Gallery

Menristek Dikti Nasir: Kemampuan Keuangan untuk Dukung Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perlu Ditingkatkan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan bahwa kemampuan keuangan guna mendukung program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan untuk menjawab banyaknya persoalan- persoalan bangsa.

“Oleh karena itu, upaya- upaya kreatif perguruan tinggi sangat diperlukan melalui jalinan kerja sama dengan instansi pemerintah/ daerah maupun swasta, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam rapat kerja Reformulasi Skema Pendanaan Penelitian di Perguruan Tinggi Tahun 2017, di Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Menurut Menristek Dikti, sejalan dengan perannya sebagai fasilitator, penguat dan pemberdaya, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan terus berupaya mengawal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi.

“Program penelitian yang diselenggarakan oleh Dirjen Riset dan Pengembangan, diberikan untuk dosen/ peneliti di perguruan tinggi ke dalam dua jenis skema yaitu Desentralisasi dan Kompetitif Nasional,” katanya.

Menurut dia, Skema Desentralisasi memberikan kewenangan yang lebih luas kepada perguruan tinggi dalam pengelolaan penelitian.

“Di samping untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan penelitian di perguruan tinggi, skema desentralisasi ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya keunggulan perguruan tinggi, meningkatkan daya saing perguruan tinggi dan meningkatkan angka partisipasi dosen,” ujarnya.

Menurut Mendikbud, untuk memperkuat misi tersebut maka Skema Desentralisasi mempersyaratkan penelitian yang diusulkan harus berbasis Rencana Induk Penelitian/Renstra Penelitian di masing-masing perguruan tinggi.

“Skema yang didesentralisasikan terdiri dari beberapa kategori, yaitu Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT), Penelitian Terapan Unggulan Perguruan tinggi (PTUPT) dan Penelitian Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi (PPUPT),” ujarnya.

Menurut dia, untuk mendukung, mendorong dan meningkatkan kapasitas Iptek Nasional, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi secara konsisten telah menyelenggarakan pendanaan riset (research funding) sebagai instrumen kebijakan sebagaimanadiamanatkan oleh Undang-undang No 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi.

“Oleh karena itu, itu Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) terus berupaya untuk mengemas program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara simultan dan berkesinambungan sesuai dengan perkembangan Iptek-Sosbud dan kebutuhan pembangunan,” tambahnya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s