Gallery

Kopma Diarahkan Jadi Laboratorium Kewirausahaan Mahasiswa

SEMARANG, JURNAL IBUKOTA. COM: Koperasi Mahasiswa (Kopma) yang berkembang di berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan diintensifkan dan diarahkan menjadi laboratorium kewirausahaan bagi mahasiswa.

Deputi bidang pengembangan SDM, Prakoso Budi Susetyo dalam kegiatan Gebyar Pendidikan Anggota I (PAG 1) yang dilaksanakan oleh Kopma Universitas Negeri Semarang mengatakan Kopma menjadi wadah yang potensial bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kewirausahaan.

“Selain itu Kopma juga bisa menjadi laboratorium tempat mahasiswa belajar tentang koperasi secara langsung,” katanya.

Menurut Prakoso, Kopma bisa menjadi tempat bagi pendidikan anggota koperasi yakni para mahasiswa sekaligus menjadi titik awal bagi calon anggota koperasi untuk dapat memahami seluk beluk koperasi, khususnya terkait tujuan, prinsip dasar, organisasi, dan manajemen koperasi.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk mendorong dan mengintensifkan Kopma sebagai laboratorium pembelajaran koperasi secara benar.

“Kopma didorong sebagai media dan tempat untuk belajar berkoperasi secara komprehensif sehingga mampu menciptakan SDM koperasi yang profesional didasari dengan kemampuan intelektual yang memadai sebagai mahasiswa,” katanya.

Dia mengatakan, dalam era keterbukaan yang penuh dengan persaingan diperlukan SDM koperasi yang produktif dan bersaya saing, baik sebagai pengurus, pengelola, maupun anggota koperasi yang memiliki usaha.

Oleh karena itu, ia menilai kemampuan kewirausahaan harus dikembangkan.

Pihaknya sendiri mendukung penuh kegiatan PAG I Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang dilaksanakan pada 27 Oktober 2016 dengan peserta sebanyak 1000 orang, bertempat di Auditorium Ir. Widyatmoko Universitas Negeri Semarang.

Prakoso menegaskan, Koperasi mahasiswa merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan kemahasiswaan, di mana koperasi menjadi laboratorium kewirausahaan, tempat praktik dan latihan dalam membangun dan mengembangkan sikap mental kewirausahaan koperasi.

“Melalui Kopma ini diharapkan akan lahir kader-kader koperasi dan wirausaha muda yang mampu mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomuan nasional dan mampu menciptakan wirausaha yang mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian bangsa,” katanya.

Dengan begitu maka koperasi akan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja yang berimbas pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.
Prakoso juga mengharapkan perguruan tinggi dengan Tri Dharma perguruan tingginya yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat bersinergi dalam membangun koperasi dan UMKM.

Menurut dia, perguruan tinggi dapat berperan memberikan dukungan keilmuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh koperasi dan UMKM, pusat konsultasi bisnis, klinik usaha, inkubator bisnis dalam membantu penciptaan dan pemantapan usaha koperasi dan UMKM, serta menjadi sumber kreativitas dan inovasi produk KUMKM dengan memanfaatkan hasil penelitian para ilmuwan atas peluang dan potensi

“Perguruan tinggi juga kami harapkan untuk selalu memberikan pendampingan dan konsultasi serta advokasi kepada koperasi dan UMKM yang memerlukan,” katanya. (Agus)

Advertisements
By jurnalibukota Posted in Ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s