Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Wisata Labuan Bajo

Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Wisata Labuan Bajo

LABUAN BAJO, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan penataan kawasan wisata Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Labuan Bajo merupakan salah satu Kawasan Starategi Pariwisata Nasional (KSPN) yang dikenal dengan keberadaan Komodo di Pulau Rinca dan Pulau Komodo.

Penataan dilakukan tiga daerah penyangga Labuan Bajo yakni di Kampung Ujung, Kampung Tengah, dan Kampung Air dengan meningkatkan kualitas lingkungan dan fasilitas pendukung bagi kenyamanan wisatawan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan semakin baiknya fasilitas maka diharapkan lama tinggal wisatawan bisa bertambah. “Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Perbaikan di tiga kampung tersebut berupa pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jembatan penyeberangan, pedestrian, saluran, dan perbaikan lokasi wisata kuliner. Di Kampung Tengah ditambahkan pembangunan satu buah dermaga apung serta ruang terbuka hijau.

Untuk pekerjaan jalan lingkungan di ketiga lokasi tersebut telah rampung, sedangkan yang lainnya secara keseluruhan progresnya sudah mencapai 50 persen. Pekerjaan dilakukan dengan anggaran sebesar Rp 40,35 miliar dengan kontrak tahun jamak 2017 – 2018.

Untuk air bersih, Kementerian PUPR membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) strategis dengan anggaran Rp 6,2 miliar berupa pemasangan pipa transmisi sepanjang 1.782 meter, reservoir di Pulau Rinca dan di Pulau Komodo.

Infrastruktur sanitasi dilengkapi dengan pembangunan instalasi pengolahan air limbah kawasan yang digunakan oleh 532 sambungan rumah di Kampung Air dan Kampung Tengah dengan anggaran tahun 2017 sebesar Rp 10,8 miliar.

Untuk pengaman pantai tersebut memiliki panjang satu kilometer terdiri dari 650 meter di Kampung Tengah dan 350 meter di Kampung Ujung. Sementara untuk meningkatkan konektivitas, tengah dibangun jalan Labuan Bajo-Boleng-Terang-Kendidi yang panjangnya mencapai 24,50 kilometer, dan jalan akses menuju Bandara Komodo sejauh 8,20 km. (***)

Advertisements

Kemenkop dan UKM Dorong UKM Indonesia Tingkatkan Iklim Kompetitif

Kemenkop dan UKM Dorong UKM Indonesia Tingkatkan Iklim Kompetitif

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Sejumlah UKM yang sebelumnya difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM akhirnya memenangkan kompetisi Inacraft 2018 dalam berbagai kategori. UKM binaan Kementerian ini menyajikan berbagai inovasi desain dengan konsep eco friendly and sustainable.

UKM yang memenangkan kompetisi di Inacraft 2018 diantaranya Mohoi (Juara 1 Emerging Talent), Ruaya (Juara 1 Best Product Kategori Kayu), Studio Hiji (Juara 2 Best Product Kategori Kayu), Janédan (Juara 1 Best Product Kategori Kulit), dan Alur Bambu (Juara 3 Best Product Kategori Serat Alam).

Deputi Produksi dan Pemasaran, Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta berharap bahwa para UKM Indonesia yang inovatif tersebut dapat meningkatkan iklim kompetitif yang makin mendorong lahirnya inovasi produk baru khususnya di bidang kerajinan.

“Produk-produk yang telah difasilitasi tersebut sangat mampu berkompetisi di pasar global yang sudah masuk ke pasar internasional,” kata Wayan di Jakarta, Senin (30/4/2018).

Kemenkop dan UKM untuk tahun 2018 ini berpartisipasi kembali di Inacraft ke-20 dengan memberikan fasilitasi kepada 14 UKM unggulan yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah.

“Produk bisa dikategorikan sebagai unggulan apabila memiliki desain yang menarik, inovatif, memiliki ciri khas, dan memajukan kearifan lokal potensi budaya di Indonesia, serta berorientasi pasar internasional,” papar Wayan.

Asisten Deputi Pemasaran, Herustiati juga berharap bahwa para UKM Indonesia dapat terus meningkatkan kreativitas dan inovasinya dalam pengembangan produk sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing khususnya di pasar internasional.

