Jalan Tol Solo-Ngawi Siap Beroperasi Secara Resmi

Jalan Tol Solo-Ngawi Siap Beroperasi Secara Resmi

SALATIGA, JURNAL IBUKOTA: Perkembangan konstruksi fisik dan pembebasan lahan Jalan Tol Solo-Ngawi telah rampung 100% dan telah lulus uji laik operasi sesuai dengan Surat Dirjen Bina Marga No.JL02.01-Db/1/11/PDJD/2018. Peresmian seluruh seksi jalan tol sepanjang 90,43 kilometer (km) tersebut yang tinggal menunggu waktu rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno menyampaikan, pihaknya tinggal menunggu peresmian Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi.

“Jalan Tol Solo-Ngawi yang Seksi Solo-Sragen itu sudah diresmikan sepanjang 35 km. Seksi Sragen-Ngawi sepanjang 51 km semua sudah selesai, semua administrasi juga sudah selesai, tinggal menunggu jadwal Pak Presiden kapan bisa diresmikan. Kapan saja kita sudah siap untuk beroperasi,” ujar David saat Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa oleh Menteri BUMN, Senin (12/11).

Jalan Tol Solo-Ngawi dikelola oleh salah satu kelompok usaha Jasa Marga, yakni PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN). Jalan Tol Solo-Ngawi terbagi atas tiga seksi, yakni Seksi 1 Ngawi-Klitik sepanjang 4 km sudah beroperasi sejak 30 Maret 2018, Seksi 2 Solo-Sragen (35 km) sudah diresmikan 17 Juli 2018, dan Seksi 3 Sragen-Ngawi (51 km) yang sudah siap diresmikan.

Dengan nilai investasi mencapai Rp11,34 triliun, masa konsesi jalan tol ini adalah 40 tahun dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berkisar 82,82%.

Jalan Tol Solo-Ngawi menghubungkan Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen di Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur. Untuk memudahkan mobilisasi pengguna, jalan tol ini dilengkapi dengan delapan Gerbang Tol (GT), yakni GT Colomadu, GT Bandara Adi Sumarmo, GT Ngemplak, GT Purwodadi, GT Karanganyar, GT Sragen, GT Sragen Timur dan GT Ngawi.

Sementara itu, di sela-sela Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa Menteri BUMN Rini M. Soemarno, didampingi Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, sekaligus Desi memberikan penjelasan, "Keberadaan jalan tol ini dapat membawa berbagai manfaat bagi masyarakat sekitar. Sejumlah manfaat tersebut antara lain meningkatkan aksesibilitas wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, menggerakkan roda perekonomian wilayah-wilayah di sekitar jalan tol, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong sektor pariwisata di Solo Raya".

Lanjut Desi, “Jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh dari Solo menuju Ngawi dari dua jam menjadi hanya satu jam,” ujar Desi.

Jalan Tol Solo-Ngawi sendiri merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Pada arus mudik dan balik Lebaran 2018 lalu, Jalan Tol Solo-Ngawi telah dioperasikan tanpa tarif sebagai jalan tol fungsional. Kala itu, peran jalan tol fungsional Solo-Ngawi terbukti memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. (Agus)

Advertisements

Percepat Rekonstruksi Rumah Warga di NTB, Kementerian PUPR Kirim Tambahan 96 Insinyur Muda

Percepat Rekonstruksi Rumah Warga di NTB, Kementerian PUPR Kirim Tambahan 96 Insinyur Muda

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Sebanyak 96 orang insinyur muda para CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diberangkatkan dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (13/11/2018), untuk menjadi tenaga pendamping masyarakat dalam membangun kembali rumah warga yang memenuhi kaidah rumah tahan gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelumnya Kementerian PUPR telah mengirimkan 400 insinyur muda secara bertahap, yakni 178 orang dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung pada Kamis (30/8/2018) dan 222 orang dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Jumat (31/8/2018).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pengiriman tambahan tenaga insinyur muda CPNS PUPR tersebut bertujuan untuk membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah korban gempa di Provinsi NTB, sekaligus mendorong pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di NTB.

