Menteri Basuki Cek Kesiapan Tol Becakayu Jelang Diresmikan

Menteri Basuki Cek Kesiapan Tol Becakayu Jelang Diresmikan

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menambah panjang jalan tol dalam upaya mengurangi biaya logistik di Indonesia. Salah satu ruas tol yang telah lama ditunggu adalah Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) sepanjang 21,04 km. Pembangunan tol ini sempat terhenti selama 20 tahun, sebelum akhirnya dimulai lagi pembangunannya pada bulan November tahun 2014.

Saat ini progres konstruksi Tol Becakayu yang terdiri dari 2 seksi ini telah mencapai keseluruhan 45,61 persen. Dari progres tersebut, konstruksi Seksi 1 (Kasablanka-Jaka Sampurna) khususnya seksi 1B dan 1C yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna sepanjang 8,26 km siap diresmikan.

"Saya ingin melihat langsung ke lapangan progres Tol Becakayu dan akan saya laporkan kepada Presiden di sidang kabinet," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang mengunjungi Tol tersebut, Minggu (23/10/2017). Sedangkan untuk seksi 1A dari DI Panjaitan-Cipinang sepanjang 3,19 km ditargetkan rampung pada April 2018. Untuk keseluruhan, jalan tol ini ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2021.

Menteri Basuki mengatakan sebelum diresmikan akan digelar festival jalan tol sebagai bagian dari sosialisasi penggunaan Tol Becakayu. Meski baru sebagian yang diresmikan, namun kehadiran tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta Cikampek yang kerap mengalami penumpukan volume kendaraan di Gerbang Tol Halim.

Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja menambahkan kehadiran tol Becakayu ini akan menambah kapasitas jalan serta menambah pilihan pengguna jalan. membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat. Saat ini waktu tempuh bagi warga Kota Bekasi yang menuju Jakarta sekitar dua jam perjalanan, diharapkan menjadi lebih singkat menjadi satu jam setengah perjalanan.

Kehadiran Tol Becakayu akan meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Karawang, Cibitung dan Bandung sebagai akibat terpecahnya arus lalu lintas sehingga mengurangi volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek.

“Apabila telah rampung seluruhnya, pengguna jalan dari Bekasi menuju Jakarta Pusat atau ke Jakarta Utara tidak perlu lagi melewati tengah kota tetapi bisa memanfaatkan Tol Becakayu," katanya. Hal ini dikarenakan Tol Becakayu terkoneksi dengan Tol Wiyoto Wiyono dan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).

Mengenai pembebasan lahan, saat ini sudah tidak lagi menjadi hambatan dengan adanya skema dana talangan dari investor yang kemudian diganti oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Pada tahun 2017, Kementerian PUPR menargetkan panjang tol di Indonesia akan bertambah 568 km. Sementara pada tahun 2019, tol baru ditargetkan akan bertambah 1.851 km. (***)

Advertisements

Kementerian PUPR Dorong Pemda Capai Target 100% Akses Aman Air Minum

Kementerian PUPR Dorong Pemda Capai Target 100% Akses Aman Air Minum

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Tidak hanya membangun konektivitas dan bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Daerah dalam kurun waktu tiga tahun berupaya keras meningkatkan ketersediaan akses air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut sejalan dengan Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur dasar.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mencanangkan program 100-0-100 yang merupakan target 100% akses aman air minum, 0% kawasan kumuh, dan 100% akses sanitasi layak dapat dipenuhi tahun 2019. Pemenuhan kewajiban 100% akses aman air minum bukan semata kewajiban dari pemerintah pusat, peran daerah juga dibutuhkan.

Akses aman air minum 100% pada tahun 2019, terbagi menjadi 60% akses air bersih atau sekitar 27,7 juta sambungan rumah (SR) melalui jaringan perpipaan dan 40% atau 1,9 juta rumah tangga dari non perpipaan yang terlindungi.

Upaya meningkatkan akses aman air minum di Indonesia sangat penting karena dari data tahun 2014, pelayanan air minum di Indonesia baru mencapai 68,36%, di mana 80,72% di perkotaan dan 56,09% di perdesaan. Hingga Oktober 2017, luas cakupan layanan air meningkat menjadi total 71,14 persen yang terbagi di perkotaan sebesar 81,30% dan 60,72% di perdesaan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengakui untuk mencapai target 100% pelayanan air minum pada tahun 2019, tentu bukan hal yang mudah. Sejumlah tantangan dihadapi, salah satunya adalah masalah klasik terkait pendanaan. Program SPAM dalam rentang tahun 2015-2019 diperkirakan membutuhkan pendanaan hingga Rp254 triliun.

