Gallery

Daryanto: Itjen Kemendikbud Sudah Adakan Koordinasi untuk Tangani Pungli

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Daryanto mengatakan pihaknya sudah mengadakan koordinasi dengan aparat pengawasan di provinsi dan kab/kota untuk mengurangi terjadinya pungutan liar (pungli) di bidang pendidikan.

“Kami juga sudah mengadakan koordinasi dengan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) diawasi oleh pembina APIP yaitu BPKP,” kata Irjen Kemendikbud Daryanto seusai melantik pejabat eselon III dan IV di lingkungan Inspektorat Jenderal Kemendikbud, di Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Menurut Daryanto, yang tak kalah pentingnya adalah koordinasi dengan Irjen Kemendagri yang mengawasi pelaksanaan pendidikan di daerah, karena sebagian wewenang bidang pendidikan dan kebudayaan sudah dilimpahkan ke daerah.

“Sebagaimana kita ketahui, sekitar 60% dana pendidikan di transfer ke daerah dan ini yang banyak menjadi perhatian untuk tata kelolanya,” ujarnya.

Menurut Daryanto, pihaknya juga memberi perhatian kepada seluruh kepala dinas pendidikan baik di provinsi, kabupaten maupun kota.

“Minggu lalu sudah kita kumpulkan bekerja sama dengan Pak Hamid Muhammad (Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah) kita beri penjelasan dan pertajam lagi mengenai apa yang harus mereka perhatikan dan diawasi secara baik, sehingga risiko terjadinya pungli tersebut bisa dikurangi,” ujarnya.

Menurut dia, risiko itu tidak mungkin dikurangi 100%, tapi harus kita turunkan. Terkait dengan pungli tadi, katanya, kami mohon bantuannya kalau teman media menemukan ada indikasi-indikasi, silakan laporkan kepada kami melalui jalur pengaduan, baik via Tim pengaduan Irjen atau Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM).

“Kami baru saja menyelesaikan surat menyurat dengan daerah- daerah yang dianggap penting untuk mengawal dana transfer bidang pendidikan dari pusat ke daerah,” katanya.

Irjen mengatakan bahwa setiap pemimpin mempunyai sense of crisis. “Saya dorong agar para pejabat yang dilantik sense crisis- nya peka, sehingga berbagai institusi yang kita layani seperti sekolah, guru atau lembaga terkait bila mengalami penistaan atau diperlakukan tidak adil, kita harus cepat menanganinya,” ujarnya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s