Gallery

Ratusan Liter Berbagai Jenis BBM Diamankan Satgas Yonif Raider 641/Bru

PONTIANAK, JURNAL IBUKOTA. COM: Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (RI – RDTL) Yonif Raider 641/Beruang mengamankan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Dusun Fataulou, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis 02 Maret 2017.

Sejumlah tujuh personel Pos Dilumil, Kipur II Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 641/Bru dipimpin Serda Ramli, telah mengamankan 205 liter berbagai Jenis bahan bakar minyak yang diduga akan diselundupkan ke Timur Leste, disampaikan Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos di Media Center Kodam XII/Tpr, Jalan Teuku Umar NO 47 Pontianak, Kalbar, Jumat (3/3/2017).

“Penangkapan BBM yang diduga akan diselundupkan atas dasar laporan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru Letkol Inf Wisnu Kurniawan”, tegas Kapendam.

“Sementara Bahan Bakar Minyak yang diamankan, berupa bahan bakar minyak tanah sejumlah 105 Liter dengan menggunakan tiga jerigen 20 Liter dan sembilan jerigen 5 liter,” kata Kapen.

Selain itu, 70 liter bahan bakar bensin yang ditempatkan dalam 14 jerigen ukuran 5 liter dan Solar 30 liter menggunakan dua jerigen 5 liter dan satu jerigen 20 liter, terangnya.

“Diduga akan diselundupkan melalui Tunubibi, Memo RDTL, barang tersebut ditemukan oleh tim patroli, disembunyikan di semak – semak sekitar jalan tikus hutan larangan di Dusun Fatulou, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, namun sampai saat ini belum diketahui pemilik atau pelakunya,” tutur Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s