Gallery

Tingkatkan Pasokan Air Minum, Tahun 2016 Kementerian PUPR Telah Bangun SPAM di 8 Kabupaten NTT

This gallery contains 1 photo.

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan program 100-0-100, yakni program untuk mewujudkan 100 persen ketersediaan akses air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen ketersediaan akses sanitasi sehat … Continue reading

Gallery

Mendikbud Muhadjir Apresiasi Pendidikan Umum dan Karakter di Sekolah Berbasis Pesantren

This gallery contains 1 photo.

MAGELANG, JURNAL IBUKOTA. COM: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam kunjungan kerja ke Magelang, Jawa Tengah mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Syubbanul Wathon. Mendikbud meninjau langsung proses belajar mengajar di sekolah kejuruan berbasis pesantren untuk dapat melihat integrasi pendidikan … Continue reading

Buka Rembuknas, Presiden Jokowi Berikan KIP Kepada Ribuan Siswa Yatim Piatu

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dijadwalkan membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2017, hari ini (26/1/2017), di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Saat pembukaan, Presiden juga memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa Panti Asuhan di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), sebanyak 2.844 siswa dari 309 sekolah yang terdiri atas 909 siswa SD, 992 siswa SMP, 223 siswa Sekolah Menengah Atas, 628 siswa Sekolah Menengah Kejuruan, dua siswa Sekolah Luar Biasa, dan 90 siswa Kejar Paket.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap penyerahan KIP tidak menghadapi kendala karena identitas siswa yatim piatu sebagai penerima sudah jelas tertera di kartu tersebut. “Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yakin tidak ada masalah besar yang dihadapi pemerintah dalam mendistribusikan KIP untuk anak yatim piatu ini, mengingat nama dan alamat sudah tertera di setiap panti asuhan,” ujarnya saat Pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

KIP merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan terutama dari anak keluarga miskin yang berusia 6 s.d. 21 tahun, untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah (Wajib Belajar 12 Tahun), mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan pendidikan akibat kesulitan ekonomi, menarik anak usia sekolah yang tidak bersekolah agar kembali mendapatkan layanan pendidikan di sekolah/Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)/Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) atau satuan pendidikan nonformal lainnya.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada lima siswa, yaitu Siti Saiyah dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tangerang 19, Fahrul Roji dari SDN Tangerang 19, Ali Ridwan Adeputra dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tangerang Selatan, Junah dari SMPN 1 Tangerang Selatan, Siti Sarifah dari Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Islam Asy Syifa, Galeh Prasetyo dari SMAS Islam Asy Syifa, Jujun Gustiawan dari Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Insan Mulia, Maulida Fitri R dari SMKS Insan Mulia, Maryamul Lutfiyah dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahul Jannah, Muhammad Aji Wahyudin dari PKBM Miftahul Jannah, Muhammad Lutfi dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 7 Jakarta dan Ervista dari SLB Nusantara.

Menteri Muhadjir pun menjelaskan pemberian KIP kepada 2.844 siswa yatim piatu di wilayah Jabodetabek ini sebagai upaya membangun pendidikan dan kebudayaan yang merata, berkeadilan dan berkualitas yang merupakan salah satu titik fokus pemerintah di tahun 2017 ini.

“Pada tahun 2017 sasaran KIP ditargetkan sejumlah 17,9 juta siswa dari keluarga miskin termasuk peserta didik yatim piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat 158.933 anak yatim piatu yang menerima KIP (Kartu Indonesia Pintar) dari 896.781 anak yatim piatu di tahun 2016. “Untuk tahun 2017, sejumlah 736.848 anak yatim piatu yang belum mendapatkan KIP tahun sebelumnya dipastikan akan mendapatkan manfaat dana program ini,” jelasnya.

Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan diselenggarakan selama tiga hari, yaitu dari tanggal 25 s.d. 27 Januari 2017. Sebanyak tiga isu penting yang dibahas, mencakup pertama, peningkatan pemerataan layanan pendidikan; kedua, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing; ketiga, penguatan tata kelola pendidikan dan kebudayaan. Adapun para peserta berasal dari internal Kemendikbud, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi seluruh Indonesia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kab/kota se-Indonesia, unsur Organisasi Guru, UPT Kebudayaan, Lembaga Sensor Film, Dewan Kesenian Provinsi, dan para pemangku kepentingan bidang pendidikan dan kebudayaan lainnya. (Agus)

Gallery

Menteri Puspayoga: Belanja Online Tidak Akan Gilas Pasar Rakyat

This gallery contains 1 photo.

