Kementerian PUPR Rampungkan 41,08 Km Jalan Akses Kawasan Wisata Mandeh

Kementerian PUPR Rampungkan 41,08 Km Jalan Akses Kawasan Wisata Mandeh

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan jalan akses sepanjang 41,08 Km ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Jalan dengan suguhan pemandangan indah Samudera Hindia akan menyertai para wisatawan karena sebagian besar ruas jalan berada di tepi laut.

Sebelumnya untuk menuju kawasan wisata Mandeh, lebih banyak menggunakan kapal karena kondisi jalan yang sempit dan berbukit. Kini waktu tempuh ke kawasan tersebut dari Kota Padang sekitar 1-1,5 jam.

Pembangunan jalan akses wisata Mandeh merupakan salah satu dukungan Kementerian PUPR untuk pengembangan destinasi wisata baru seperti Kawasan Mandeh guna mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan asing pada 2019 ke Indonesia. Sektor pariwisata menjadi salah satu program Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan devisa dan investasi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dengan terbangunnya akses jalan akan meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata Mandeh sebagai destinasi baru di Sumbar. “Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata Mandeh yang dikenal dengan pulau-pulaunya yang eksotis dan wisata baharinya,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Pembangunan jalan akses wisata Mandeh dilakukan secara bertahap oleh Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Ditjen Bina Marga. Dalam kurun waktu 2015-2017, telah berhasil diselesaikan sepanjang 16 km dengan lebar 6 meter dengan anggaran total Rp 88,26 miliar. Sementara 25,08 Km diselesaikan pada tahun 2018.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, Aidil Fiqri mengatakan, saat ini seluruh jalan akses wisata Mandeh sudah seluruhnya rampung dengan kondisi jalan teraspal. Jalan akses Wisata Mandeh akan meningkatkan konektivitas jalan mulai dari Teluk Kabung – Sungai Pisang – Sungai Nyalo – Mandeh – Carocok – Tarusan.

Dengan terbangunnya jalan akses ke wisata Mandeh, akan mendukung alternatif wisata baru di Provinsi Sumatera Barat selain Kota Bukittinggi. Terlebih kawasan wisata Mandeh ditunjang dengan kondisi pemandangan alamnya, baik pegunungan dan lautannya yang sering dijuluki “Raja Empat”-nya Sumatera di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Pada tahun 2018 ini, pekerjaan pembangunan jalan dilakukan dengan tiga kontrak. Kontrak pertama ditandatangani 2 Mei 2018, yakni Paket Pekerjaan Jalan Akses Wisata Mandeh sepanjang 13,03 Km dengan nilai kontrak Rp 55,18 miliar dengan kontraktor PT. Statika Mitrasarana dengan masa pelaksanaan 240 hari.

Kontrak kedua yakni Paket Pembangunan Jalan Akses Wisata Mandeh (lanjutan) sepanjang 12,05 Km dengan nilai Rp 59,9 miliar. Pekerjaan dilakukan oleh kontraktor PT. Lubuk Minturum Konstruksi Persada dengan masa pelaksanaan 240 hari. Kontrak ketiga yakni Paket Pekerjaan Penggantian, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Berkala Jembatan Ruas Jalan Akses Wisata Mandeh untuk 12 jembatan dengan total panjang 245 meter senilai Rp 12,7 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Pilar Prima Mandiri dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender. Kedua kontrak ditandatangani pada 21 Juni 2018 lalu. Pihak kontraktor masih bertanggung jawab selama satu tahun dalam masa pemeliharaan. (*)

Advertisements

Jelang Pergantian Tahun, Jasa Marga Catat 234 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jakarta Melalui GT Cikarang Utama

Jelang Pergantian Tahun, Jasa Marga Catat 234 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jakarta Melalui GT Cikarang Utama

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: AVP Corporate Communications
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan dalam tiga hari pada periode Libur Tahun Baru 2019, atau tepatnya pada periode 28-30 Desember 2018, terpantau adanya peningkatan lalu lintas yang signifikan untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta.

"Tercatat total 234.923 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek," kata
AVP Corporate Communications
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru.