Dari total pendanaan tersebut, APBN diproyeksikan hanya mampu memenuhi 20% dari total kebutuhan sehingga sebagian besar pendanaan diharapkan datang dari partisipasi pihak ketiga, baik masyarakat maupun swasta, lewat skema kerja sama maupun dana tanggung jawab sosial perusahaan.

Untuk memenuhi kebutuhan dana, Pemerintah telah memasukkan pembangunan 8 SPAM ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), memungkinkan swasta berinvestasi untuk menciptakan akses aman air minum. Pemerintah sebagai regulator bertugas menyiapkan infrastruktur dan menjamin biaya yang dibebankan kepada masyarakat melalui tarif air adalah wajar.

Sebagai kewajiban bersama dalam menyediakan akses air minum, Kementerian PUPR melalui alokasi APBN memberikan dukungan kepada daerah baik yang bersifat bimbingan teknis, penguatan kelembagaan, dan memberikan dukungan pembangunan SPAM Perkotaan, SPAM Kawasan Khusus dan SPAM lintas provinsi/kabupaten/kota atau disebut SPAM Regional.

SPAM Regional Kartamantul yang melayani Yogyakarta, Sleman, dan Bantul dengan sumber air baku berasal dari Sungai Progo yang mulai dibangun pada 2014 dengan target selesai pada 2019. SPAM Kartamantul memiliki kapasitas 700 liter/detik dengan penerima manfaat sebanyak 70.000 sambungan rumah atau 350.000 jiwa, "Satu sumber air untuk tiga kabupaten, jadi tidak dikavling-kavling oleh kabupaten tertentu," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Tantangan lainnya adalah terus mendorong Pemerintah Daerah meningkatkan komitmennya dalam pendanaan air minum karena dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, alokasi APBD untuk air minum masih kurang dari 10% total APBD. Hal tersebut berdampak pada kondisi perusahaan daerah air minum (PDAM). Survei Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada 2015 menunjukkan hanya 53% PDAM yang sehat.

“Kami terus melakukan penguatan PDAM sekaligus sosialisasi kepada pemerintah daerah. Saat ini juga sudah mulai ada sejumlah percepatan. Selain KPBU, ada juga program hibah air minum sejak 2015 yang merupakan program serupa yang sebelumnya didanai melalui bantuan Australia pada 2012. Sejumlah organisasi nonpemerintah juga ikut membantu, semisal Water. org,” kata Direktur Pengembangan SPAM Ditjen Cipta Karya M. Sundoro.

*Program Hibah Air Minum*

Kementerian PUPR menggulirkan Program Hibah Air Minum untuk meningkatkan partisipasi Pemda dalam penyediaan air minum perpipaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemda yang ingin mendapatkan dana hibah dari program ini, Pemda melalui PDAM disyaratkan melakukan investasi terlebih dahulu berupa jaringan perpipaan hingga ke sambungan ke rumah-rumah MBR yang telah diusulkan sebelumnya. Nantinya investasi yang dikeluarkan akan diganti oleh dana APBN melalui program ini.

Sejak Program Hibah Air Minum dan Sanitasi dilaksanakan tahun 2012, baik melalui APBN maupun bantuan pemerintah Australia, telah tersambung jaringan air minum perpipaan bagi 927.200 SR yang tersebar di 264 kabupaten/kota pada 32 provinsi.

Pada tahun 2017, Kementerian PUPR mengalokasikan Rp 750 miliar untuk menambah 220.000 SR air minum perpipaan bagi MBR perkotaan di 154 kabupaten/kota dengan alokasi sebesar Rp 2-3 juta per sambungan rumah. Pembangunan SPAM telah dilakukan di sejumlah daerah misalnya SPAM Broni di Provinsi Jambi, SPAM Regional di Bengkulu, dan Jaringan Perpipaan Kota Tarakan dan SPAM Semarang Barat. (***)