“Angkatan ketiga ini berjumlah 96 Orang terdiri atas 57 perempuan dan 39 laki-laki, dikirim untuk memperkuat dan mempercepat pembangunan rumah tahan gempa, baik RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat ), RIKA (Rumah Instan Kayu), maupun RIKO (Rumah Instan Konvensional),” kata Menteri Basuki saat melepas para insinyur muda CPNS PUPR di Lanud Halim Perdana Kusuma, bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Megara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin.

Menteri Basuki berpesan kepada para insinyur muda PUPR yang bertugas sebagai tenaga pendamping untuk dapat menjaga komunikasi dan kerjasama yang baik dengan masyarakat. Sebelum diterjunkan mendampingi masyarakat, para insinyur muda tersebut diberikan pelatihan selama 2 hari mengenai pembuatan dan perakitan RISHA, program Rekompak (Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman berbasis Komunitas) serta Socio Engineering.

“Komunikasi yang baik dengan masyarakat dalam membangun rumah yang tahan gempa sesuai prinsip build back better. Selalu jaga kredibilitas dan integritas Kementerian PUPR dalam mendampingi masyarakat. Selain itu juga harus menjaga sopan santun dan selalu kompak,” pesan Menteri Basuki.

MenPAN-RB Syafruddin mengucapkan selamat menjalankan tugas tugas mulia yang diberikan negara untuk membantu korban gempa di NTB. “Bekerja dengan Ikhlas demi rakyat tentunya merupakan pengabdian terbaik sebagai tugas mulia, karena anda akan terlibat di pekerjaan konstruksi infrastruktur yang cukup berat medan perjuangannya. Jalin komunikasi yang baik dan hormat terhadap kearifan lokal,” ujar Syafruddin.

Ditambahkan Menteri Basuki, tugas sebagai tenaga pendamping ini menjadi bagian penting tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram dan wilayah terdampak di NTB. “Ini merupakan tugas khusus yang tidak akan dialami oleh semua PNS. Tugas lapangan seperti ini akan membentuk karakter Saudara sekalian ke depan dalam bekerja. Manfaatnya mungkin baru akan dirasakan dalam 10 tahun lagi,” ujar Menteri Basuki.

Menteri Basuki mengungkapkan, dari tiga pilihan rumah tahan gempa, RISHA menjadi model yang paling banyak dipilih warga untuk membangun kembali rumahnya. “Antusiasme masyarakat sangat besar untuk membangun RISHA sehingga kita perkirakan adanya kebutuhan produksi material untuk 300 unit rumah setiap hari. Namun saat ini material di lapangan masih kurang sehingga harus ditambah dari luar NTB,” katanya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga menyatakan, bahwa dari sekitar 75.000 rumah warga yang telah teridentifikasi rusak berat, sebanyak 40% nya atau 30.000 unit dipilih warga menggunakan teknologi RISHA. “Jika kita harus selesaikan 30.000 dalam waktu 6 bulan, berati dalam 1 bulan harus siap sekitar 5 ribu, artinya dalam 1 hari dibutuhkan 100 hingga 200 unit. Sementara produksi materialnya saat ini baru bisa mencukupi sekitar 30-40 perhari. Untuk itu perlu peningkatan produksi yang melibatkan BUMN dan UMKM,” ujar Danis.

Turut hadir dalam acara tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Hari Suprayogi, Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Lolly Martina Martief, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Luthfiel Anam Achmad dan sejumlah pimpinan tinggi pratama di Kementerian PUPR. (*)

Kementerian PUPR Dorong Tenaga Ahli Level Direksi di BUMN Ikuti Sertifikasi K3

Kementerian PUPR Dorong Tenaga Ahli Level Direksi di BUMN Ikuti Sertifikasi K3

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali mengadakan program sertifikasi tenaga ahli keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi. Program ini diadakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap aspek K3 pada proyek konstruksi. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi K3 konstruksi dalam organisasi badan usaha milik negara (BUMN), termasuk di level direksi dan manajemen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya keselamatan konstruksi dalam membangun dan menjaga kredibilitas baik sebagai seorang engineer, pelaksana maupun penyedia jasa. “Kami terus meningkatkan kedisiplinan masyarakat jasa konstruksi melaksanakan ketentuan K3 Konstruksi,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin mengatakan aspek K3 merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan terselenggaranya pekerjaan konstruksi yang sesuai dengan Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan.