"Jumlah tersebut meningkat 37,6% dari volume lalin harian normal sebanyak 170.768 kendaraan," ujarnya.

Khusus untuk lalin pada hari Minggu (30/12) kemarin, Jasa Marga mencatat 68.478 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Walaupun tidak naik signifikan seperti dua hari sebelumnya yang mencapai kenaikan hingga 40%, angka tersebut masih mencerminkan peningkatan sebesar 28,7% dari volume lalin normal sebanyak 53.220 kendaraan.

Jasa Marga juga mencatat distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 52,3%. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 47,7%.

Selain di GT Cikarang Utama, Jasa Marga juga mencatat peningkatan lalu lintas harian yang cukup signifikan di sejumlah Gerbang Tol (GT) yang mencerminkan kota destinasi favorit pengguna jalan untuk menghabiskan malam pergantian tahun, di antaranya adalah GT Pasteur di Jalan Tol Purbaleunyi dan GT Ciawi di Jalan Tol Jagorawi, dengan detail sebagai berikut:
– Lalu lintas yang melewati GT Pasteur Jalan Tol Purbaleunyi adalah sejumlah 112.249 kendaraan, meningkat 9,8% dari lalu lintas normal sebesar 102.213 kendaraan.
– Lalu lintas yang melewati GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sejumlah 112.447 kendaraan, meningkat 14,3% dari lalu lintas normal sebesar 98.364 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan yang hendak melakukan perjalanan mudik di hari ini yang merupakan hari terakhir di Tahun 2018 untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Selain itu, pastikan kondisi tubuh prima serta kecukupan BBM kendaraan sebelum memasuki perjalanan di jalan tol terutama bagi para pemudik yang melakukan perjalanan panjang Tol Trans Jawa.

Untuk monitor kondisi lalin di jalan tol yang dikelola Jasa Marga dapat mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, yaitu:
– Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi Mobile JMCARe
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Dalam Dua Hari, 166.455 Kendaraan Meninggalkan Jakarta Melalui GT Cikarang Utama

Dalam Dua Hari, 166.455 Kendaraan Meninggalkan Jakarta Melalui GT Cikarang Utama

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Masih dalam periode libur Tahun Baru 2019, selama dua hari kemarin, atau tepatnya pada tanggal 28-29 Desember 2018, terpantau total 166.455 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Jumlah tersebut meningkat 41,6% dari volume lalin normal yaitu sebanyak 117.548 kendaraan," kata
AVP Corporate Communications
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru.

Jasa Marga juga mencatat distribusi lalu lintas dari GT Cikarang Utama ke Jalur Utara (via GT Palimanan dan GT Cikampek) adalah sebesar 53%. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (via GT Sadang dan GT Cileunyi) adalah sebesar 47%.

Menurut dia, untuk lalin pada hari Sabtu (29/12) kemarin, Jasa Marga mencatat 83.141 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Angka tersebut naik sekitar 41,7% dari volume lalin normal, 58.682 kendaraan.

Untuk kendaraan menuju Jakarta tercatat 70.880 kendaraan, terjadi kenaikan 40,8% dari lalin normal sebesar 50.352 kendaraan.

Sementara itu, Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Tahun Baru 2019 ini akan jatuh pada Selasa, tanggal 1 Januari 2019 dengan prediksi 95.000 kendaraan yang melintasi GT Cikarang Utama menuju arah Jakarta. Angka tersebut naik 66,6% dari volume lalin normal 57.015 kendaraan.

"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, terutama bagi pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan panjang Tol Trans Jawa," katanya.

Untuk monitor kondisi lalin di jalan tol yang dikelola Jasa Marga dapat mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, yaitu:
– Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi Mobile JMCARe.
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Pernyataan Terkait Peristiwa OTT KPK pada Kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)

Pernyataan PUPR Terkait Peristiwa OTT KPK pada Kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menyikapi peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum pegawai pada Satuan Kerja (Satker) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Strategis dan Satker Tanggap Darurat Permukiman, pada Jumat, 28 Desember 2018 lalu, serta menyimak substansi keterangan pers yang disampaikan oleh Pimpinan KPK pada hari Minggu dini hari, 30 Desember 2018, maka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan.