Kemenkop dan UKM Awasi 12 Koperasi Bermasalah

Kemenkop dan UKM Awasi 12 Koperasi Bermasalah

BATU, MALANG, JURNAL IBUKOTA: Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM tengah mengawasi dan mewaspadai keberadaan 12 koperasi bermasalah dan melakukan praktik menyimpang. Ke-12 koperasi bermasalah itu adalah Koperasi Cassava Agro (Bogor), KSP Pandawa Mandiri Grup (Kota Depok), KSP Wein Sukses (Kupang), KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera (Cirebon), KSPPS BMT CSI Madani Nusantara (Cirebon), Koperasi Pandawa/Koperasi Indonesia (Malang), Koperasi Bintang Abadi Sejahtera (Bogor), Koperasi Segitiga Bermuda (Gowa), Koperasi Merah Putih (Tangsel), Koperasi Budaya Bank Bumi Daya (Riau), Koperasi Harus Sukses Bersama (Jambi), dan Koperasi Karya Putra Alam (Gunung Putri, Bogor).

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM Suparno, pada acara Workshop Pengendalian dan Pengawasan Koperasi bagi Aparatur Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Kota Batu, Malang, Senin (23/10). "Oleh karena itu, saya meminta seluruh Kepala Dinas yang mengurus koperasi dan UKM untuk punya keberanian menerapkan sanksi bila ditemukan koperasi bermasalah di daerahnya, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Termasuk membubarkan koperasi bila sudah tidak bisa lagi dibina. Sehingga ke depan tidak akan ada lagi koperasi bermasalah", tandas Suparno.

Di depan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Mas Purnomo Hadi beserta Kepala Dinas Koperasi dan UKM di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Suparno menekankan pentingnya pengawasan terhadap koperasi. "Reformasi Koperasi dicanangkan Kemenkop dan UKM bertujuan untuk menciptakan koperasi berkualitas. Untuk menuju ke arah itu, pengawasan menjadi faktor yang penting", kata Suparno seraya menyebutkan bahwa pihaknya sudah memberikan sanksi kepada 12 koperasi berskala nasional.

Selain itu, Suparno berharap agar para Kepala Dinas Koperasi dan UKM di Jawa Timur terus meningkatkan kualitas pengawasan koperasi melalui pelatihan yang sudah disiapkan secara matang. "Jawa Timur merupakan barometer perkoperasian di Indonesia. Bila kinerja koperasi di Jatim meningkat, saya yakin daerah lain pun akan meningkat. Begitu juga sebaliknya, bila Jatim menurun, daerah lain akan menurun pula", jelas Suparno.

Oleh karena itu, Suparno meminta peran Satgas Pengawas Koperasi di daerah dapat ditingkatkan kualitasnya, baik SDM-nya maupun tingkat pengawasannya. "Pengawasan koperasi itu berdasarkan skalanya. Bila berskala kabupaten/kota maka yang mengawasi adalah kabupaten/kota. Begitu juga dengan skala provinsi. Kemenkop UKM mengawasi koperasi yang berskala nasional. Di dalamnya selain pengawasan, juga termasuk masalah perizinan dan pembinaan", imbuh Suparno.

Di samping pengawasan, lanjut Suparno, Kemenkop dan UKM juga memiliki program pencegahan. Yaitu, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan membentuk Tim Waspada Investasi, yang juga melibatkan Kemenperin, Kemendag, BKPM, Kemendiknas, BI, Bareskrim Mabes Polri, dan sebagainya. "Terkait itu, pengawasan dan pencegahan, kita juga terus mengevaluasi aturan yang ada. Kalau Peraturan Deputi dianggap masih kurang kuat, maka akan diperbarui menjadi setingkat Permen", kata Suparno.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Mas Purnomo Hadi menekankan agar seluruh dinas yang mengurusi koperasi dan UKM di seluruh Jawa Timur harus berada di tengah-tengah masyarakat koperasi ketika mereka membutuhkan, jangan menghindar ketika mereka punya masalah. "Kita harus memantapkan pola pembinaan terhadap koperasi dan UKM. Kita harus turun ke koperasi-koperasi tidak sehat dan bermasalah memberikan pembinaan secara maksimal. Baik dari sisi pengawasan, perkuatan kelembagaan, hingga kinerja usahanya", kata Purnomo.

Dia menjabarkan, saat ini ada sekitar 31 ribu lebih koperasi di Jatim. Dari jumlah itu, sekitar 27 ribu koperasi masuk kategori sehat. Sedangkan sekitar 15% koperasi merupakan koperasi sakit yang mati segan hidup tak mau. "Tugas kita harus meningkatkan yang 15% itu atau sekitar 3.000-an koperasi. Dari jumlah itu, berapa yang masih bisa kita bina. Kalau tidak bisa dibina, ya akan kita bubarkan", tegas Purnomo.

