan tetap atas nama pemilik kendaraan.

Poin lain yang diatur adalah untuk perorangan yang memiliki kendaraan kurang dari lima dapat berhimpun koperasi yang telah memiliki izin penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

“Kami sarankan agar pemilik kendaraan bisa bergabung dalam koperasi. Ini memberi kepastian kepada pemilik taksi online untuk menjalankan usahanya,” kata Meliadi .

Bagi pemilik taksi online perorangan yang menjadi anggota koperasi juga dapat menyimpan kendaraan di rumah pribadi. Di samping juga koperasi dapat menyediakan tempat penyimpanan kendaraan yang menampung sesuai jumlah kendaraan. (Agus)