Gallery

Integrasi Tol Jakarta-Tangerang-Merak

TANGERANG, BANTEN, JURNAL IBUKOTA. COM: Sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 214.1/KPTS/M/2017 tentang Penetapan Tarif dan Sistem Pengumpulan Tol Secara Integrasi pada Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol Tangerang-Merak segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa, maka mulai tanggal 9 April 2017 akan diberlakukan integrasi sistem transaksi Ruas Tol Jakarta–Tangerang (segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat) yang dioperasikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Ruas Tol Tangerang–Merak (segmen Tangerang Barat-Cikupa) yang dioperasikan oleh PT Marga Mandalasakti.

Kepala Divisi Hukum & Humas PT Marga Mandalasakti Indah Permanasari,
integrasi ini dilakukan dengan meniadakan transaksi di Gerbang Tol Karang Tengah sehingga diharapkan pelayanan dapat ditingkatkan dan kepadatan khususnya segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa dapat dikurangi.

Dengan integrasi ini, maka tarif yang diberlakukan adalah tarif integrasi. Segmen Jakarta-Tangerang-Cikupa akan menggunakan sistem terbuka, berlaku satu tarif mulai dari Simpang Susun Tomang hingga Gerbang Tol Cikupa. Pengguna jalan dari Simpang Susun Tomang dan keluar di pintu tol segmen Tangerang s.d. Cikupa, akan dikenakan tarif integrasi sebesar Rp7.000,- (Tujuh Ribu rupiah). Sedangkan bagi pengguna jalan yang keluar di segmen Balaraja Timur-Merak, dikenakan tarif integrasi ditambah tarif Tol Tangerang-Merak sesuai dengan jarak tempuhnya. Transaksi dilakukan sekaligus di gerbang tol tujuan.

Hal yang sama juga berlaku bagi pengguna jalan dari Ruas Tangerang-Merak menuju Jakarta, pembayaran dilakukan di Gerbang Tol Cikupa sebesar tarif tol Tangerang-Merak ditambah tarif integrasi.

Profil PT Marga Mandalasakti

PT Marga Mandalasakti (MMS) merupakan bagian dari Astra Infra Toll Road dengan brand name Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, berdiri pada tanggal 4 Oktober 1989 di Jakarta dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 1 April 1990. Perseroan mengoperasikan ruas Jalan Tol Tangerang-Merak sepanjang 72,45 Km yang menghubungkan Tangerang Barat sampai Merak, ujung barat Pulau Jawa. Jalan tol ini melalui 3 wilayah yaitu Tangerang, Serang, dan Cilegon.
Jalan Tol Tangerang – Merak memiliki 9 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Timur, Balaraja Barat, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan Merak. Pada 9 gerbang ini terdapat 81 lajur transaksi, di mana 20 di antaranya merupakan Gardu Tol Otomatis (GTO). Tersedia layanan pendukung bagi pengguna jalan tol antara lain: 5 unit Ambulance, 5 unit kendaraan Layanan Lalu Lintas, 14 unit kendaraan Derek, 2 unit Kendaraan Rescue yang dilengkapi VMS mobile dan 1 unit Rescue Truck, serta 2 unit Kendaraan Manlift. Untuk dapat memberikan informasi kepada pengguna jalan, sudah terpasang 13 unit Variable Message Sign (VMS), dan 45 unit kamera pantau untuk memonitor keadaan di jalur.

Dipasang juga 1.666 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) dan 77 unit Lampu Peringatan. Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) tersedia di KM 68 dan KM 43 arah Merak dan KM 68 dan KM 45 arah Jakarta.
Kesiapan

Terkait dengan pelaksanaan integrasi ini, Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku operator ruas tol Tangerang-Merak telah menyiapkan beberapa penambahan sarana, antara lain:

1. Penambahan 3 gardu masuk arah Merak di Gerbang Tol Cikupa, sehingga total gardu masuk sebanyak 8 gardu terdiri atas 6 Gardu Tol Otomatis dan 2 Gardu manual. 2. Penambahan 1 gardu off ramp Cikupa, total menjadi 3 gardu. 3. Menambahkan lajur keempat ruas Tangerang Barat/Bitung-Cikupa. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s