Gallery

Adjie: BRI Syariah Siap Beri Modal Kerja kepada Koperasi yang Ingin Kembangkan Usaha

PAMEKASAN, JURNAL IBUKOTA.COM: Department Head Branch Supervision Area Retail Banking Group BRI Syariah Adjie Pamungkas mengatakan pihaknya memberi layanan pemberian modal kerja kepada koperasi yang sudah memiliki aset sedikitnya Rp 5 miliar, sudah beroperasi 5 tahun dan mempunyai izin unit simpan pinjam pembiayaan syariah (USPPS).

“Kami melayani koperasi yang ingin lebih melayani kebutuhan konsumtif anggota, kebutuhan pengerjaan/pengadaan perusahaan atau melayani anggota kopkar yang mempunyai karyawan tetap dengan usia maksimum 54 tahun,” kata Department Head Branch Supervision Area Retail Banking Group BRI Syariah Adjie Pamungkas dalam pemaparannya di acara Sinergitas Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM di Pamekasan, belum lama ini.

“Kami memberi modal kerja kepada Kopkar, BMT dan multi finance,” katanya.

Menurut Adjie, modal kerja yang dapat diberikan kepada Kopkar berupa pembiayaan konsumtif anggota dalam suatu perusahaan dan modal kerja produktif terkait perusahaan/instansi.

“Sedangkan bantuan modal kerja untuk BMT disalurkan ke anggota untuk tujuan produktif dan konsumtif, disalurkan melalui Puskopsyah/Inkopsyah,” ujarnya.

Dia mengatakan modal kerja untuk multi finance dapat diberikan untuk pembiayaan kendaraan bermotor dan pembiayaan perumahan.

Menurut Adjie, dalam linkage program yang dijalankan BRI Syariah pihaknya juga melayani fidusia tagihan Kopkar kepada para anggotanya yang menerima fasilitas pembiayaan yang dananya bersumber dari BRI Syariah.

“Kami juga melayani asuransi jiwa/PHK dan penjaminan atas pembiayaan anggota,” katanya.

“Kami sudah bekerja sama dengan Koptel (Telkom), Koperasi Sidogiri, BMT Gapura, Kopindosat, LAGI, BUS dan Kopkar Unit Syariah PT Astra Honda Motor.
Menurut dia, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang ingin bekerja sama dengan BRI Syariah disyaratkan koperasi yang berbasis komunitas, badan hukum minimum 5 tahun, KSPPS, efektif sudah operasional 3 tahun, anggota Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) dan direkomendasikan oleh Inkopsyah, aset minimum Rp 5 miliar, memperoleh profit dalam 3 tahun terakhir, pertumbuhan pembiayaan min 10% dan NPF netto lebih kecil dari 3%.

“Kepada mereka juga dipersyaratkan memiliki agunan tanah/bangunan dan RPC maksimal 40%,” katanya. (Agus)

Advertisements
By jurnalibukota Posted in Ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s