Kemas Danial: LPDB KUMKM akan Bentuk 4 Satgas Monev untuk Memperluas Jangkauan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Dr. Ir. Kemas Danial, MM mengatakan setelah terbentuk dua satuan tugas (Satgas) Monitoring dan evaluasi (Monev) di Makassar dan Solo pada 2016, pihaknya akan mengusulkan pembentukan tiga sampai empat satgas lagi pada 2017.

“Kami berencana mengusulkan empat satgas tersebut mencakup kewilayahan (regional), yaitu Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia timur,” kata Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Dr. Ir. Kemas Danial, MM dalam diskusi bulanan koperasi bertajuk “Memperkuat Peran dan Fungsi LPDB-KUMKM di Daerah” di Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Menurut dia, kendala yang dihadapi LPDB-KUMKM adalah tidak memiliki kantor unit layanan di daerah untuk menjangkau masyarakat.

“Jumlah proposal yang masuk terus bertambah, sedangkan keterbatasan jangkauan secara geografis dan keterbatasan SDM menjadi problem krusial,” katanya.

Padahal di sisi lain, katanya, LPDB KUMKM dituntut untuk tepat dan cepat dalam menyalurkan dana bergulir, sedangkan keterbatasan yang dimiliki LPDB KUMKM tidak menunjang tuntutan tersebut.

Menurut dia, LPDB-KUMKM membutuhkan unit layanan di daerah. Namun kebutuhan tersebut terganjal regulasi UU No 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, UU No 32 Tahun 2004 tentang pemerintah Daerah dan Perpres No 47 Tahun 2009 tentang pembentukan dan organisasi Kementerian Negara yang tidak memungkinkan bagi LPDB-KUMKM untuk memiliki UNit Layanan di daerah.

Menurut Kemas, pada 2016 LPDB-KUMKM membuka dua kantor Satgas Monitoring & Evaluasi di Solo dan Makassar.

“Kantor Satgas Monev di Solo melayani wilayah kerja Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY, sedangkan Satgas di Makassar melayani wilayah kerja Sulsel, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat,” katanya.

Pada 2016 LPDB berencana menyalurkan pinjaman kepada koperasi sebesar Rp 600 miliar dengan 255 mitra dan menjangkau 47.443 UMKM. Sedangkan sektor riil non koperasi diproyeksikan mendapat dana bergulir Rp 400 miliar dengan 160 mitra dan menjangkau 29.345 UMKM.

“Secara total yang kami salurkan sebesar Rp 1 triliun dengan 415 mitra dan menjangkau 76.789 UMKM,” katanya. (Agus)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s