Gallery

Menteri Basuki Targetkan Daerah Irigasi Randangan – Gorontalo Selesai Akhir 2018

GORONTALO, JURNAL IBUKOTA. COM : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan agar pengembangan Daerah Irigasi Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo dapat dipercepat penyelesaiannya. Sebelumnya pembangunan bendung dan jaringan irigasi Randangan dijadwalkan selesai pada tahun 2020, namun dengan langkah percepatan ditargetkan dapat rampung pada akhir tahun 2018.

“Bendung dan jaringan irigasi ini memang sudah sejak 2004 direncanakan, namun baru mulai dibangun pada tahun 2013. Kita akan lakukan percepatan sehingga tahun 2018 bisa selesai,” kata Menteri Basuki saat meninjau Daerah Irigasi (DI) Randangan, Senin, (1/5).

Dengan begitu manfaat dari bendung dan jaringan irigasi Randangan ini bisa segera dirasakan oleh para petani.

Lokasi proyek terletak 200 kilometer di sebelah barat kota Gorontalo, secara administratif berada pada 2 Kecamatan yakni Kecamatan Randangan (8 desa) dan Kecamatan Patilanggio (3 desa) yang memiliki penduduk sebanyak 17.000 jiwa dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Penelitian dan Pengembangan Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga, Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga, Hedy Rahadian, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumber Daya Air Agung Djuhartono, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.
Kepala Balai Pembangunan Jalan Nasional XV Manado Riel Mantik, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Jeanne M. Wagey,

Saat ini bendung dan saluran primer sudah rampung dan kini dalam penyelesaian akhir. Daerah Irigasi Randangan Kiri seluas 4084 hektar terdiri dari saluran induk sepanjang 6,7 km dan saluran sekunder sepanjang 22,5 km. Sementara untuk Daerah Irigasi Randangan Kanan dengan luas 4800 hektar terdiri dari saluran induk 7,6 km dan saluran sekunder sepanjang 25,4 km.

“Saluran primernya (induk) sudah selesai, untuk saluran sekuder dan tersiernya agar segera dimulai dan bisa selesai tahun ini. Daerah Irigasi Randangan Kanan harus kita percepat pembangunannya. Saya minta 2018 seluruhnya selesai,” terangnya.

Sementara untuk bendung merupakan tipe bendung tetap dengan menggunakan material beton siklop dengan selimut beton memiliki lebar bentang sepanjang 150 meter serta tinggi mercu 2,5 meter.

Lebih lanjut menteri Basuki mengatakan, anggaran yang dibutuhkan adalah Rp 597 miliar dengan menggunakan APBN.

Sementara untuk kendala pembebasan lahan yang sebagian masih belum selesai, Menteri Basuki meminta dukungan Bupati Pohuwato untuk turun langsung dalam prosesnya. Sebab keberadaan bendung dan jaringan irigasi Randangan telah sangat dinanti-nanti oleh para petani agar kesejahteraan meningkat.

Menteri Basuk juga melihat ada permasalahan lainnya seperti banyaknya lahan ditanam jagung di perbukitan yang menimbulkan erosi dan sedimentasi pada DI Randangan ini. Hal itu tentu akan berdampak pada pengurangan volume air.

Untuk itu Menteri Basuki menginstruksikan agar segera dibuat cekdam serta embung sebagai pengendali sedimen. Dan ini diperkirakan butuh banyak cekdam dan embung untuk menjaga fungsi DI Randangan agar senantiasa dapat melayani masyarakat setempat secara berkelanjutan.

“Saya amati banyak sekali potensi embung dan cekdam di wilayah Provinsi Gorontalo. Kita harus kreatif dalam merespon dinamika pembangunan di wilayah ini yang merupakan lumbung jagung nasional,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato meyakini dengan dikembangkannya DI Randangan akan membuat wilayah ini menjadi pemasok tanaman pangan terbesar di Provinsi Gorontalo. (***)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s