“Kami sangat menyambut baik inisiatif kontraktor dan konsultan BUMN untuk menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi, dan bersama dengan Pemerintah menandatangani Pakta Komitmen Rencana Aksi Keselamatan Konstruksi,” kata Syarif pada acara Penandatanganan Komitmen K3 Konstruksi serta Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi Batch IV, di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Terdapat enam komitmen yang disepakati untuk melaksanakan konstruksi berkeselamatan dan demi terciptanya zero accident. Keenam komitmen tersebut yaitu memenuhi ketentuan K3 konstruksi, menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat, menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan, menggunakan material yang memenuhi standar mutu, menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan, serta melaksanakan standar operasi dan prosedur (SOP).

Syarif mengatakan, penandatanganan ini merupakan komitmen bersama untuk menjamin K3 di proyek konstruksi yang berisiko tinggi. Dengan demikian, semua pekerja yang terlibat dalam suatu proyek harus memiliki sertifikat tenaga ahli. “Apa yang kami lakukan hari ini adalah mewajibkan mereka sebagai bagian dari konsekuensi logis dalam pekerjaan konstruksi, terlebih pada proyek konstruksi berisiko tinggi yang harus memiliki tenaga ahli,” katanya.

Ditambahkan Syarif, para pimpinan perusahaan penyedia jasa konstruksi harus mempunyai jiwa kepemimpinan dalam K3 (safety leadership) dan memastikan penerapan SMK3 Konstruksi dilaksanakan pada proyek konstruksi.

“Kami berharap tenaga ahli tidak hanya bersifat menunjang administratif saja, karena selama ini yang mengerjakan K3 hanya pada level staf. Kami ingin meningkatkan hingga level direksi untuk dapat mengetahui dan memiliki sertifikat tenaga ahli K3,” pungkas Syarif.

Kegiatan Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi Batch IV ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Sertifikasi Ahli K3 yang telah dilaksanakan Bulan Juni hingga September 2018 lalu. Adapun peserta yang mengikuti program ini berjumlah 60 orang yang terdiri dari 13 orang level direksi dan 47 orang level manajemen badan usaha. Ke 11-BUMN tersebut yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, PT Indra Karya (Persero), PT Indah Karya (Persero), PT Yodya Karya (Persero), PT Amarta Karya (Persero). Kemudian PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Bina Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.(*)

Kemenkop dan UKM bersama TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

Kemenkop dan UKM bersama TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: CEO dan Co-Founder PT Top Karir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo meyakini bahwa untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus dilakukan pula seluruh stakeholder. Oleh sebab itu, TopKarir.com yang didirikan Bayu bersama Andi F Noya (Host Kick Andy), Billy Boen (Founder Young On Top), dan Diana Tanu (Chief Operating Officer PT Top Karir Indonesia), akan turut berperan karena sudah memiliki pengalaman di bidang rekrutmen online total selama lebih dari 15 tahun. Hal itu dikatakan Bayu pada acara jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/11).

Bayu menambahkan, TopKarir telah bekerja sama secara resmi dengan pemerintah, dalam hal ini bermitra secara strategis melalui kemitraan pemerintah dengan swasta, dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Bappenas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Mayoritas yang telah menggunakan layanan TopKarir adalah UKM sekitar 8.000-an jumlahnya. Beberapa grup besar juga menyambut baik dan mendukung penuh kehadiran TopKarir, di antaranya Sinarmas Grup, Triputra Grup, Garuda Food, Salim, Grup Djarum, Grup Agung Sedayu, dan Grup Rajawali", kata Bayu.