Meski begitu, kata Purnomo, dalam membubarkan koperasi harus dilakukan secara hati-hati dan harus sesuai aturan. "Terutama untuk pembubaran koperasi yang masih memiliki utang kredit dari pihak lain. Selesaikan dulu masalah utangnya, jangan sampai tagihannya beralih ke kita. Maka, kita harus pahami betul aturan tentang pembubaran koperasi", kata Purnomo.

Tak hanya itu, Purnomo juga berharap agar para kepala dinas Koperasi dan UKM di kabupaten/kota tidak terlalu mudah memberikan badan hukum koperasi di daerahnya. "Setelah diberi badan hukum, lalu bagaimana selanjutnya. Koperasi yang diberi izin harus punya tindak lanjut, tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus terus dibina dan diawasi agar koperasi berkualitas dan sesuai tujuan serta jati diri koperasi", papar Purnomo lagi.

Selain itu, kata Purnomo, pihaknya juga memiliki program strategis lain untuk memberdayakan koperasi dan UKM di Jatim. Di antaranya, peningkatan kualitas SDM koperasi (pengawas, pengurus, dan anggota), peningkatan kualitas produksi, peningkatan kualitas pembiayaan, hingga peningkatan kualitas pemasaran. "Itu semua memerlukan pengawasan yang maksimal. Karena, sebesar apapun koperasi bila tanpa pengawasan akan hancur. Jadi, faktor pengawasan itu sangat penting dalam mensukseskan program pemberdayaan koperasi menuju koperasi berkualitas", pungkas Purnomo.
(Agus)

Menteri Basuki Hadiri Pameran Foto Infrastruktur

Menteri Basuki Hadiri Pameran Foto Infrastruktur

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri pameran foto dengan tema Menjelajah Infrastruktur Indonesia, Membingkai Momen Infrastruktur Indonesia di Summarecon Mall Bekasi, Minggu sore (22/10/2017). Tiba di lokasi, Menteri Basuki disambut oleh Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo selaku penyelenggara.

Usai peninjauan karya foto, Menteri Basuki berbagi pengalaman dengan para pemenang lomba yakni Fadil Azis Juara I Kategori Profesional menggunakan drone dan Restu Riyanto Universitas Indraprasta Juara 2 Kategori Pelajar Zona Barat menggunakan kamera digital serta fotografer Jerry S. Justianto.

Menurut Menteri Basuki, pameran foto tersebut tidak hanya dilihat dari sisi fotografi atau seninya saja, tapi juga menjadi bentuk laporan mengenai kinerja kabinet kerja selama tiga tahun kepada masyarakat. Lebih lanjut dikatakannya melalui fotografi kita bisa melihat berbagai sudut pandang (angle).

"Fotografi itu melukis dengan cahaya. Dengan objek yang sama, setiap fotografer akan mendapatkan hasil yang berbeda. Saya penggemar fotografi. Untuk itu saya belajar betul mengenai fotografi dan mengikuti kursus mulai dari kursus tingkat dasar, menengah hingga ahli. Walaupun tidak bagus tapi saya ingin melakukan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Menteri Basuki mengakui masih membawa kamera dalam perjalanan kunjungan kerja ke daerah, perbatasan, daerah-daerah terpencil, untuk mengabadikan momen di daerah-daerah tersebut.

"Salah satu momen bagus yaitu saat saya ke hutan di Papua. Pukul 2 pagi berangkat ke hutan, jam 5 pagi lihat Burung Cendrawasih bermain sampai pukul 5.30, setelah itu mereka sudah hilang. Itu saya abadikan. Dengan membawa kamera kita bebas bergerak. Saat ini saya tengah mengumpulkan foto-foto, nanti saya akan pilih mana yang dapat disertakan dalam pameran," tambahnya.

Ketika ditanyakan mengenai foto yang menarik, Menteri Basuki menjelaskan bahwa foto harus dapat berbicara. Foto infrastruktur akan lebih hidup jika menunjukkan manfaat untuk masyarakat. Dicontohkannya, bendungan dengan kegiatan masyarakat memancing ikan. Serta, infrastruktur jalan dengan pengguna jalan.

Foto-foto infrastruktur yang ditampilkan terdiri dari transportasi, komunikasi, energi, air (bendungan, irigasi, air minum sanitasi, pengendali banjir), perumahan.