"Sangat menyesalkan dan terkejut atas peristiwa OTT KPK terhadap oknum pegawai yang bertugas pada kedua Satker di atas yang diduga menerima suap dari pihak penyedia jasa, meskipun telah berulangkali diingatkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Rakor, Raker, dan berbagai kesempatan lainnya, termasuk terakhir kalinya pada saat Raker Persiapan Program dan Kegiatan Tahun 2019 Tanggal 11 Desember 2018 lalu, di mana disampaikan pesan tegas Presiden Joko Widodo saat penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2019 di Istana Negara untuk menghentikan praktik-praktik korupsi, ijon, penggelembungan, dan pemborosan dalam membelanjakan uang negara," kata Kepala Biro Komunikasi Publik
Endra S. Atmawidjaja dalam keterangan persnya.

Menurut dia, dalam belanja infrastruktur setiap tahunnya, Kementerian PUPR melaksanakan 10,000 hingga 11,000 paket pekerjaan, baik konstruksi maupun konsultansi, di bawah tanggung jawab 1.165 Satker dan 2.904 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia melalui proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh 888 Kelompok Kerja (Pokja) dengan jumlah anggota 2.483 orang.

"Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK atas 4 (empat) oknum pegawai pada kedua Satker tersebut dan akan bersikap kooperatif untuk membantu memberikan data dan keterangan yang dibutuhkan oleh KPK dalam rangka mengidentifikasi status, proses dan progres kegiatan proyek SPAM Umbulan-3 Pasuruan, Toba 1, Lampung, Katulampa, serta Palu, Sigi dan Donggala," tuturnya.

Menurut Endra, pihaknya akan segera melakukan penggantian pejabat pada kedua Satker di atas untuk memastikan penyelesaian tugas-tugas pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di bidang air minum, serta memastikan penanganan kondisi darurat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya.

Selain itu pihaknya akan melakukan pengkajian terhadap pemutusan kontrak pekerjaan dengan penyedia jasa terkait dugaan kasus penyuapan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami mempertimbangkan untuk memberikan pendampingan hukum kepada oknum pegawai terkait selama berlangsungnya proses hukum," katanya.

Menurut dia, pihaknya akan menjadikan peristiwa OTT KPK sebagai momentum untuk lebih meningkatkan pengawasan dalam proses pengadaan barang dan jasa yang lebih tertib, profesional, transparan dan akuntabel, serta untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan pekerjaan secara internal maupun eksternal agar tidak terjadi kasus serupa di kemudian hari. (Agus)

Menteri Basuki : Infrastruktur Kerakyatan Tetap Menjadi Prioritas di 2019

Menteri Basuki : Infrastruktur Kerakyatan Tetap Menjadi Prioritas di 2019

MAGELANG, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan infrastruktur kerakyatan seperti rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan padat karya irigasi kecil merupakan program prioritas Pemerintah di samping pembangunan jalan, jalan tol, jembatan bentang panjang dan bendungan.

"Rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk dapat berproduksi. Jadi akan tetap menjadi program prioritas termasuk perbaikan irigasi kecil melalui program Padat Karya Tunai agar dana yang bergulir di desa lebih banyak,” kata Menteri Basuki saat meresmikan 40 unit Rumah Khusus (Rusus) Desa Pucungrejo dan 3.813 unit rumah yang mendapat bantuan dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Turut hadir Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi dan Sekda Magelang Adi Waryanto.

Kebutuhan perumahan di Indonesia masih tinggi. Untuk memenuhinya tidak dapat hanya melalui dana APBN namun juga kerja sama dengan perbankan, pengembang dan pemerintah daerah. Oleh karenanya dicanangkan Program Satu Juta Rumah oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 lalu.

Kementerian PUPR membangun rumah MBR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, dan rumah swadaya atau BSPS bagi MBR. “Setiap tahunnya Kementerian PUPR memperbaiki sekitar 160 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2019 diprogramkan untuk perbaikan sebanyak 200 ribu unit RTLH yang ada di seluruh Indonesia,” kata Menteri Basuki.

