Dan Seskoal Pimpin Upacara HUT RI ke-71

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Pertama TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E, M.M. bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016 di lapangan apel Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (17/08) yang diikuti Wadan Seskoal Laksma TNI Sulistiyanto, S.E, M.M, M.Sc, Seklem Seskoal Kolonel Laut (P) Prasetyo, S.Pi, M.Tr (Han), M.A.P, Para Pejabat Utama Seskoal, Patun dan Dosen, Perwira, Bintara, Tamtama, PNS dan Perwira Siswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-54 TP 2016 dengan Komandan Upacara Kasubdep Jakhanneg Depstra Letkol Marinir Muhammad Reza Suud.

Upacara Peringatan yang mengangkat tema “Indonesia Kerja Nyata”, diawali dengan penaikan Bendera Merah Putih, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan teks Proklamasi, pembacaan Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E, M.A.P. dan doa.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E, M.A.P dalam amanat tertulis yang dibacakan Komandan Seskoal Laksamana Pertama TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E, M.M mengatakan bahwa makna 17 Agustus 1945 adalah sebuah momen heroik bagi bangsa Indonesia, tujuan utama perjuangan pergerakan kemerdekaan sekaligus langkah awal membangun jati diri sebagai negara yang merdeka, berdaulat dan bebas dari penjajahan. Peringatan ini merupakan saat yang tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang dengan tetesan darah dan pengorbanan jiwa.

“Patriotisme dan nasionalisme pendahulu kita akan menjadi sia-sia jika kita generasi pembangunan hanya menjadikan catatan sejarah perjuangan para pahlawan sebagai cerita masa lalu”, ujar Laksamana bintang empat ini. Semangat heroik para pahlawan harus dijadikan sebagai nilai-nilai luhur bangsa, tidak untuk berjuang melawan penjajah tetapi untuk memajukan kehidupan bangsa yang adil, makmur dan bermartabat.

Pada bagian lain dikatakan sebagai bagian dari NKRI, TNI AL memiliki tugas dan tanggung jawab konstitusional untuk melanjutkan proses pembangunan nasional. Sesuai dengan kebijakan pemerintah serta tugas yang telah diamanatkan dalam UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, pembangunan kekuatan pertahanan maritim memiliki dua tujuan yaitu melindungi kedaulatan wilayah dan sumber daya nasional serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah laut Indonesia.

Terkait dengan hal tersebut TNI AL harus mewujudkan empat program prioritas yaitu program dukungan kesiapan matra laut, program modernisasi alutsista dan non alutsista serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana pertahanan negara matra laut, program peningkatan profesionalisme personel matra laut serta program penyelenggaraan manajemen dan operasi matra laut. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s