Salah satu inisiatif yang dibuat TopKarir dengan delapan grup besar tadi adalah untuk membantu mengatasi isu ketenagakerjaan di Indonesia. Yaitu, melalui program Berdaya (Berdaya.topkarir.com) yang ditujukan untuk siswa dan alumni SMK. "Berdaya memiliki dua program yaitu praktik kerja industri tersertifikasi serta rekrutmen", tandas Bayu.

Bayu mengungkapkan, sejak awal berdiri TopKarir bersinergi dengan Young On Top, sebuah organisasi komunitas anak muda yang konsisten dalam melengkapi anak muda Indonesia dengan ilmu pengembangan diri. Saat ini, anggota Young On Top sudah mencapai 600 ribu orang dan telah tersebar di 25 kota besar di Indonesia.

Pada 2017, lanjut Bayu, TopKarir sudah menandatangani kerja sama dengan Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud untuk membantu lulusan SMK seluruh Indonesia dalam meningkatkan pekerjaan mereka. "Dalam melakukan misinya ini, TopKarir telah berkeliling ke puluhan kota di Indonesia untuk memastikan seluruh siswa SMK terdaftar di situs topkarir.com sehingga memperbesar kesempatan mereka untuk diserap oleh industri, baik oleh UKM yang berada di daerah tempat siswa tersebut berada atau perusahaan kelas menengah dan besar yang ada di Indonesia maupun di luar negeri", papar Bayu lagi.

Untuk itu, Bayu mengatakan bahwa TopKarir akan melakukan langkah konkret membantu anak muda Indonesia dengan menggelar Job Fair-TopKarir Expo pada 16-17 November 2018. "TopKarir Expo akan melibatkan 60 perusahaan dan ribuan lowongan pekerjaan", imbuh Bayu.

Lebih dari itu, Bayu mengakui, pihaknya baru saja mendapatkan pendanaan dari beberapa grup konglomerasi di Indonesia. Investasi yang dipimpin PT Gan Konsulindo (Gan Kapital) ini akan digunakan untuk pengembangan operasional dan percepatan bisnis. "Sehingga, dapat menjangkau seluruh generasi muda Indonesia, baik yang merupakan tenaga kerja aktif maupun yang segera memasuki dunia kerja di Indonesia", tukas Bayu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kemenkop dan UKM Haryanto menyambut baik gelaran TopKarir Expo yang ditujukan untuk kalangan generasi muda dan akan selalu memberikan dukungan penuh. "Karena, salah satu tugas Kemenkop dan UKM adalah menciptakan para generasi milenial agar menjadi wirausaha-wirausaha muda yang tangguh dan handal", kata Haryanto.

Haryanto menjelaskan, pihaknya memiliki program strategis Gerakan Mahasiswa Pengusaha di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. "Kita memberikan pelatihan, pembekalan, keterampilan, dan bantuan permodalan hingga Rp13 juta per orang. Intinya, kita ingin selalu membangun dan menciptakan para wirausaha muda yang handal dan tangguh", tegas Haryanto.

Haryanto pun berharap agar para wirausaha muda mampu memanfaatkan era digital untuk meningkatkan produksi dan pemasaran dari produk yang dihasilkannya. "Karena, bila jumlah wirausaha muda meningkat, maka akan menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan di Indonesia, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia sudah berada di level 3,1%", pungkas Haryanto. (Agus)

Penjelasan Jasa Marga Atas Maraknya Infografis Penutupan 3 Lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek Akibat Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II _Elevated

Penjelasan Jasa Marga Atas Maraknya Infografis Penutupan 3 Lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek Akibat Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II _Elevated

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA Sehubungan dengan maraknya infografis yang beredar dengan judul Penutupan 3 Lajur Tol Jakarta-Cikampek yang dikeluarkan oleh IDN Times pada tanggal 17 September 2018 dan saat ini beredar kembali, kami pastikan bahwa informasi dalam infografis tersebut tidak _update_.

_AVP Corporate Communications_
PT Jasa Marga (Persero) Tbk.Dwimawan Heru mengatakan

Jasa Marga memastikan selama pengerjaan Proyek Jalan Tol Japek II _Elevated_ tidak dilakukan penutupan lajur secara penuh.