Inacraft ke-20 dibuka pada tanggal 25 April 2018 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla, serta didampingi Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Bapak Triawan Munaf.

Inacraft tahun 2018 mengangkat tema The Loftiness of North Sumatera yang mengangkat budaya Sumatera Utara sebagai ikon pameran tersebut. Inacraft adalah pameran kerajinan terbesar di wilayah Asia Tenggara yang berlangsung setiap tahunnya di bulan April di area Jakarta Convention Center.

Adapun hasil transaksi yang diperoleh dari 14 UKM yang telah difasilitasi Kemenkop UKM pada Inacraft 2018, yakni mendapatkan penjualan ritel sampel produk sebesar Rp. 497.805.000, dan transaksi order potensial sebesar Rp. 2.584.750.000 dari buyer domestik, maupun buyer internasional. (Agus)

Rampungkan Proyek, PT MSJ Siap Operasikan Jalan Tol BORR Seksi IIB Tengah Tahun 2018

Rampungkan Proyek, PT MSJ Siap Operasikan Jalan Tol BORR Seksi IIB Tengah Tahun 2018

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang mengelola Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB (Kedung Badak-Simpang Yasmin), tengah menunggu turunnya surat laik operasi yang tengah dikaji oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rencananya, Jalan Tol BORR Seksi IIB sepanjang 2,65 Km tersebut akan resmi dioperasikan pada triwulan II tahun 2018.

Surat keputusan yang akan dikeluarkan oleh Kementerian PUPR menyusul rampungnya pembangunan konstruksi dan pembebasan lahan proyek Jalan Tol BORR Seksi IIB. Dari segi pembebasan lahan, PT MSJ sudah merampungkan 100% kebutuhan lahan. Sedangkan dari segi pembangunan konstruksi yang telah selesai 100%, kini sedang dalam proses serah terima pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO).

Sebelumnya, sebagai kelengkapan sertifikasi laik fungsi, sudah dilakukan uji beban maksimum yang dilakukan oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan, pada awal bulan Maret 2018 lalu. Pengecekan tersebut dilakukan guna memastikan kekuatan konstruksi, kelayakan fungsi konstruksi elevated, serta memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa jalan layang ini laik fungsi saat beroperasi.

Selain melakukan uji coba beban maksimum, PT MSJ juga telah melakukan uji kelaikan dari sisi pengaspalan, perambuan, marka, PJU, kelengkapan CCTV, serta uji kekesatan dan kerataan jalan.

Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo mengatakan bahwa proyek Jalan Tol BORR Seksi IIB sudah memenuhi seluruh persyaratan untuk mendapatkan surat laik operasi. Oleh karena itu, ia berharap Jalan Tol BORR Seksi IIB dapat segera dioperasikan dan dinikmati oleh masyarakat.

"Dengan segera beroperasinya Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi IIB, Kedung Badak-Simpang Yasmin, dapat membantu Pemkot Bogor menyelesaikan kepadatan di Jalan Soleh Iskandar, mempercepat waktu tempuh serta mengembangkan sentra bisnis baru di Bogor Barat," harap Hendro.

Secara keseluruhan, Jalan Tol BORR dibagi menjadi empat seksi: Seksi I Ruas Sentul Selatan-Kedung Halang (3,85 Km) telah beroperasi sejak tahun Nobember 2009, Seksi IIA Ruas Kedung Halang-Kedung Badak (1,95 Km) telah beroperasi sejak Mei 2014, Seksi IIB Ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin (2,65 Km), dan Seksi III meliputi Ruas Simpang Yasmin-Dramaga (3,20 Km). (Agus)

‎‎Sri Mulyani Disuruh Tolak Ajakan Debat ‎Soal Utang Negara Yang Menggunung

‎‎Sri Mulyani Disuruh Tolak Ajakan Debat ‎Soal Utang Negara Yang Menggunung‎

telusur.co.id – Menumpuknya utang luar negeri yang dilakukan rezim Jokowi mendapat respon dari berbagai kalangan. Utang negara yang jumlahnya fantastis dan kini mencapai angka Rp 4000 triliun lebih, bukanlah angka sedikit. Kebiasaan berhutang rezim ini, kekinian mendapat kritikan keras dari Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli.