Rusus Desa Pucungrejo dibangun di atas lahan seluas 3.800 hektar persegi, dengan ukuran rumah tipe 28. Biaya pembangunan sebesar Rp 4 miliar oleh kontraktor PT. Insan Pesona dan konsultan pengawas PT. Parigraha melalui anggaran tahun 2018.

Sementara melalui program BSPS, masyarakat menerima bantuan uang sebesar Rp 15 juta untuk memperbaiki rumahnya. Penerima bantuan BSPS di Kabupaten Magelang tersebar di 21 desa antara lain, Desa Grabag sebanyak 480 unit, Desa Muntilan sebanyak 140 unit, Desa Tempuran sebanyak 120 unit, Desa Ngablak sebanyak 240 unit, Desa Kaliangkrik sebanyak 160 unit, Desa Pakis sebanyak 230 unit, Desa Dukun sebanyak 268 unit, Desa Mertoyudan sebanyak 180 unit, Desa Secang sebanyak 405 unit.

Kemudian di Desa Ngluwar sebanyak 160 unit, Desa Salam sebanyak 120 unit, Kajoran sebanyak 160 unit, Desa Windusari Sebanyak 110 unit, 20 unit, Desa Salaman sebanyak 180 unit, Desa Mungkid sebanyak 170 unit, Desa Bandongan sebanyak 190 unit, Desa Sawangan sebanyak 190 unit, Desa Candimulyo sebanyak 30 unit, Desa Srumbung sebanyak 60 unit, dan Desa Borobudur 200 unit.

Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi mengapresiasi program penyediaan perumahan Kementerian PUPR khususnya di Kabupaten Magelang. “Sudah tak terhitung berapa banyak program kegiatan dari Kementerian PUPR di Magelang. Di bidang SDA, sejak tahun 2015 hingga 2018 telah dibangun saluran irigasi di 147 desa. Kemudian 180 sumur bor di enam desa, embung di empat desa dan bendung di 14 desa. BSPS ada sekitar 7.000 unit. Bidang cipta karya ada kegiatan di 90 desa, revitalisasi tempat wisata di 19 desa, sanimas ada di tujuh desa. Untuk bidang Bina Marga ada 9 jembatan gantung. Balitbang ada SPAM Desa, hydropower, alat pembuatan bahan bangunan dan lainnya,” ungkapnya.

Seusai peresmian, Menteri Basuki meninjau pembangunan Rusunawa yang terletak di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang yang dibangun pada bulan Juli tahun 2018 oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun.

Rusun sebanyak 1 tower empat lantai memiliki 58 unit kamar tipe 36. Kontraktor pelaksana adalah PT. Brantas Abipraya (Persero) dengan Konsultan Suvervisi PT. Yodya Karya KSO Sehati. Anggaran Rusun tersebut sebesar Rp 14 miliar dan progresnya telah mencapai 99 persen.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Direktur Rumah Swadaya Johny F. Subrata, Direktur Rumah Khusus Christ Robert Marbun,dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.(*)

Konektivitas Trans Jawa Terwujud, Menhub: “Kita Buktikan Manfaatnya Untuk Masyarakat”

Konektivitas Trans Jawa Terwujud, Menhub: “Kita Buktikan Manfaatnya Untuk Masyarakat”

CIREBON, JURNAL IBUKOTA: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta sampai Surabaya telah memberikan konektivitas tersendiri. Namun, itu belumlah cukup. Konektivitas tersebut juga harus diiringi dengan manfaat lain kepada masyarakat luas.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan saat mengunjungi dua _rest area_ (Rest Area 207A Jalan Tol Palikanci dan Rest Area 391A Jalan Tol Batang-Semarang) yang terletak di jaringan Jalan Tol Trans Jawa, Sabtu (29/12). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Perhubungan didampingi oleh antara lain Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani, dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan.

Dalam kunjungan tersebut, konektivitas, kata dia, sesuai arahan Presiden Jokowi kepada dirinya, adalah keharusan.

