Ramli: Kemdikbud Peringati Hari Warisan Dunia untuk Sadarkan Masyarakat akan Pentingnya Warisan Budaya

Ramli: Kemdikbud Peringati Hari Warisan Dunia untuk Sadari Pentingnya Warisan Budaya

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadjamudin Ramli mengatakan Hari Warisan Dunia yang diperingati setiap 18 April dimaksudkan untuk mendorong umat manusia di seluruh dunia untuk menyadari pentingnya Warisan Budaya terhadap kehidupan, identitas dan komunitas mereka.

"Untuk meningkatkan kesadaran keragaman Warisan Budaya di muka bumi yang secara paralel juga menunjukkan keragaman masukkan dunia," kata Nadjamudin Ramli dalam taklimat media di Kemdikbud, Jakarta, Senin (16/4/2018). Turut hadir sebagai narasumber lainnya adalah Direktur Warisan Budaya Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Dohardo Pakpahan.

Menurut dia, Warisan Dunia yang ada di Indonesia adalah juga kebudayaan Nasional Indonesia yang merupakan keseluruhan proses dan hasil interaksi antar Kebudayaan yang hidup dan berkembang di Indonesia.

"Sebagai bagian dari langkah strategis Pemajuan Kebudayaan (UU RI No 5 Tahun 2017) sekaligus menyadari bahwa Indonesia adalah bagian dari masyarakat dunia, maka ikut merayakan Hari Warisan Dunia 2018 adalah kontribusi Indonesia untuk dunia," katanya.

Menurut Ramli, peringatan tahun ini dilakukan dengan menggelar pameran dan bincang Warisan Dunia bertema Berbagi Cerita Berbagi Pengetahuan, dilangsungkan dari tanggal 16-20 April 2018 di Gedung Kemdikbud, Senayan, Jakarta.

"Pada 2018 ini tema Hari Warisan Dunia adalah Warisan untuk Generasi (Heritage for Generations)," kata Ramli.

Dasar pemikirannya, katanya, adalah berbagi cerita dan transfer pengetahuan antar generasi merupakan langkah penting.

"Komunikasi antar generasi menghasilkan pertukaran yang memperkaya semua pihak. Dengan menggabungkan pengalaman generasi senior dengan energi dan dinamisme generasi yunior," tambahnya.

Menurut dia, di Indonesia Warisan Dunia dikelola oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Ditjen Kebudayaan, Kemdikbud.

"Warisan Dunia di Indonesia selain memiliki fungsi seperti yang dikenal secara umum, juga difungsikan sebagai alat Diplomasi," tuturnya.

Ramli mengatakan mengingat bahwa media massa mempunyai kekuatan dalam menyebarkan informasi dan pesan yang dengan cepat dapat dipindahkan ke dalam ruang-ruang pribadi, maka nilai lebih yang dimiliki oleh pers/media massa ini tentunya berperan penting dan akan sangat membantu kesadaran masyarakat dalam proses pelestarian dan perlindungan terhadap Warisan Dunia.

"Sebagai penanda dari momen perayaan Hari Warisan Dunia tahun ini yang dibagikan melalui media sosial dipakai hashtag #heritage4generations," katanya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s