Hamid: KIP untuk Perluas Jangkauan Layanan Pendidikan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad mengatakan Program Indonesia Pintar (KIP) merupakan program prioritas pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan, terutama dalam membantu anak dari keluarga miskin berusia 6 sampai 21 tahun memperoleh pendidikan yang layak.

“Kami mendorong agar amanat memperluas jangkauan layanan pendidikan, khususnya dalam membantu anak-anak kita dari keluarga miskin dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu harus dipastikan program ini dilaksanakan secara serius dan cepat dalam penyaluran nya serta tepat sasaran,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad di Jakarta, Selasa (16/8/ 2016).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam pelaksanaannya merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) No 7 Tahun 2014 mendapat tugas untuk menyediakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi anak yang bersekolah dan anak usia sekolah yang tidak sekolah dengan sasaran KIP sebanyak 17.927.308 kartu pada 2016 berdasarkan Basis Data Terpadu Tahun 2015.

“Posisi pencetakan kartu telah dilaksanakan sejak 17 Maret 2016 dan selesai 11 Juni 2016. Setelah itu dimulai proses pengiriman kartu dengan sasaran langsung sampai ke rumah tangga sasaran (RTS),” kata Hamid.

Hamid mengatakan proses pengiriman kartu dilakukan melalui dua tahap. Pada tahap pertama dilakukan oleh PT dexter Ekspresindo pada 4 Mei hingga 23 Agustus 2016.

“Mengacu pada surat perjanjian pengiriman KIP antara kemdikbud dengan penyedia jasa pengiriman tersebut, telah disebutkan bahwa kartu harus dikirimkan sampai ke alamat tujuan penerima kartu atau hingga ke RTS,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari pihak penyedia jasa pengiriman bahwa KIP telah terkirim 100% dan telah diterima sebanyak 97%m namun berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Kemdikbud pada awal Agustus 2016, dari jumlah kartu yang dikirimkan tersebut ditemukan kendala masih berada di kecamatan dan desa/ kelurahan.

“Aprat kecamatan, desa/kelurahan menjelaskan kepada kami bahwa pihak pengirim hanya mengantar kart tersebut sampai kecamatan, desa/kelurahan dan meminta agar dibagikan kepada anak penerima di wilayahnya,” katanya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s