“Tapi, konektivitas yang seperti apa? Konektivitas yang _delivered_. Artinya, fungsi jalan tol tidak hanya menghubungkan Jakarta, Semarang, Solo, Surabaya. Ada arti jalan tol bagi masyarakat. Banyak yang bertanya, ‘jalan tol dibangun untuk apa?’ Kita membuktikan jalan tol memberikan makna bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Budi Karya bercerita, dirinya bertemu dengan Walikota Cirebon. Di Kota Cirebon, ia mendapat informasi begitu banyak daerah-daerah wisata. Lalu, di Nganjuk, ia juga memperoleh informasi ada suatu _industrial estate_ seluas 100 hektar.

“Restoran penuh. Lalu, dari 100 hektar _industrial estate_, berapa banyak lapangan kerja yang terbuka? Jadi, orang-orang tidak perlu lagi ke Surabaya atau lainnya,” tambahnya.

Saat ini, lanjutnya, Jasa Marga serta beberapa BUMN turut berkolaborasi dalam mengkurasi kerajinan dan makanan masyarakat di kota-kota di sepanjang jalan tol.

“(Ini) suatu bentuk konektivitas yang _delivered_ bahwa konektivitas itu punya arti bagi masyarakat. Satu, berfungsi sebagai sarana perhubungan. Tapi, dia juga mempunyai fungsi membangkitkan ekonomi masyarakat di kota-kota yang dilalui. Oleh karenanya, saya _eager_ sekali kalau kuliner ini harus ditingkatkan. Saya sendiri kalau ke kota-kota tertentu yang dicari kuliner,” ungkapnya.

Sekarang, kata dia, setiap 15 km terdapat satu _rest area_. Total ada 61 _rest area_ di sepanjang Tol Trans Jawa.

“Pada saat ini, (jumlah tersebut) memang tidak masalah. Tapi pada saat libur Lebaran kurang. Ini harus disikapi dengan menambah area parkir dan sebagainya karena kalau terlalu banyak (jumlah _rest area_), (pelaku UKM) tidak laku, kasihan juga. Saya bilang tetap saja segini dulu. Tapi tempat parkirnya diperluas supaya pada saat libur Lebaran orang bisa beristirahat dengan daya tampungnya lebih banyak,” tutur Budi. (Agus)

Kunjungi Dua _Rest Area_ Jalan Tol Trans Jawa, Menhub Apresiasi Kelancaran Lalin Saat Libur Natal

Kunjungi Dua _Rest Area_ Jalan Tol Trans Jawa, Menhub Apresiasi Kelancaran Lalin Saat Libur Natal

CIREBON, JURNAL IBUKOTA: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi dua _rest area_ di jaringan Jalan Tol Trans Jawa, Sabtu (29/12). Pada kunjungan ini, Menteri Perhubungan mengapresiasi kelancaran lalu lintas (lalin) saat libur Natal yang baru saja berlalu.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani, dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan turut mendampingi Menteri Budi Karya dalam kunjungan ke dua _rest area_ yang terletak di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kedua _rest area_ tersebut adalah Rest Area 207A Jalan Tol Palikanci dan Rest Area 391A Jalan Tol Batang-Semarang. Keduanya dikelola oleh kelompok usaha Jasa Marga, yakni PT Jasamarga Properti.

“Satu kebahagiaan yang saya alami adalah tidak ada isu-isu macet. Tidak ada macet di liburan ini. Jalan Tol Jakarta-Surabaya ini memberikan solusi, sangat membantu. Dengan waktu tempuh yang lebih pendek, misalnya Jakarta-Semarang yang tadinya delapan jam, mungkin sekarang hanya lima jam. Jakarta-Solo yang tadinya 10 jam, mungkin sekarang enam sampai tujuh jam,” ungkap Menteri Budi Karya di sela-sela kunjungannya tersebut.

Ia meneruskan, “Untuk lalu lintas di tahun baru ini mungkin tidak akan _peak_ seperti saat libur Lebaran. Paling banter kita _contra flow_. Puncaknya (kepadatan lalin saat libur Natal*-red*) itu tanggal 21 Desember kemarin. Itu kalau Natal tahun kemarin, (perbandingan) naiknya 30%. Kalau hari biasa dengan puncaknya kemarin, (naik) sekitar 60%”.