"Dapat kami tambahkan pekerjaan komisioning pemasangan _launcher gantry_ telah dilaksanakan dan selesai pada 17 Juli 2018," kata _AVP Corporate Communications_ PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru.

"Kegiatan komisioning yang dimaksud dalam infografis tersebut merupakan kegiatan pengujian atau melakukan pengujian operasional suatu pekerjaan secara real/nyata maupun secara simulasi untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan dan memenuhi semua peraturan yang berlaku dan sesuai standar yang telah ditetapkan," katanya.

"Kami memastikan pekerjaan _erection steel box girder_ dilakukan dengan buka tutup dua lajur, dalam koridor waktu _window time_ yaitu antara pukul 22.00-05.00 WIB. Artinya, saat pekerjaan _erection_ dilakukan di satu titik, maka lajur 1 dan 2 dapat dilintasi, yang akan dilakukan adalah buka / tutup lajur 3 dan 4 selama sekitar 1 – 2 jam, dan setelah pekerjaan _erection girder_ selesai, maka lajur kembali dibuka," tambahnya.

Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat dalam menerima informasi tidak melakukan _share_ tanpa mengecek kebenaran berita. Hal ini menghindarkan dari kesimpangsiuran fakta akibat informasi yang salah atau tidak _update_.

Untuk menjaga kelancaran lalin, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) selaku pengelola Jalan Tol Japek II _Elevated_ bersama dengan Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek melakukan upaya penanganan atas potensi gangguan kelancaran arus kendaraan melalui pengaturan lalu lintas dan penginformasian kepada masyarakat.

Antisipasi perjalanan melalui informasi terkini yang dapat diakses melalui:
– Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya)
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi Mobile JMCARe yang dilengkapi fitur push notifications.
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Pelebaran Alur Tano Ponggol, Tingkatkan Pariwisata di KSPN Danau Toba

Pelebaran Alur Tano Ponggol, Tingkatkan Pariwisata di KSPN Danau Toba

PULAU SAMOSIR, JURNAL IBUKOTA: Untuk mendukung pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang bertaraf internasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan pelebaran alur Tano Ponggol di Danau Toba Kabupaten Samosir untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan dapat mengelilingi Pulau Samosir menggunakan kapal pesiar berukuran besar. Tano Ponggol merupakan satu-satunya akses darat untuk menuju Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba.

"Sektor pariwisata sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Kita memiliki keindahan alam dan ragam budaya yang begitu kaya dan tidak dimiliki banyak negara lain di dunia," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Saat ini, alur Tano Ponggol sepanjang 1,5 Km mempunyai lebar rata-rata 25 m dalam kondisi dangkal dan di beberapa bagian mengalami penyempitan hingga tinggal 8 m. Proyek pelebaran alur Tano Ponggol dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) dengan kegiatan utama adalah pelebaran dan pendalaman alur sehingga akan dapat dilewati oleh kapal pesiar besar berbobot 2.000 DWT (Dead Weight Tonnage).

Alur Tano Ponggol akan dilakukan pelebaran menjadi 80 m sepanjang 1,5 Km. Sementara itu, untuk pekerjaan pendalaman akan dilakukan penggalian sedalam 5 m atau memindahkan tanah sebanyak 169.914 m3 tanah untuk mendapatkan elevasi dasar alur pada 807 dpl. Secara keseluruhan, progres pelebaran alur telah mencapai 45% dan diharapkan selesai pada Desember 2019.

Kepala BWS Sumatera II, Roy Pardede mengatakan bahwa proyek ini dilakukan secara tahun jamak. “Kontrak pekerjaan ini dimulai Desember 2017 dan akan selesai Desember 2019 dengan anggaran mencapai Rp320 miliar. Pada sisi kiri dan kanan nantinya akan menggunakan steel sheet pile untuk menjaga kekuatan tanggul,” jelas Roy.

Setelah dilakukan pelebaran, pada sisi kiri dan kanan juga akan dibangun jalur pedestrian sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus dukungan objek wisata di Danau Toba. "Jadi kita siapkan tempatnya, nanti pedestrian dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir sepanjang 1,5 km," tambahnya.

