Gallery

Wiwiek: Arus Balik dan Mudik Lebaran 2017 Naik 6,1% di Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak

Wiwiek: Arus Balik dan Mudik Lebaran 2017 Naik 6,1% di Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA.COM: Direktur Utama PT Marga Mandalasakti (MMS) Wiwiek D Santoso memprediksi akan terjadi peningkatan volume lalu lintas sebesar 6,1% dibandingkan dengan tahun lalu, dengan puncak arus mudik tahun ini pada H-3 s/d H-2 dan puncak arus balik H+2 s/d H+6.

“Sedangkan puncak arus wisata terjadi pada H+2 s/d H+6,” kata Direktur Utama PT Marga Mandalasakti (MMS) Wiwiek D. Santoso dalam konferensi pers di Tangerang, Rabu (31/5/2017).

Konferensi pers tersebut digelar sebagai sarana untuk Sosialisasi program layanan Lebaran bersama dengan Kepolisian Daerah Banten, Dishub Komunikasi dan Informasi Provinsi Banten, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Menurut dia, pihaknya dalam melayani arus pemudik dan balik Lebaran pihaknya mengoperasikan seluruh 89 gardu tol.

“Dari jumlah tersebut 21 di antaranya merupakan gardu tol otomatis (GTO),” katanya.

Menurut dia, dengan pengoperasian seluruh gardu tol tersebut diharapkan tidak akan terjadi antrean yang begitu panjang.

“Dan tentunya akan memperlancar arus lalu lintas saat mudik,” katanya.

Menurut Wiwiek, pada arus balik dan mudik tahun ini berbagai peningkatan layanan bagi pengguna jalan tol Tangerang-Merak telah dilakukan, baik dari segi layanan transaksi, lalu lintas, informasi dan perambuan serta jalan.

Selain itu, untuk memastikan tidak ada hambatan saat arus mudik, kata Wiwiek, pada H-10 hingga H+10 Lebaran, jalan tol Tangerang-Merak bebas dari pekerjaan konstruksi.

“Saat ini kami sedang melakukan peningkatan kualitas jalan dan pelebaran ruas Bitung-Cikupa. Namun menjelang Lebaran nanti dipastikan pekerjaan tersebut dihentikan sementara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasi Astra Infra Toll Road Tangerang- Merak Sunarto Sastrowiyoto mengatakan PT Marga Mandalasakti yang memiliki brand name Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku badan usaha jalan tol (BUJT) mendukung program pemerintah terkait elektronifikasi transaksi di jalan tol yang mulai diberlakukan pada bulan Oktober 2017.

“Untuk menambah kenyamanan dalam bertransaksi di jalan tol, pengguna Jalan dianjurkan untuk menggunakan uang elektronik,” katanya.

Menurut dia, dengan sistem cashless selain menghemat waktu transaksi juga mencegah risiko adanya fraud, kesalahan dalam pengembalian uang tol, mencegah peredaran uang palsu, keamanan waktu pengumpulan uang tunai dan cash handling pada saat hari libur atau hari raya serta sebagai bentuk dukungan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s