Tantangan debat soal utang luar negeri ini pun lantas dilontarkan RR sapaan Rizal Ramli terhadap anak buah Jokowi, Sri Mulyani. Mengapa Sri Mulyani, karena Menteri Keuangan tersebut‎ dianggap tak mampu bernegosiasi agar bunga utang menjadi lebih murah.

Akibat ulah Sri Mulyani membuat bunga utang yang diperoleh Indonesia tinggi dan penerimaan pajak dari masyarakat banyak di sedot untuk membayar bunga utang tersebut‎, demikian RR.

Namun ajakan debat RR terhadap Sri Mulyani nampaknya ditolak mentah-mentah oleh PDIP, partai dimana Jokowi bernaung‎. Bahkan Sekjen partai tersebut, Hasto Kristiyanto menyarankan Sri tidak memenuhi ajakan debat tersebut, mengapa?

Hasto hanya menjawab singkat," Debatnya di tengah rakyat‎ aja", kata Hasto di Jakarta, Minggu (29/4/2018). Tak jelas maksud perkataan Hasto tersebut.

‎Sebelumnya, RR menantang Sri Mulyani adu argumen data soal kebijakan utang negara, bahkan dirinya meminta debat tersebut di siarkan langsung oleh TV Nasional. (Beby Hendry)

Hingga 29 April 2018, Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR Mencapai Rp 15,4 Triliun

Hingga 29 April 2018, Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR Mencapai Rp 15,4 Triliun

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Belanja infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hingga 29 April 2018 pukul 16.00 WIB, tercatat mencapai 14,4% dari anggaran tahun 2018 sebesar Rp 107,38 triliun. Sementara untuk progres pembangunan fisik mencapai 15,76%.

Penyerapan tersebut secara persentase lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2017 yakni sebesar 14,34% dari anggaran tahun 2017 sebesar Rp 106,22 triliun. Percepatan belanja infrastruktur berperan menggerakan sektor rill dan membuka lapangan pekerjaan.

Progres penyerapan anggaran yang cukup cepat itu tidak terlepas dari sistem lelang yang diterapkan Kementerian PUPR. Dengan lelang dini yang sudah dilakukan sejak Oktober tahun 2017 untuk proyek tahun 2018, kinerja Kementerian PUPR pun semakin efektif dan efisien.

“Target serapan 2018 ditargetkan mencapai 95% atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 93%,” kata Sekretaris Jenderal Anita Firmanti beberapa waktu lalu.

Sementara untuk paket kontraktual di Kementerian PUPR tahun 2018 sebanyak 9.946 paket dengan nilai Rp 83,01 triliun yang terdiri dari paket kontraktual satu tahun, paket kontraktual tahun jamak baru dan lanjutan.

Hingga 29 April 2018, progres paket yang terkontrak sebanyak 6.930 paket dengan nilai kontrak Rp 60,25 triliun atau lebih kecil dari nilai pagu Rp 62,97 triliun termasuk paket kontraktual tahun jamak lanjutan. Sehingga dari hasil lelang tersebut efisiensi yang diperoleh mencapai Rp 2,72 triliun.

Untuk paket dalam proses lelang sebanyak 2.028 paket dengan nilai pagu Rp 14,73 triliun dan 988 paket senilai Rp 5,31 triliun masih dalam tahap persiapan lelang.

Empat Direktorat Jenderal (Ditjen) dengan nilai paket kontraktual terbesar yakni Ditjen Sumber Daya Air sebanyak 3.454 paket senilai Rp 29,29 triliun, Bina Marga sebanyak 3.636 paket senilai Rp 37,51 triliun, Cipta Karya sebanyak 1.726 paket senilai Rp 10,68 triliun dan Penyediaan Perumahan sebanyak 824 paket senilai Rp 5,05 triliun.

