Gallery

Kemenkop Akan Maksimalkan Koperasi dan UKM di Sektor Pariwisata

BELITUNG, JURNAL IBUKOTA. COM: Pemerintah kini terus berupaya menggenjot pembangunan infrastruktur di 10 destinasi pariwisata di Indonesia.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi agar kementerian dan lembaga mendukung pembangunan infrastruktur dan pariwisata khususnya di 10 destinasi prioritas.

Untuk mewujudkannya maka Kementerian Koperasi dan UKM menggelar bimbingan teknis dan sosialisasi terpadu di Tanjung Pandan, Belitung.

Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring menjelaskan bimtek dilakukan dengan empat agenda sekaligus untuk mengembangkan koperasi wisata, yaitu bimtek advokasi akuntabilitas, tata kelola koperasi yang baik, penerapan tata kelola UMKM yang baik serta sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang koperasi.

Menurut Meliadi, peran koperasi dan UKM akan dilibatkan penuh untuk mendorong kunjungan wisatawan di daerah-daerah wisata prioritas, di antaranya di Bangka-Belitung.

“Daerah wisata akan didorong agar koperasi dan UKM mengambil peran. Karena sektor ini sangat baik dikembangkan. Mulai dari kuliner, souvenir, transportasi hingga penginapan.” tegas Deputi Kelembagaan Kemenkop UKM, Meliadi Sembiring di sela-sela acara bimbingan teknis dan sosialisasi terpadu di Tanjung Pandan, Belitung, Kamis (16/2/2017).

Dia mengakui, pengembangan koperasi di daerah wisata dinilai sangat baik dan efisien dibandingkan dengan jika koperasi dan UKM bergerak sendiri, akibat sulit bersaing.

“Kenapa harus koperasi? Karena itu akan jauh lebih efisien dikelola oleh koperasi, jika dibandingkan dengan dikelola sendiri sendiri,” katanya.

Meliadi mengatakan, nantinya para wisatawan baik domestik maupun mancanegara mulai dari kedatangan, menginap, makanan hingga oleh-oleh serta kepulangan, akan dipenuhi oleh koperasi dan UKM.

“Koperasi yang dibutuhkan wisatawan. Mulai dari datang hingga kebutuhan wiisatawan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Erwandi A. Rani menjelaskan, saat ini koperasi di Belitung mencapai 171 koperasi, 36 di antaranya telah dibubarkan. Sehingga pihaknya berharap bimbingan teknis dan sosialisasi dari Kementerian Koperasi dan UKM, akan memberi pemahaman tentang pentingnya koperasi.

Pemerintah Kabupaten Belitung akan terus mengembangkan sektor koperasi dan UKM untuk menunjang potensi pariwisata di daerah Laskar Pelangi ini.

“UKM dan koperasi ini perlu dikembangkan untuk memberi kesejahteraan rakyat,” katanya

Ia mengakui, pariwisata di Belitung terus meningkat dari 260 ribu pengunjung pada tahun 2015 meningkat 20 persen atau lebih dari 30 ribu pengunjung pada tahun 2016.

“Potensi pariwisata yang sangat bagus harus dimanfaatkan oleh koperasi dan UKM,” tegasnya.

Sebelumnya Pemerintah menargetkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara di Tanah Air pada 2019 sebanyak 20 juta orang.

Untuk mengejar target jumlah wisatawan asing itu, pemerintah memprioritaskan 10 destinasi wisata yang disebut sebagai 10 Bali Baru. Destinasi tersebut adalah Danau Toba, Belitung, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Bromo, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai. (Agus)

Advertisements
By jurnalibukota Posted in Ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s