Gallery

Kasyfi: KDIM Optimistis Akan Punya Satelit pada 2019

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA. COM: Ketua Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) Henri Kasyfi Soemartono mengatakan optimistis bisa merengkuh 15 juta anggota dalam waktu 5 tahun dan proyeksi pendpatan Rp 40 triliun untuk bisa mempunyai satelit sendiri pada 2018 atau awal 2019.

“Visi kami adalah menjadi Top 300 Koperasi Klas Dunia di bidang perangkat, jaringan dan aplikasi digital,” kata Ketua Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) Henri Kasyfi Soemartono dalam konferensi pers di Kemenkop UKM Jakarta, Jumat (27/5/2016).

Henri Kasyfi didampingi pengurus KDIM lainnya yaitu Kristiono dari Mastel, dan M. Hanafiah Sulaiman dari Dekopin.

Menurut Kasyfi, hampir semua aspek digital Indonesia tidak dimiliki oleh anak bangsa.

“Smartphone buatan luar negeri sangat membanjiri masyarakat dan di dalamnya terdapat berbagai aplikasi yang sebagian besar juga bukan buatan anak bangsa,” tambahnya.

Menurut dia, sehingga tanpa terasa hampir seluruh sendi kehidupan digital kita disandarkan pada produk luar negeri.

Selain itu, katanya, internet user Indonesia berada di peringkat ke-5 terbesar dalam aplikasi global seperti facebook, twitter dan google.

Menurut dia, sampai 2015 pengguna internet Indonesia mencapai 93,4 juta orang.

“Pertumbuhan ini banyak dipengaruhi oleh penetrasi mobile. Namun pertumbuhan tersebut dinikmati asing lebih dari US$1,2 miliar (Rp 15 triliun) per tahun,” ujarnya.

Prihatin atas keadaan tersebut, katanya, Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Asosiasi Penyelenggara jasa Internet Indonesia (APJII) yang memiliki perhatian terkait kemandirian dan kedaulatan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia.

“Mastel dan APJII sepakat untuk bersinergi dengan mendorong pembentukan suatu wadah yang dapat dimiliki seluruh rakyat Indonesia yaitu sebuah koperasi yang diberi nama Koperasi Jasa Digital Indonesia Mandiri,” katanya.

Menurut Kasyfi, dengan simpanan yang sangat terjangkau yaitu simpanan pokok Rp 100.000 per bulan dan simpanan wajib Rp 100.000 per bulan, anggota akan mendapat SHU dari investasi portofolio koperasi dan keuntungan melakukan beberapa layanan keanggotaan,” tambahnya. (Agus)

Advertisements
By jurnalibukota Posted in Ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s