Gallery

Jembatan Kelok Sembilan Kian Atraktif

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Sejak diresmikan tahun 2013, Jembatan Kelok Sembilan yang berlokasi di Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat telah dirasakan manfaatnya memperlancar transportasi manusia dan logistik dari Provinsi Sumatera Barat menuju Riau dan sebaliknya. Memiliki konstruksi yang kokoh, monumental dan dilengkapi lansekap yang menarik karena berada di antara dua bukit dan cagar alam, jembatan Kelok Sembilan saat ini menjadi satu destinasi wisata baru yang menarik untuk dikunjungi.

Ditambah lagi, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun _groundsill_ atau bangunan yang dibangun melintang sebagai ambang dasar, yang merupakan bangunan pengendali sedimen di sungai Batang Sanipan. Groundsill ini memiliki fungsi utama memperkuat struktur jembatan, yaitu dengan mengendalikan kecepatan air agar pilar yang menyangga jembatan Kelok Sembilan tidak tergerus.

Berada di bagian tengah Jembatan Kelok Sembilan, _groundsill_ memiliki bentuk seperti kolam. Di pinggirannya disediakan tempat untuk masyarakat yang ingin menikmati suasana alam yang sejuk dan mengambil foto keindahan jembatan. Di samping itu juga tersedia taman bermain anak-anak dan beberapa warung tradisional.

“Jadi memang sengaja kita bikin agar menarik bagi masyarakat. Kemudian juga bisa sekaligus sebagai rest area. Pembangunan satu unit _groundsill_ memakan waktu 240 hari, yang dibangun awal tahun 2016, area ini sudah bisa digunakan sejak September 2016,” tutur Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto.

Saat ini telah terbangun dua unit _groundsill_, yang dibangun pada tahun anggaran 2015 dan 2016. Pada tahun anggaran 2017 akan dilakukan penambahan satu unit lagi dengan anggaran Rp 3,82 miliar.

Selain sebagai pengendali banjir dan sedimen, melalui pembangunan _groundsill_ diharapkan tersedianya sarana dan prasarana guna mendukung kawasan kelok sembilan sebagai daerah tujuan wisata.

Dengan potensi pengembangan kawasan tersebut ke depannya juga telah direncanakan penataan kawasan dengan membangun mini galeri peduli sungai untuk menjaga kawasan, akses sirkulasi penghubung yang dibuat di antara _groundsill_ sungai, melakukan penataan pedagang kaki lima yang tidak terkontrol, dan menyediakan kantong parkir agar tidak mengganggu akses jalan utama.

Jembatan Kelok Sembilan yang memiliki total panjang jembatan dan jalan 2.537 meter yang terdiri dari enam jembatan sepanjang 959 meter dan jalan penghubung sepanjang 1.537 meter. Lebar keenam jembatan dan jalan adalah 13,5 meter.

Jembatan ini merupakan bagian dari sirip Jalan Trans Sumatera yang menghubungkan lintas barat, lintas tengah dan lintas timur terutama jalur Padang-Bukittinggi-Payakumbuh-Pekanbaru dalam wilayah yang dilintasi poros pengembangan pariwisata, pertambangan dan perkebunan. (*/Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s