Total anggaran Kementerian PUPR pada 2018 sebesar Rp 107,38 triliun dimana 81% atau Rp 88 triliun merupakan jenis belanja modal dan belanja barang berkarakter belanja modal. Adapun, kebijakan pemaketan di Kementerian PUPR, 90% diperuntukan bagi kontraktor skala kecil menengah dan jasa konsultan swasta.

Pada tahun 2018, disamping membangun infrastruktur berskala masif, Kementerian PUPR juga menganggarkan Rp 11,28 triiun untuk pembangunan infrastruktur dengan skema Padat Karya Tunai (PKT). PKT bertujuan membuka lapangan kerja didaerah sehingga daya beli masyarakat desa meningkat dan lebih banyak uang beredar di daerah. (***)

Jembatan Gantung Teknologi Judesa Diaplikasikan di Manggarai Barat

Jembatan Gantung Teknologi Judesa Diaplikasikan di Manggarai Barat

Labuan Bajo, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung dengan teknologi Judesa (Jembatan Untuk Desa) hasil inovasi Balitbang PUPR di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Lokasi pembangunan jembatan sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Labuan Bajo yang menghubungkan Desa Siru dan Desa Wae Wako yang dipisahkan oleh Sungai Wae Laci.

Kehadiran Judesa memangkas jarak yang musti ditempuh masyarakat menuju Ibukota Kecamatan dari 15 km menjadi 5 km. Judesa juga memudahkan akses para pelajar menuju sekolah dan masyarakat memasarkan hasil pertaniannya.

"Balitbang PUPR terus berinovasi mencari teknologi jembatan yang cepat, murah, dan bermanfaat. Biasanya jembatan gantung menggunakan dua tiang. Tapi ini asimetris atau hanya satu sisi tanpa mengurangi kualitasnya. Mohon dijaga dan dipelihara. Digunakanlah sewajarnya," kata Kabalitbang Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga usai acara serah terima pengelolaan Judesa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu 28 April 2018.

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Judesa dilakukan oleh Kepala Satker Balai Litbang Penerapan Teknologi Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Budiprastiyo Doelrachman dan Kepala Dinas PU Kabupaten Manggarai Barat Oktavianus Andi Bona. Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti oleh Kabalitbang Kementerian PUPR Danis Sumadilaga dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula.

Jembatan yang dibangun sepanjang 62 meter serta lebar 1,8 meter. Biaya yang diperlukan untuk membangun Jembatan Judesa tersebut adalah Rp 1,5 milyar yang bersumber pada APBN tahun 2017.

Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga menambahkan keunggulan Judesa yang membuat teknologi ini sangat pas untuk diterapkan di kawasan terpencil, yaitu fleksibel dan ekonomis. Materialnya merupakan pre-fabrikasi sehingga dapat disiapkan untuk dikirim ke lokasi.

Dengan sistem modular, pembangunan lebih mudah dan waktu pelaksanaan yang lebih singkat serta pelaksanaan pembangunannya dapat melibatkan masyarakat setempat.

"Pelibatan masyarakat mulai tahap perencanaan, pembangunan jalan akses, dan bangunan pelengkap," katanya.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula mengaku senang teknologi Judesa bisa digunakan mengubungkan dua Desa di Kecamatan Lembor yakni Desa Siru dan Wae Wako.

Pembangunan Judesa ini sebagai bukti Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kala benar-benar mengimplementasi Nawacita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. “Karena itu pada kesempatan yang sangat baik ini, saya atas nama masyarakat Desa Siru dan Desa Wae Woka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Presiden Jokowi melalui pihak kementerian dalam membantu memudahkan akses warga,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Puslitbang Kebijakan dan Penerepan Teknologi Rezeki Peranginangin, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang Bambang Nurhadi. (***)

Jasa Marga Turut Meriahkan Rangkaian HUT Kementerian BUMN di Solo

Jasa Marga Turut Meriahkan Rangkaian HUT Kementerian BUMN di Solo

SOLO, JURNAL IBUKOTA: Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-20 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan meningkatkan sinergi antar-BUMN, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. turut mengikuti gelaran _Fun Bike_ bertajuk “Tour De Tjolomadoe”, Minggu, 29 April 2018.