Dengan adanya jalur pelebaran alur ini, secara otomatis perlu dilakukan penyesuaian desain jembatan agar kapal pesiar dapat lewat di bawah jembatan. Kondisi jembatan saat ini hanya memiliki bentang 25 m dan freeboard cukup rendah sehingga kapal besar tidak dapat lewat. Dengan desain baru jembatan, tentunya akan menjadi ikon baru di Danau Toba selalu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi terlebih di pesisir Danau Toba.

*Biro Komunikasi Publik
Kementerian PUPR

Facebook: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Twitter: @kemenpu
Instagram: kemenpupr
Youtube: kemenpu

#PUPRsiapmelayani
#InfrastrukturUntukIndonesiaMaju
#PUPRSigapMembangunNegeri*

Dukung KSPN Danau Toba, Kementerian PUPR Lakukan Penanganan Jalan Lingkar Pulau Samosir

Dukung KSPN Danau Toba, Kementerian PUPR Lakukan Penanganan Jalan Lingkar Pulau Samosir

PULAU SAMOSIR, JURNAL IBUKOTA: Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan kualitas jalan lingkar Pulau Samosir sepanjang 123,9 Km dan akses menuju Pulau Samosir dari Simpang Tele sepanjang 22 Km. Ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan memudahkan wisatawan mencapai lokasi-lokasi wisata di Pulau Samosir seperti Museum Batak di Tomok, Tiga Danau, dan Tano Ponggol.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah telah menetapkan 10 KSPN sebagai “Bali Baru” untuk mencapai target 20 juta wisatawan ke Indonesia tahun 2019 dimana salah satunya KSPN Danau Toba.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur,” jelas Menteri Basuki.

Selama ini, akses utama untuk menuju ke Danau Toba dan Pulau Samosir dari arah Medan adalah melalui Parapat dan menyeberang dengan menggunakan fery. Dengan dibukanya Bandara Silangit sebagai bandara internasional, alternatif akses menuju Danau Toba dan Samosir semakin terbuka tidak hanya melalui Bandara Kualanamu di Medan. Untuk itu Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan melakukan preservasi dan pelebaran jalan termasuk penanganan tebing sehingga mengurangi risiko longsor baik pada jalan akses menuju ke Pulau Samosir dari Simpang Tele menuju ke Pangurunan maupun jaringan jalan lingkar di dalam Pulau Samosir.

Peningkatan jaringan jalan berupa preservasi dan pelebaran jalan dibagi dalam dua paket pekerjaan dan dimulai sejak Desember 2016 dengan kontrak tahun jamak. Paket 1 adalah Preservasi dan Pelebaran Jalan Pangururan – Ambarita – Tomok – Onan Runggu sepanjang 75,9 Km berupa pekerjaan pelebaran jalan dengan nilai kontrak sebesar Rp367,21 miliar dan akhir kontrak Desember 2019. Progres fisik secara keseluruhan sampai dengan saat ini sebesar 47,9%. Pelaksana pekerjaan ini adalah konsorsium antara PT. Pembangunan Perumahan dan PT. Seneca.

Sementara itu, Paket 2 adalah Preservasi dan Pelebaran Jalan Tele – Pangururan – Nainggolan – Onan Runggu sepanjang 68,43 Km yang terdiri dari kegiatan pelebaran sepanjang 47,1 Km dan pemeliharaan sepanjang 21,33 Km. Alokasi anggaran untuk Paket 2 ini adalah sebesar Rp159,24 miliar dan akan selesai di Desember 2019. Adapun progres fisik secara keseluruhan sampai dengan saat ini sebesar 75,25%. Pekerjaan ini dilakukan secara KSO antara PT. Gunakarya, Tunas, dan Kurnia.

*Wisata Tele Geopark Danau Toba*

Kementerian PUPR melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) telah membangun menara pandang Kawasan Wisata Tele Geopark Danau Toba di Kabupaten Samosir yang berada di jalan akses menuju Pulau Samosir untuk memberikan kesempatan bagi wisatawan menikmati pemandangan Danau Toba. Jarak tempuh menuju ke lokasi wisata ini hanya ditempuh 2 jam perjalanan secara langsung dari Bandara Udara Internasional Silangit.