MAKASSAR, JURNAL IBUKOTA. COM: Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan meski belanja dengan sistem online berkembang pesat, tidak akan menggilas keberadaan pasar-pasar rakyat. Pasar rakyat dinilai akan tetap dibutuhkan karena budaya masyarakat Indonesia dalam berbelanja menyukai interaksi. Puspayoga mengatakan … Continue reading

By jurnalibukota Posted in Ekonomi

Kemenkop Apresiasi Lahirnya Koperasi Lira Sejahtera, Sebagai Bukti Koperasi Dibutuhkan Masyarakat

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Kementerian Koperasi dan UKM mendukung Ormas Lumbung Informasi Rakyat (Lira) untuk mendirikan koperasi yang semodern mungkin dan sebaik mungkin untuk mengembangkan perekonomian dan kesejahteraan anggotanya. Upaya itu dapat dilakukan antara lain dengan mengadakan pelatihan bagi para anggotanya, melihat dan kelayakan dan memanfaatkan usaha serta menggunakan IT untuk bertransaksi dan berbisnis para anggotanya.

“Buatlah website untuk menjalin komunikasi dan memajukan usaha para anggotanya, apalagi Lira ini lumbung informasi, maka komunikasi dengan anggota harus diutamakan,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam dalam acara Launching Koperasi Komunitas Lira Sejahtera dan kartu tanda anggota Lira, di Rumah Lira, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Sesuai dengan namanya Lira pimpinan Presiden Ollies Datau ini, Lumbung itu imbuh Agus, sangat vital karena tempat menyimpan barang dan jasa serta berbagai informasi dari usaha koperasi. Agus juga berpesan, koperasi itu yang lebih penting kualitas bukan kuantitasnya.

Agus mengapresiasi keinginan lembaga swadaya masyarakat membentuk Koperasi, karena memang satu-satunya lembaga yang cocok untuk mengembangkan perekonomian anggotanya adalah koperasi.

“Kami menyambut baik karena hampir semua LSM umumnya mempunyai koperasi, ini membuktikan koperasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” jelas Agus Muharam.

Dia berharap koperasi ini akan maju, karena banyak anggota yang sudah mempunyai usaha dan dalam Komunitas yang sama.

Di tempat yang sama Wakil Presiden Lira bidang Ekonomi Yuddi Komarudin mengatakan, koperasi yang didirikan ini adalah koperasi sebagai induk koperasi-koperasi yang ada di Lira. “Kami berharap koperasi Lira ini bisa meningkatkan perekonomian anggota kami,” harap Yuddi.

Kader lira jelasnya, sangat potensial membentuk koperasi karena ada di seluruh Indonesia.

Sementara Ketua Komite Koperasi dan UMKM Kadin Rifda Ammarina yang juga menjadi pembicara dalam launching koperasi Komunitas Lira Sejahtera berharap, koperasi ini dapat menjembatani para anggotanya untuk mengakses pembiayaan, mengakses pasar, mengakses pemerintah dan lain-lain, sehingga bisa mengetahui program-program pemerintah yang bisa dimanfaatkan anggotanya.

Koperasi diharapkan juga bisa menjadi lembaga yang maju seperti di luar negeri yang dapat bersinergi dengan pemerintah.

Presiden Lira Ollies Datau menambahkan, organisasi yang dipimpinnya sangat kuat karena sudah mengakar ke daerah-daerah di seluruh Indonesia. Sehingga pas sekali Lira mendirikan koperasi.

“Seperti arahan Pak Agus Muharram tadi, kita memang sudah mempunyai basis IT yang bagus, penjualan produk-produk anggota kami terbantu dengan IT kami. Kita yakin koperasi ini dapat mensejahterakan perekonomian anggota kami,” pungkas Ollies.

Caption
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menerima pelakat usai menjadi keynote speaker pada acara launching Koperasi Komunitas LIRA Sejahtera bersama Presiden LIRA Ollies Datau beserta anggota, di Jakarta, Rabu (25/01/2017).