Gallery

Muhadjir: Pendidikan Dasar adalah Investasi Manusia untuk Jangka Panjang

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pendidikan dasar adalah investasi manusia yang memerlukan biaya tidak sedikit, namun hasilnya tidak dapat dipanen secepat mungkin.

“Pendidikan dasar baru dapat dilihat hasil nya setelah 20 tahun, bahkan 30-40 tahun kemudian,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ketika memberi sambutan pada acara perayaan 10 Tahun Kemitraan Pendidikan Australia – Indonesia di Kemdikbud, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Dalam acara tersebut hadir Dr. Justin Lee, Charge d’Affaires Kedutaan Besar Australia, mantan Wamendikbud Prof. Fasli Djalal, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad dan undangan lainnya.

Menurut Mendikbud, meskipun pendidikan dasar baru diperoleh hasil nya dalam jangka lama dibandingkan dengan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, namun hasil nya memberikan nilai balik (return) yang tertinggi.

“Pada sisi lain, perubahan paradigma dari wajib belajar berimplikasi langsung terhadap pendidikan dasar yaitu adanya tuntutan bahwa pemerintah harus memihak hak anak dalam memperoleh layanan pendidikan dasar,” katanya.

Hal tersebut, katanya, harus diartikan bahwa pendidikan dasar harus dapat diakses oleh semua anak berusia 7-16 tahun tanpa terkecuali, juga harus bermutu karena merupakan fondasi untuk pengembangan anak pada jenjang pendidikan selanjutnya.

“Menyadari hal tersebut, pemerintah pusat sangat serius menangani pendidikan dasar ini, dalam menetapkan kebijakan strategis serta mengupayakan berbagai dukungan dalam penyelenggaraan pembiayaan pendidikan termasuk menerima uluran bantuan tangan yang bersifat pinjaman lunak maupun hibah murni dari pemerintah Australia,” ujarnya.

Dalam 10 tahun terakhir sejak 2006 sampai dengan 2016, katanya, pemerintah Indonesia telah mendapat dukungan terus menerus dari pemerintah Australia melalui dua program kemitraan yaitu tahun 2006-2010 melalui The Australia- Indonesia Education Program dan tahun 2011-2016 melalui The Australian Partnership with Indonesia atau Program Kemitraan Pendidikan Australia- Indonesia (KPAI).

Program kemitraan tersebut membantu pemerintah Indonesia dalam melaksanakan program strategis Kemendikbud 2005-2009, dan 2010-2014, terutama dalam bidang pembangunan dan pengembangan sekolah di daerah yang membutuhkan di pelosok yang jauh, di daerah terpencil, tertinggal dan terluar yang belum terlayani dengan baik, termasuk akses terhadap anak berkebutuhan khusus.

Menurut Muhadjir, dalam satu dekade (10 tahun), telah terbangun 2.725 gedung sekolah menengah pertama, menyediakan 10.175 klas dan menciptakan 366.300 tempat untuk murid-murid baru.

“Total bantuan pinjaman lunak dan hibah murni adalah 3,5 juta AS$ atau setara dengan Rp 3,34 triliun. Sungguh suatu jumlah yang sangat berarti untuk pemerintah Indonesia,” katanya.

Untuk itu, katanya, atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan dengan setulus-tulusnya ucapan terima kasih kepada pemerintah Australia.
“Kami berharap hubungan kerjasama pemerintah Indonesia dan Australia, khususnya di bidang pendidikan akan terus berkelanjutan dan makin meningkat pada masa-masa yang akan datang atas dasar hubungan bertetangga baik, dan saling membantu, saling melindungi dan saling memakmurkan demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Justin Lee, Charge d’Affaires Kedutaan Besar Australia, mengatakan merupakan suatu kehormatan baginya untuk hadir dalam acara tersebut, yaitu perayaan 10 tahun Kemitraan Pendidikan Australia- Indonesia, terutama dalam pembangunan sekolah.

“Pemerintah Australia sangat bangga dan senang bisa ikut mendukung tujuan pemerintah Indonesia menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun,” katanya.

Menurut Lee, sekolah- sekolah tersebut dibangun untuk klas VII, VII dan IX di daerah terpencil yang belum terlayani prasarana pendidikan dengan baik. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s