Kegiatan _Fun Bike_ yang diadakan Kementerian BUMN tersebut, diikuti sekitar 8.000 peserta dari seluruh BUMN. Di antara peserta turut berpartisipasi Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Keuangan Donny Arsal, Direktur Operasi 2 Subakti Syukur, Direktur Pengembangan Adrian Priohutomo, Direktur SDM dan Umum Kushartanto Koeswiranto, serta sekitar 100 karyawan Jasa Marga, yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

_Fun Bike_ sejauh 25 kilometer yang diikuti oleh para CEO BUMN ini juga melintasi Jalan Tol Solo-Ngawi yang dikelola oleh PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN) sebagai salah satu rutenya. Rute yang digunakan di Jalan Tol Solo-Ngawi dimulai dari _Interchange_ Solo (Km 504) hingga _Overpass_ Donohudan (Km 501+200), dan mengambil _start_ serta _finish_ di Tjolomadoe Convention And Heritage.

Jalan Tol Solo-Ngawi merupakan jalan tol dengan total panjang sepanjang 90,43 Km yang tergabung dalam Proyek Strategis Pemerintah (PSN). Jalan tol yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut saat ini sedang dalam proses uji kelayakan operasi.

Desi Arryani mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan kementrian BUMN tersebut dan Jasa Marga juga telah melaksanakan kegiatan serupa yaitu Festival Jalan Tol yang secara rutin diselenggarakan menjelang diresmikannya ruas tol milik Jasa Marga.

"Rangkaian acara HUT Bersama BUMN tahun ini jauh lebih baik dan lebih bermakna dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, semoga BUMN terus melakukan sinergi dan dapat semakin memberikan kontribusi terbaik bagi Negeri ini,” tutur Desi.

Masih dalam rangkaian acara yang sama, Kementerian BUMN juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sebagai ajang komunikasi bagi jajaran CEO BUMN serta kegiatan _Bazaar_ Kerajinan Tangan & Kuliner.

Dengan terselenggaranya kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 27 hingga 29 April 2018 tersebut diharapkan dapat mempersatukan visi dan misi keberagaman BUMN dan berpotensi besar untuk menjadikan Indonesia lebih berjaya lagi, serta dapat terealisasi BUMN BERSERI (Bersinergi Membangun Negeri). (Agus)

PIBI Ikopin dan Digital Youthpreneur Bangun UKM Online

PIBI Ikopin dan Digital Youthpreneur Bangun UKM Online

BANDUNG, JURNAL IBUKOTA: Setelah sukses menyelenggarakan Seminar Digital Marketing bagi Pengusaha Start Up (cara promosi dan menjual secara online) pada awal Januari 2018 yang lalu, kini Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) menggandeng komunitas anak muda yang terhimpun dalam Digital Youthpreneur, menyelenggarakan seminar yang serupa, pada Sabtu, 28 April 2018 di Gedung Ikopin Training Centre (ITC). Peserta pelatihan dibatasi hanya 50 orang.

"Tetapi kali ini pelaksanaannya berbentuk workshop, agar peserta dapat langsung mempraktekannya selama kegiatan berlangsung", kata Direktur Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) Indra Fahmi dalam rilisnya, kemarin.

Indra menjelaskan, workshop ini dipandu instrukur Haryo Ardito, seorang praktisi Digital Marketing dengan materi Facebook Ads, Instagram Ads, SEO & SEM, Google Ad words, E-Mail Marketing, dan Optimalisasi Website.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya PIBI untuk meningkatkan kompetensi para pelaku usaha (Start Up) khususnya kompetensi marketing. Dalam penerapan strategi pemasaran produknya, kita senantiasa dihadapkan pada empat hal klasik, yaitu belum memahami perbedaan antara pemasaran (marketing) dan penjualan (sales). Kedua, sering mengandalkan harga murah sebagai strategi bersaing. Ketiga, belum memahami konsep service. Keempat, belum membangun positioning and differentiation", papar Indra.

Menurut Indra, beberapa pengusaha Start-Up ada yang tidak menyadari bahwa ada kompetitor yang menawarkan manfaat produk/jasa sejenis yang relatif sama. Ada juga yang sudah menyadari hal ini, tetapi mereka pasrah dengan keadaan tersebut, kemudian terjebak dalam perang harga (price war). "Yang harus dilakukan pada kondisi saat ini adalah mempertajam differentiation dari manfaat yang ditawarkan, supaya berbeda dengan para kompetitor", kata Indra.

