Gallery

Kemenkop Dukung Gerakan Beli Produk Indonesia

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menegaskan pihaknya mendukung Gerakan Beli Produk Indonesia yang dicanangkan Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia (Alisa) “Khadijah” ICMI Pusat. “Karena gerakan tersebut sangat relevan dengan seluruh kebijakan dari Kemenkop dan UKM dalam meningkatkan daya saing produk UKM di seluruh Indonesia”, kata Agus dalam acara pengukuhan kepengurusan baru Alisa “Khadijah” ICMI Pusat periode 2016-2021, di Jakarta, Kamis.

Agus pun mengingatkan bahwa saat ini merupakan era globalisasi dengan “Triple T Revolution” mencakup transportasi, tourism, dan telekomunikasi. “Pengusaha UKM sudah harus memasuki era e-commerce. Apalagi, sekarang sangat mudah untuk membuat toko online. Ingat, bisnis tanpa IT akan ketinggalan. Jadi, gerakan ini sudah benar, apalagi ditambah dengan bisnis e-commerce”, tandas Agus.

Menurut Agus, untuk mendorong upaya meningkatkan daya saing produk UKM, pihaknya memiliki banyak program. Diantaranya, program pelatihan kewirausahaan (vocational) dan manajerial. “Mengurus hak cipta dan akte koperasi sekarang sudah mudah dan gratis. Ditambah dengan bunga kredit usaha rakyat (KUR) yang sudah sembilan persen setahun. Tahun depan bunga KUR akan turun lagi menjadi tujuh persen, serta maksimal kredit Rp50 juta tanpa agunan”, papar Agus.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Menteri BUMN yang juga Wakil Ketua Umum ICMI Pusat Sugiharto juga menekankan hal yang samam Yakni, mendukung gerakan beli produk Indonesia agar mampu berdiri di kaki sendiri. “Itu merupakan strategi untuk menahan laju barang-barang dari luar negeri yang masuk ke pasar domestik. Itu tantangan kita semua, khususnya para UMKM. Indonesia akan menjadi negara besar bila produktifitas rakyatnya tinggi. Kita harus kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas”, ujar Sugiharto.

Sedangkan Ketua Umum Alisa “Khadijah” Inna Marlina mengatakan, saatnya rakyat Indonesia bangga dengan membeli dan memiliki produk hasil negeri sendiri. “Para UKM negara lain mencari buyer dari Indonesia, karena kita memiliki 250 juta jiwa penduduk. Mereka sampai belajar bahasa Indonesia agar produknya laku terjual. Oleh karena itu, kita harus mensukseskan program gerakan beli produk Indonesia, agar UKM kita bisa bersaing di kancah global”, kata Inna.

Inna pun berharap agar semua elemen bangsa bersatu dan bersinergi dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. “Kita harus mengembangkan inkubator-inkubator bisnis yang ada di kampus-kampus agar mampu melahirkan banyak pengusaha”, pungkas Inna. (Agus)

Advertisements
By jurnalibukota Posted in Ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s