Gallery

Renny: Keterampilan Membaca Peserta Didik di Daerah 3T Masih Sangat Rendah.

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA : Ketua Program Pemerataan Mutu Guru dalam Peningkatan Literasi di Sekolah Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) Renny Yunus mengatakan data Statistik yang dilansir oleh Unesco bahwa keterampilan membaca peserta didik di Indonesia masih sangat rendah.

“Selain itu, data UNDP juga menunjukkan bahwa angka melek huruf orang dewasa di Indonesia hanya 65,5% saja,” kata Ketua Program Pemerataan Mutu Guru dalam Peningkatan Literasi di Sekolah Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) Renny Yunus ketika membuka seminar hasil dan evaluasi akhir program pemerataan mutu guru pendidikan khusus dan layanan khusus dalam peningkatan literasi di sekolah daerah 3T di Jakarta, Rabu (19/7/ 2017).

Renny dalam acara itu mewakili Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Ditjen GTK Kemdikbud Anas M. Adam.

Menurut Renny, data UNDP itu didukung oleh hasil evaluasi lapangan pada program SM3T.

“Pada 2016 Dirjen GTK menempatkan guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T). Sebanyak 2.994 guru SM3T dikirim ke 1.937 sekolah yang tersebar di 56 kabupaten,” katanya.

Menurut dia, salah satu hasil lapangan program ini menunjukkan masih ada peserta didik di tingkat pendidikan Menengah masih belum lancar membaca dan menulis.

Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional “Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas”, pada 2017 Ditjen GTK Kemdikbud melaksanakan Program Pemerataan Mutu Guru dalam peningkatan Literasi di sekolah daerah 3T.

Dirjen GTK Sumarna Surapranata mengatakan bahwa program literasi ini sangat penting untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara- negara tetangga.

“Kita harus segera membudayakan literasi karena dengan membaca kita mengenal ilmu pengetahuan,” katanya.

Menurut Sumarna, buku adalah gudang ilmu dan jendela dunia serta membaca adalah kuncinya.

“Saya berharap program ini menjadi momentum kebangkitan budaya literasi di Indonesia yang dimulai dari daerah 3T,” ujarnya.

Menurut Renny, program ini difokuskan di 20 kabupaten daerah 3T. “Pemerintah melalui Kemdikbud berharap Dinas Pendidikan Kabupaten dapat berperan aktif dalam membudayakan literasi,” tambahnya.

Renny Yunus selaku ketua pelaksana program Ini menambahkan bahwa pemerintah selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk peningkatan mutu pendidikan di daerah 3T.

“Program ini direncanakan akan berkesinambungan, dengan melibatkan kabupaten di daerah 3T yang berbeda untuk tahun-tahun akan datang, sehingga percepatan pemerataan mutu pendidikan di Indonesia dapat dilaksanakan secara optimal,” tuturnya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s