Wisata Tele Geopark juga dilengkapi fasilitas tempat istirahat (rest area) dua lantai berstandar internasional dan ramah lingkungan. Pada lantai satu terdapat toilet (5 toilet wanita, 3 toilet pria, 1 toilet difabel), mushola, ruang menyusui dan area parkir. Di lantai dua terdapat area seluas 214 m2 berupa rumah kaca sebagai ruang serbaguna berkapasitas 40 orang, spot swafoto dan balkon.

Rest area Wisata Tele juga dilengkapi dengan instalasi pengolahan air dan instalasi pengolahan air limbah sehingga ramah lingkungan. Pengolahan air baku menjadi air bersih oleh Balitbang PUPR menggunakan teknologi multiple tray aerator dan pengolahan air siap minum melalui teknologi reverse osmosis.

Pengolahan air limbah dengan menggunakan teknologi biofil yang merupakan air limbah, kemudian diproses menggunakan sistem anaerobik dalam bak penampungan berkapasitas 5.000 liter yang nantinya dialirkan ke empat kolam sanita. (*)

Jasa Marga Siapkan Lahan Khusus UMKM di 30 Area Istirahat Jalan Tol

Jasa Marga Siapkan Lahan Khusus UMKM di 30 Area Istirahat Jalan Tol

SEMARANG, JURNAL IBUKOTA: PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Properti (JMP), menargetkan untuk mengelola 30 Tempat Istirahat dan Pelayananan (TIP) atau lebih dikenal dengan _Rest Area_ yang menyediakan lahan khusus bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini guna mewujudkan keberadaan jalan tol yang juga turut mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Sesuai aturan yang berlaku maka Jasa Marga akan menyiapkan 30 persen area komersil di rest area untuk UMKM. Dan itu memang diutamakan bagi warga sekitar. Hal itu bertujuan untuk memacu roda perekonomian masyarakat setempat,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno saat meninjau Rest Area 597B dalam rangka Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa, Senin (12/11). Didampingi Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan dan Direktur Utama PT Jasamarga Properti Irwan A. Sumadiyo.

Pada kesempatan tersebut Mohammad Sofyan memaparkan bahwa sebanyak 30 TIP yang menyediakan lahan khusus bagi UMKM tersebut akan tersebar di sejumlah jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga maupun kelompok usahanya. "Jalan tol dimaksud adalah Jalan Tol Purbaleunyi, Palikanci, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Pandaan-Malang, Gempol-Pasuruan, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Balikpapan-Samarinda, dan Manado-Bitung," ujar Sofyan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 10/PRT/M/2018 tentang Tempat istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol bahwa untuk di TIP yang jalan tolnya telah beroperasi disediakan lahan untuk UMKM dan Koperasi sebanyak 20%, sedangkan untuk tol baru sebesar 30%.

PT JMP sendiri telah mengalokasikan komposisi _tenant_ melalui desain sesuai yang dipersyaratkan Peraturan Menteri PUPR tersebut. Jasa Marga terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol dengan memaksimalkan TIP sebagai tempat untuk mengembangkan UMKM rintisannya.

“Untuk TIP yang secara khusus berkonsep UMKM sedang dibangun di KM 360B Jalan Tol Batang-Semarang. TIP yang merupakan _joint venture_ PT PP, PT PP Properti, PT JMP dan PTPN IX tersebut memiliki alokasi _tenant_ hingga 70% untuk UMKM,” tambah Sofyan dalam penjelasannya.

Para pelaku UMKM yang telah menempati TIP-TIP yang dikelola oleh PT JMP bergerak di berbagai sektor, seperti kuliner, kerajinan hingga oleh-oleh.

Keberadaan UMKM di TIP jalan tol merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar ada tempat khusus bagi UMKM. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi antara Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pemda setempat, dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mengelola dan mengembangkannya. (Agus)