Gallery

Badan Bahasa Lakukan Diseminasi Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar mengatakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah salah satu produk badan itu yang menjadi acuan bagi pengguna bahasa Indonesia.

“Selain itu, Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan salah satu bentuk upaya pengembangan bahasa dan sarana informasi kebahasaan,” kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar ketika meluncurkan . Diseminasi Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima di Jakarta, Selasa (13/12/2016).
Kegiatan ini dihadiri oleh empat orang narasumber utama, yaitu. Dr. Dora Amalia (Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima), Deny Arnos Kwary, Ph.D. (Sejarah dan Perkembangan Perkamusan), Ian Kamajaya (Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring), dan David Moeljadi (Pangkalan Data Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Menurut Dadang, di dalam kamus ini termuat hasil peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia yang secara rutin dilakukan Badan Bahasa sebagai upaya pemodernan bahasa Indonesia.

Pada tanggal 28 Oktober 2016, bertepatan dengan acara Puncak Bulan Bahasa dan Sastra di Hotel Bidakara, Jakarta, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah meluncurkan Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima dalam dua versi, yakni versi cetak dan versi daring (dapat diakses di kbbi.kemdikbud.go.id).

Peluncuran ini diikuti dengan peluncuran KBBI versi luring (berbasis Android dan iOS) pada tanggal 17 November 2016 di Hotel G.H. Universal, Bandung, di tengah penyelenggaraan Sidang Komisi Istilah Ke-2.
KBBI Edisi Kelima telah mengalami perbaikan dan perkembangan dari KBBI Edisi Keempat sebelumnya.

Perbaikan dan perkembangan data jumlah lema dan makna KBBI Edisi Kelima meliputi lema dan sublema baru sejumlah 16.841 lema/sublema, makna baru sejumlah 17.240 makna, keseluruhan lema sejumlah 108.844 lema, dan total lema dan makna sejumlah 127.036 lema dan makna.

Selain jumlah lema yang bertambah sebanyak 100.000 lebih, pengerjaan KBBI Edisi Kelima mulai menggunakan aplikasi penyusunan kamus yang diberi nama KBBI Daring. Penggunaan aplikasi dalam KBBI Edisi Kelima tersebut memungkinkan penyusunan kamus menjadi lebih mudah dan cepat.

Aplikasi ini selain dirancang sebagai mesin pencarian yang diperuntukkan bagi pengguna KBBI, juga terintegrasi dengan pekerjaan menyusun dan menyunting kamus yang diperuntukkan bagi tim penyusun KBBI.

Selain itu, dalam aplikasi ini pula tersedia fitur interaktif yang memungkinkan pengguna menyumbangkan kata baru, mengomentari entri kamus, dan bahkan mengoreksi entri tersebut.

Fitur-fitur ini sengaja diciptakan untuk mengundang keterlibatan masyarakat dalam penggunaan dan penyusunan KBBI.

Sebagai produk yang ditujukan untuk dimanfaatkan oleh masyarakat, KBBI masih memerlukan masukan, baik berupa tanggapan, kritik, maupun saran, dari masyarakat untuk kesempurnaan KBBI.

Kegiatan diseminasi ini juga dihadiri oleh 100 peserta yang merupakan pemerhati bahasa, sastrawan, pekamus, dan masyarakat pengguna Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s