Gallery

Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018, Kementerian PUPR Adakan Pra Konreg di Empat Kota

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Dalam rangka keterpaduan perencanaan pembangunan infrastruktur PUPR Tahun 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) baru-baru ini mengadakan Pra Konsultasi Regional (Pra Konreg) di empat kota, yaitu Palembang, Surabaya, Kupang, dan Manado.

Kepala BPIW Rido Matari Ichwan menyatakan bahwa Pra Konreg yang diadakan di empat kota telah berhasil memadukan perencanaan pembangunan infrastruktur seluruh pulau dan kepulauan di Indonesia. Pembangunan infrastruktur diharapkan bisa meningkatkan belanja daerah dan pada akhirnya dapat mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di berbagai daerah.

“Pra Konreg ini proses yang bermanfaat sekali, karena program-program prioritas dapat dibahas secara serius. Setidaknya 80 persen program mendapat persetujuan dari daerah,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian PUPR atas penyelenggaraan Pra Konreg yang dirasakan sangat bermanfaat terutama bagi pengembangan daerahnya. Steven juga memuji Kementerian PUPR yang selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dengan baik.

“Dengan Manado menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pra Konreg, maka program pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara akan diprioritaskan pemerintah pusat,” kata Steven yang hadir di Pra Konreg ke-4 di Manado beberapa waktu lalu.

Pra Konreg memiliki empat tujuan, yaitu, pertama, melakukan identifikasi awal isu-isu strategis PUPR. Kedua melakukan identifikasi awal terkait rencana aksi atau output pekerjaan strategis dalam RPJMN. Ketiga, melakukan konsolidasi program Tahun 2018 antara Kementerian PUPR dengan pemerintah daerah melalui dinas yang menangani bidang PUPR termasuk sinkronisasi antar sektor. Kemudian yang keempat adalah melakukan sinkronisasi, mensinergikan, dan menterpadukan kebutuhan infrastruktur di masing-masing WPS untuk tahun 2018.

Pra Konreg yang bertujuan memadukan perencanaan pembangunan infrastruktur tahun 2018 diadakan pada 29-31 Maret 2017. Pra Konreg pertama telah dilaksanakan di Kota Palembang, pada 7-9 Maret untuk seluruh provinsi di Pulau Sumatera. Selanjutnya, Pra Konreg kedua, dilaksanakan di Kota Surabaya, 15-17 Maret 2017 dan dihadiri para peserta dari seluruh provinsi di Pulau Jawa, Provinsi Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Pra Konreg ketiga, diadakan di Kota Kupang pada 21-23 Maret 2017, diikuti peserta seluruh provinsi yang ada di Pulau Kalimantan dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Sedangkan Pra Konreg ke-empat dilaksanakan di Manado tanggal 29-31 Maret 2017 untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Program Pengembangan WPS 24 Manado – Bitung – Amurang – Kota Mobagu

Pada penyelenggaraan Pra Konreg 2017 di Manado, Rido menyampaikan beberapa program utama untuk menterpadukan pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Utara seperti Program Utama Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 24 Manado-Bitung-Amurang-Kotamobagu pada tahun 2018 dan Program Utama Metropolitan Bitung-Minahasa-Manado (Bimindo) Tahun 2018. Dalam kerangka keterpaduan infrastruktur untuk Wilayah Timur Indonesia, Rido juga memaparkan Development Plan Infrastruktur PUPR Pulau Sulawesi 2017-2019, Master Plan Infrastruktur Kepulauan Maluku 2020-2038, dan Master Plan Infrastruktur PUPR Pulau Papua 2020-2038.

Untuk Program Utama WPS 24 Manado – Bitung – Amurang – Kota Mobagu di tahun 2017 untuk bidang jalan dilaksanakan pembangunan Manado Outer Ring Road (MORR), pembangunan jalan alternatif Manado – Tomohon, lanjutan pembangunan jalan tol Manado – Bitung yang ditargetkan rampung pada 2019, pengembangan dan pelebaran ruas jalan Amurang – Worotilam, dan pembangunan jalan nasional akses KEK – Tol Manado Bitung dari pintu tol km 28 sepanjang 5 km.

Untuk bidang sumber daya air adalah melanjutkan pembangunan Bendungan Lolak dan Kuwil serta penataan bantaran Sungai Tondano. Sementara di bidang Cipta Karya adalah pengembangan instalasi pengolahan air bersih, pengembangan sistem penyediaan air minum, pembangunan instalasi pengolahan air limbah kawasan Kota Bitung dan pengembangan TPA sistem sanitary landfill, dan di bidang perumahan adalah pembangunan perumahan di Kota Manado.

Sedangkan dalam program utama Metropolitan Bitung – Minahasa – Manado (Bimindo) tahun 2017 untuk bidang jalan adalah dilaksanakannya pembangunan jalan ring road/bypass tahap 3 (Kecamatan Malalayang), pembangunan jalan ke terminal tipe A (Kawasan Liwas) sepanjang 10 km, pembangunan jalan Boulevard II, pembangunan interchange Manado Bypass, peningkatan jalan Manado – Tomohon dengan melakukan pembebasan lahan untuk pelebaran 22 meter, dan lanjutan pembangunan jalan tol Manado – Bitung.

Sementara untuk bidang sumber daya air adalah kegiatan revitalisasi Danau Tondano yang berupa pembangunan tanggul Desa Toulour sepanjang 3.450 meter dan Desa Kakas sepanjang 10.100 meter, pembangunan pengendali Sedimen Sungai Welong dan Sungai Panasen, lanjutan pembangunan Bendungan Kuwil di Minahasa Utara dan pengendalian banjir Kota Manado. Sedangkan di bidang Cipta Karya adalah penataan/peningkatan infrastruktur permukiman kawasan kumuh di Bitung seluas 34,56 ha, Minahasa seluas 29,48 ha dan Manado seluas 124 ha. (***)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s