Gallery

Basuki: Hari Air Dunia Jadi Momentum untuk Kurangi Limbah

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA.COM: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan peringatan Hari Air Dunia merupakan upaya momentum penyegaran bagi umat manusia untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan hidup dan mengurangi limbah.

“Manusia diciptakan sebagai makhluk paling sempurna di dunia, oleh karena itu manusia harus bisa menjaga kebersihan lingkungannya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika menyerahkan hadiah Lomba Karya Ilmiah Bidang Sumber Daya Air untuk siswa SMA, SMK dan MA tingkat Nasional ke-10 Tahun 2017 di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (28/4/ 2017).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga, Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti, Dirjen SDA Imam Santoso.

Menurut Basuki, tema Hari Air Dunia 2017 adalah “Air dan Air Limbah”. Melalui tema ini ingin diingatkan agar manusia selalu menjaga kebersihan air dan sedapat mungkin mencegahnya dari pencemaran limbah.

“Sebab kalau limbah sudah sangat mencemari air baku, tentu kualitas hidup kita akan menurun misalnya terganggu kesehatan karena mengkonsumsi air yang tercemar,” katanya.

Menurut dia, dengan tema Air dan Air Limbah itu kita harus menjaga agar air minim dan air baku sedikit mungkin tercemar limbah, sehingga kualitas hidup manusia bisa menjadi lebih tinggi sesuai target Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB.

Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap kontribusi aktif sumber daya manusia muda di Indonesia, kegiatan hari air kali ini mengangkat tema “Potensi Air Limbah untuk Peningkatan Ketahanan Air”. Kemudian terdapat subtema ‘Pengelolaan Air Limbah Sebelum Masuk ke Badan Air’, Pemanfaatan Ulang Air Limbah dan Teknologi Tepat Guna dalam Pengendalian Air Limbah.

Menurut Danis, subtema yang berkaitan dengan limbah dipilih karena air adalah komoditas vital bagi makhluk hidup, termasuk air limbah di dalamnya yang harus ditangani untuk kelestarian lingkungan hidup.

“Tujuan dari lomba yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Air Dunia tahun ini, adalah untuk meningkatkan pemahaman dalam upaya melestarikan sumber daya air, serta menguatkan rasa sense of belonging terhadap permasalahan sumber daya air dari pencemaran air limbah,” katanya.

Menurut Danis, antusiasme dari pelajar dalam mengikuti lomba karya ini dibuktikan Puslitbang SDA yang telah menerima 438 makalah kelompok dari 354 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang berasal dari 29 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 1.314 siswa.

“Dari 438 makalah yang telah diterima, Tim Penilai Puslitbang menyeleksi menjadi 50 besar, 20 besar dan kemudian terpilih 10 besar terbaik. Metode seleksi yang digunakan tim penilai untuk mengerucutkan jumlah peserta adalah dengan cara presentasi hasil karya ilmiahnya,”ujarnya.
Menurut Danis, tim penilai terdiri dari Dra Heni Rengganis, Ir Ratna Hidayat, Prof (R) Dr Ir Robert M Dalinom, Msc, Dra Barti Setiani Muntalif, DEA, PhD, Prof Robertus Wahyudi Triweko, PhD, Dedi Indrayana, SPd, Msi dan Segel Ginting, SSo, MPSDA.

Tiga terbaik dari 10 finalis mendapat trofi yang langsung diserahkan oleh Menteri PUPR, didampingi oleh Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga pada acara pameran Hari Air Dunia di kantor Kementerian PUPR, Jakarta pada 28 April 2017. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s