Puncak lalin saat libur Natal belum lama ini, Budi Karya mengakui, tertangani dengan baik. Tak lupa, ia menyarankan kepada pengguna jalan terhadap kemungkinan kondisi lalin saat libur Tahun Baru 2019.

“Arus balik nanti mungkin tanggal 2 Januari 2019. Jadi, saya sarankan sebagian balik tanggal 29 atau 30 Desember, sambil makan-makan (di _rest area_),” pesannya.

Selaras dengan hal tersebut, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan yang akan kembali ke Jakarta setelah libur Tahun Baru 2019 untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Selain itu, pastikan kondisi tubuh prima serta kecukupan BBM kendaraan sebelum memasuki perjalanan di jalan tol terutama bagi para pemudik yang melakukan perjalanan panjang Tol Trans Jawa. (Agus)

Perbaikan Lereng Di Km 489+500 A Tol Salatiga Kartasura Selesai Dilakukan

Perbaikan Lereng di Km 489+500 A Tol Salatiga Kartasura Selesai Dilakukan

SALATIGA, JURNAL IBUKOTA: Tiga hari pengerjaan _rounding_ bahu jalan yang tergerus di Jalan Tol Salatiga-Kartasura telah selesai diperbaiki. PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), sebagai anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., memastikan lereng yg tergerus air di Km 489+500 A Salatiga menuju Kartasura telah kembali seperti semula.

Sebelumnya, pada hari Rabu (26/12), _rounding_ bahu jalan di Tol Salatiga-Kartasura tergerus karena belum sempurnanya saluran drainase tepi jalan tol dan belum tumbuhnya rumput di lereng timbunan. Akibatnya, saat hujan, air mengalir langsung ke arah _rounding_ bahu jalan yang menyebabkan kerusakan sepanjang kurang lebih 20 meter.

Pengerjaan dan Perbaikan yang dilakukan sebagai berikut :
1. Pemotongan bagian talud yang tergerus.
2. Pemasangan dinding penahan tanah tinggi 2 meter
3. Penimbunan talud menggunakan material berbutir dilakukan lapis per lapis dan dipadatkan menggunakan baby roller.
4. Pemasangan guardrail berikut reflektornya.
5. Perbaikan saluran penangkap air permukaan.
6. Penanaman rumput pelapis talud.
7. Pembersihan area kerja.

PT JSN memastikan perbaikan ini sudah sesuai dengan prosedur kerja dalam penanganannya dan spesifikasi teknis jalan tol. (Agus)

Peroleh Kredit Sindikasi Dana Talangan Tanah Rp 4,162 Triliun, Proyek Jalan Tol Japek Selatan Siap Dikebut

Peroleh Kredit Sindikasi Dana Talangan Tanah Rp 4,162 Triliun, Proyek Jalan Tol Japek Selatan Siap Dikebut

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., yang merupakan pemegang hak pengesahaan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan, mendapat fasilitas pembiayaan sindikasi Dana Talangan Tanah sebesar Rp 4.162.500.000.000,-. Dana talangan tanah ini guna mempercepat pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan.

Penandatanganan fasilitas pembiayaan dana talangan sindikasi berlangsung di ruang Transformasi Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk Jakarta pada Jumat (28/12). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Dedi Krisnariawan Sunoto dengan kreditur sindikasi yang terdiri dari 3 Bank, Yusak Silalahi Senior Vice President dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Yuli Melati Executive President PT Bank Central Asia Tbk dan Litasari Grup Head pgs Pimpinan Unit PT Bank Negara Indonesia Tbk, yang masing-masing memberikan dana talangan sebesar RP 1.387.500.000.000,-

Turut menyaksikan penandatanganan ini antara lain Viktor Nazarenko Mahandre Asistent Vice President Toll Road Invesment Development PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan Kristiawan Rachmad Direktur Utama PT Wiranusantara Bumi sebagai Pemegang Saham PT JJS, dihadiri pula oleh Reza Febriano selaku Komisaris Utama PT JJS dan Marijanto Komisaris PT JJS.

Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan terdiri atas 3 (tiga Paket ) sepanjang lebih kurang 62 KM dari Jati Asih menuju Ke Sadang dengan rincian sebagai berikut:
– Paket 1 (00+00 – Sta 9+300) sepanjang 9,3 Km
– Paket 2 ( Sta 9+300 – Sta 34+150) sepanjang 24,85 Km
– Paket 3 ( Sta 34+150 – Sta 62+00 ) sepanjang 27,85 Km.

Adapun tahapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi oleh PT JJS akan dimulai dari Paket 3, mengingat kondisi lahan yang bukan perumahan sehingga proses pengadaan tanahnya dapat lebih cepat, serta terdapat lokasi tanah dalam penguasaan Jasa Marga di Simpang Susun Sadang dan lokasi tanah sepanjang kurang lebih 10,5 Km yang dimiliki oleh Perum Perhutani.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan apresiasi atas dukungan perbankan dalam pembiayaan Dana Talangan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. "Kami berharap bahwa dengan dukungan pembiayaan ini, proyek jalan tol sepanjang 62 Km bisa selesai sesuai rencana ," ujar Dedi.

Nantinya, jalan tol ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan panjang yang berada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek existing. Dan jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan ini merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol ini juga dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
(Agus)

Siap Dioperasikan, Underpass Brigjen Katamso Medan Diujicoba

Siap Dioperasikan, Underpass Brigjen Katamso Medan Diujicoba

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak Senin (24/12) melakukan uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) Underpass Brigjen Katamso, Kota Medan. Uji coba dilakukan dengan membuka 2 lajur satu arah yakni dari arah Asrama Haji ke SM Raja. Dari hasil uji coba, pembukaan underpas berpengaruh terhadap kelancaran lalu lintas di persimpangan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Brigjen Zein Hamid.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kehadiran infrastruktur jembatan, flyover dan underpas disamping memperlancar arus lalu lintas juga perlu dibuat indah dengan memasukan elemen budaya lokal sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan menambah estetika kota,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala Satuan Kerja PJN Metropolitan Medan Zamzami , di lokasi tersebut, kendaaraan yang melintas sudah semakin padat dan kerap terjadi antrean mencapai 400-600 meter, terutama pada jam-jam sibuk. Untuk menempuh jarak 3 Km pada saat saat jam sibuk diperlukan waktu 40 menit, namun setelah uji coba hanya diperlukan waktu 20 menit dan akan semakin singkat waktu tempuh nya bila kedua Jalur sdh sempurna dapat fungsikan.

“Uji coba underpass untuk dua arah ditargetkan akan dilakukan pada minggu awal Januari 2019 untuk selanjutnya bisa dioperasikan penuh. Pelaksanaan nya sudah hampir rampung dan tengah dilakukan finishing pada jalur yang masih ditutup tersebut,” kata Zamzami.

Pembangunan underpass dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan (Sumatera Utara-Riau), Ditjen Bina Marga sejak bulan Oktober 2016 dan ditargetkan rampung akhir Desember 2018. Underpass ini terdiri dari 4 lajur 2 arah dengan panjang 392 meter yang terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 42 meter, jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 216 meter dan 134 meter.

Selain pembangunan underpass, juga dikerjakan pelebaran jalan di sekitar underpass sepanjang 3,2 Km yakni pada ruas Jalan Brigjen Katamso – Zein Hamid, Jalan AH.Nasution, Simpang Jl. Karya Jaya – Jl. Adi Sucipto, Simpang Jl. STM Underpass Katamso, dan pelebaran kiri kanan Jembatan Sei Deli.

Pembangunan underpass juga menambah estetika Kota Medan karena pada dindingnya dihias ornamen khas Sumatera Utara. Underpass Brigjen Katamso juga telah dilengkapi sistem drainase ( subdrain dan side drain) untuk mengalirkan air pada terowongan ke Sungai Sei Deli.

Biaya pembangunan underpass tersebut menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Multiyears tahun anggaran 2016-2018 sebesar Rp 129,15 miliar dan dikerjakan oleh kontraktor PT. Hutama Karya (Persero). (*)