Tujuan besarnya, lanjut Indra, adalah supaya dapat memiliki positioning di pikiran dan hati konsumen. Jika sudah melakukannya maka konsumen sudah punya opsi untuk kembali kepada brand produk tersebut. Sekaligus menjadi brand endorser yang mengkomunikasikan brand tersebut kepada keluarga atau kolega mereka. "Salah satu peluang untuk meningkatkan upaya tersebut adalah dengan membidik masyarakat pengguna internet", jelas Indra lagi.

Jumlah pengguna internet di Indonesia sekitar 132 juta orang, 40 % diantaranya adalah penggila media sosial atau 106 juta orang. Penggilan internet tersebut, 85% di antaranya mengakses media melalui perangkat seluler.

Beberapa kelebihan penggunaan internet dalam implementasi bisnis adalah konsumen lebih aktif mencari apa yang diinginkannya dengan menggunakan media online, konsumen dapat mengakses berbagai informas dengan lebih mudah, pemasar dapat menawarkan lebih banyak produk dan jasa. "Dan jua pemasar dapat mengumpulkan informasi mengenai konsumennya dengan lebih cepat dan mudah", pungkas Indra. (Agus)

Jalan Mantap Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata Pulau Moa

Jalan Mantap Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata Pulau Moa

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat secara bertahap terus meningkatkan kualitas jalan di pulau-pulau terdepan Indonesia. Salah satunya jalan di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku yang memiliki pesona padang sabana, Pantai Perawan dan Gunung Kerbau.

Hal ini menjadi pelaksanaan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla untuk membangun Indonesia dari pinggiran. “Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil-hasil pembangunan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2017, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVI Ambon, Ditjen Bina Marga telah menyelesaikan rekonstruksi sebagian jalan dari Tiakur yang menjadi ibukota Kabupaten Maluku Barat Daya ke arah Weet sepanjang 7,55 km.

Dengan rekonstruksi tersebut, panjang jalan nasional di Pulau Moa di akhir tahun 2017 bertambah dari 20,4 km menjadi 27,9 km. Selain rekonstruksi, juga dianggarkan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. Pekerjaan tersebut dilakukan oleh kontraktor PT. Bumi Selatan Perkasa dengan anggaran Rp 37,3 miliar.

Rekonstruksi dilanjutkan tahun 2018 sepanjang 6 km dan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dengan anggaran sebesar Rp 41,6 miliar oleh kontraktor PT. Multi Widya Pratama dan PT. Gema Karya Konstruksi (JO).

Kepala BPJN XVI Ambon Satrio Sugeng Prayitno mengatakan tantangan rekonstruksi jalan di Pulau Moa terkait kesulitan material bahan baku pembuat aspal. “Dilakukan inovasi dengan menggunakan material lokal salah satunya batu karang. Hal ini juga bisa memangkas biaya bahan baku,” kata Satrio dalam rangkaian peninjauannya ke Pulau Moa, Leti, Kisar, Wetar, dan Lirang.

Menurut Satrio, peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi infrastruktur khususnya jalan yang ada di pulau terluar di Maluku. Perjalanan dimulai sejak Kamis, 26 April 2018 dari Pulau Ambon menggunakan pesawat ke Pulau Moa sebagai pulau pertama yang dikunjungi dan direncanakan berakhir pada Senin, 30 April 2018.

“Jalan nasional yang ada di Pulau Moa sebagai penghubung antar desa, memudahkan masyarakat ke bandara dan pelabuhan," tambah Satrio.

Luas wilayah Pulau Moa yaitu 959 Km2 yang terdiri dari 8 Desa dengan jumlah penduduk sebanyak 7.257 jiwa. Ketersediaan infrastruktur jalan akan mengembangkan potensi ekonomi seperti peternakan kerbau dan perkebunan jagung, kelapa, jambu mete juga kacang yang menjadi sumber penghasilan masyarakat di Pulau Moa. (***)