Gallery

Bambang: Kementerian LHK Siapkan 900.000 Ha sebagai Pengganti Lahan yang Kena Program FLEG

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyiapkan lahan 900.000 ha sebagai pengganti lahan yang terkena program Fungsi Lindung Ekosistem Gambut (FLEG).

“Land Swap sesuai Program FLEG tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK No P. 40/MenLHK/Setjen/Kum.1/6/2017 tentang fasilitasi pemerintah pada usaha hutan tanaman industri dalam rangka perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut,” kata Sekjen Kementerian LHK Bambang Hendroyono dalam press briefing di Kementerian LHK Jakarta, Kamis (13/7/ 2017).

Menurut Bambang, tata cara pengajuan arela lahan usaha pengganti (land swap) dilakukan secara bertahap.

“Untuk lahan usaha yang arealnya kurang dari 10.000 ha diselesaikan dalam satu tahap,” katanya.

Sedangkan, katanya, untuk areal yang luasnya 10.000-45.000 ha diselesaikan dalam 3 tahap masing-masing tahapan paling banyak seluas 15.000 ha.

“Untuk areal lebih banyak daripada 45.000 ha diselesaikan secara bertahap, masing-masing tahap paling banyak seluas 15.000 ha,” tambahnya.

Menurut dia, dokumen persyaratan berupa akte pendirian perusahaan, NPWP, peta skala minimal 1:50.000 beserta file elektronik dengan format shapefile dan surat pernyataan kesanggupan mempertahankan FLEG dituangkan dalam akta notaris.

Tujuan Permen itu, katanya, adalah untuk penyelesaian permasalahan di areal IUPHHK-HTI dan untuk optimalisasi areal kerja IUPHHK, upaya tata kelola ekosistem gambut dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Menurut dia, bentuk fasilitasi pemerintah dalam Permen 40 tersebut berupa dukungan penanganan dan penyelesaian konflik dalam IUPHHK-HTI dan dukungan pengembangan perhutanan sosial melalui kerjasama dalam bentuk HTR.

“Fasilitasi pemerintah dalam bentuk mediasi di lapangan dengan penugasan aparat dan apabila diperlukan dapat dilakukan penugasan detasering,” katanya.

Menurut dia, permohonan disampaikan kepada Menteri disertai daftar lokasi wilayah konflik.

“Pemerintah bersama-sama pemegang IUPHHK-HTI melaksanakan langkah-langkah penyelesaian konflik,” ujarnya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s