Gallery

Kementerian PUPR Raih 2 Penghargaan pada Ajang Top IT & Telco 2016

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerima penghargaan Top IT dan Telco 2016 untuk kategori Top IT Institution Best Practice dan Top IT Digital Transformation Readiness dari Majalah itech. Kementerian PUPR meraih dua penghargaan tersebut karena dinilai telah menerapkan teknologi informasi (TI) dengan baik dan berhasil bertransformasi dari pengelolaan manual ke digital.

Piagam penghargaan diberikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang diwakili oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian PUPR, Kemas Muhammad Nur Asikin di Jakarta, Rabu (23/11).

Kemas Muhammad Nur Asikin mengatakan bahwa Kementerian PUPR menerima penghargaan Top IT 2016 kategori Digital Transformation Readiness karena dinilai berhasil melakukan transformasi dari pengelolaan manual ke digital.

Salah satu contohnya, Ia menyampaikan, selama ini Kementerian PUPR menangani pelelangan secara manual namun kini dilakukan secara elektronik. “Saat manual dokumen dikirim, lalu diperiksa oleh pokja. Namun setelah beralih ke digital cukup upload ke sistem dan pokja tinggal men-download dan selanjutnya dievaluasi pokja,” katanya.

Kemudian ada juga e-document, semua dokumen yang ada di Kementerian PUPR dimasukkan ke dalam e-document, sehingga bisa diakses dengan mudah. “Transformasi dari manual ke digital tersebut dilakukan agar pengelolaan lebih efisien dan efektif,” katanya.

Menurutnya, untuk lelang secara elektronik sudah dilakukan Kementerian PUPR sejak 2002, sementara kalau yang e-document sudah mulai dilakukan sejak 2005.

Terkait penghargaan Top IT 2016 kategori Institution Best Practice, Kementerian PUPR mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai telah menerapkan dan mengembangkan IT yang didukung dengan regulasi atau kebijakan.

“Yang kategori Institution Best Practice, dilihat dari bagaimana institusi kita (Kementerian PUPR) melaksanakan atau menerapkan dan mengembangkan TI yang didukung dengan regulasi atau kebijakan,” katanya.

Kebijakan atau regulasi yang mendukung penerapan TI adalah Permen PUPR Nomor 17/2016 tentang pengelolaan TIK (Teknologi Informatika dan Komunikasi) di Kementerian PUPR. “Jadi pada bagian ini (kategori Institution Best Practice) lebih dilihat dari penerapan kebijakan yang mendukung penerapan TIK di Kementerian PUPR,” katanya.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat kepada para pemenang penerima penghargaan. Pada kesempatan tersebut ia juga berpesan agar semua pihak berani mengubah bisnis yang ada, baik dari sisi swasta atau pemerintahan dengan pengelolaan yang lebih baik lagi.

Dalam kesempatan tersebut Rudiantara menyerahkan secara langsung piagam penghargaan Top ICT Leadership 2016 kepada beberapa perusahaan yang berhasil memenangkan penghargaan tersebut.

Ketua Penyelenggara TOP IT and TELCO 2016, Lutfi Handayani mengatakan bahwa penghargaan diberikan kepada perusahan atau instansi pemerintah yang terbaik dalam melakukan implementasi dan pemanfaatan TI untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan bisnis.

“Keberhasilan implementasi dan pemanfaatan TI di perusahaan, akan mendorong terciptanya pengelolaan manajemen dan bisnis, menjadi lebih efisien, efektif, profesional, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.(*/Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s