Dalam diskusi tersebut, Menteri Basuki juga menyampaikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Pemerintahan Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pameran foto tersebut menampilkan 69 foto dari sekitar 2.100 foto yang dihasilkan oleh 800 peserta. Pagi harinya juga diselenggarakan lomba mewarnai untuk anak-anak usia 5-8 tahun. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Basuki.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPJT Herry TZ dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (***)

Handycraft Indonesia Diapresiasi, Akses Pasar Luar Negeri Pun Dibuka

Handycraft Indonesia Diapresiasi, Akses Pasar Luar Negeri Pun Dibuka

HONGKONG, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi 13 UKM Indonesia untuk mengikuti Asia World Expo 2017 yang berlangsung di Hongkong 18-22 Oktober 2017. Berbagai kerajinan tangan unik (handycraft) hasil kreativitas UKM Indonesia turut dipasarkan dalam pameran tersebut.

Kerajinan tangan dan produk handmade Indonesia inipun mendapat apresiasi dari Presiden Asia World Expo 2017 Mr. Cameron Walker, sekaligus sebagai tuan rumah. Cameron yang berkesempatan mengunjungi langsung Paviliun Indonesia menyampaikan rasa ketertarikannya.

"Diapresiasi karena handycraft kita yang terbuat dari tangan, unik bagi mereka. Kan bangsa Eropa harga jual hasil kerajinan tangan jauh lebih mahal daripada​ mesin," kata Duta Koperasi Indonesia sekaligus pendamping, Dedi Gumelar alias Miing, Minggu (22/10/2017).

Dalam kesempatan perbincangan keduanya, Cameron berharap Indonesia harus terus mengembangkan kerajinan tangan unik dan produk handmadenya. Dia berjanji akan memberikan akses pasar dan kesempatan lebih banyak bagi UKM Indonesia untuk mengikuti event pameran luar negeri.

"Saya jelaskan kepada dia (Cameron) bahwa kita menarik karena kita memang begitu multikultur, sehingga kita kaya dengan kerajinan khas daerah masing-masing," tutur dia.

Asia World Expo 2017 merupakan pameran terbesar yang dihadiri pelaku usaha dari berbagai negara. Indonesia mengirimkan 13 pelaku UKM, dengan dipimpin oleh Duta Koperasi Dedi ‘Miing’ Gumelar, serta perwakilan dari Deputi bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam pamaren yang berlangsung selama 5 (lima) hari itu, UKM Indonesia memamerkan karya kerajinan tangan seperti kerajinan yang terbuat dari bahan kayu, perak, anyaman tikar, maupun kerang laut. Sementara peserta dari negara lain umumnya menampilkan produk pabrikan (industri).

Miing sangat berharap Kemenkop dan UKM bisa membimbing terus UKM Indonesia supaya berorientasi ekspor. Dengan cara memberi pelatihan transaksi ekspor, pembekalan pengetahuan ekspor, maupun membuka akses permodalan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

"Pemerintah punya kewajiban untuk meningkatkan kapasitas produksi, bimbing mereka ke orientasi ekspor secara sikap mental, kemudian packaging," ujar Miing. (Agus)

Kemenkop dan UKM Bersama IBM Sasar Perempuan dan Disabilitas

Kemenkop dan UKM Bersama IBM Sasar Perempuan dan Disabilitas

SOLO, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan IBM menggelar pemasyarakatan dan pelatihan kewirausahaan bagi para perempuan dan penyandang disabilitas. Pelatihan bagi perempuan dan penyandang disabilitas penting karena merupakan bagian dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan pemberdayaan ekonomi rakyat harus mencerminkan pemerataan. Pembangunan ekonomi tidak bisa dinikmati segelintir orang.

"Pertumbuhan ekonomi menunjukkan terciptanya lapangan kerja, pengangguran menurun, dan kemiskinan menurun. Karena itu pertumbuhan ekonomi harus mencerminkan pemerataan kesejahteraan sehingga kesenjangan ekonomi menurun," kata Puspayoga, saat peresmian Pemberdayaan Ekonomi bagi Perempuan dan Penyandang Disabilitas dalam Era Digital kerja sama dengan IBM, Sabtu (21/10), di Solo. Hadir Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo dan Marketing Manager IBM Indonesia Vina Kasim.

Pemberdayaan ekonomi bagi perempuan dan penyandang disabilitas merupakan potensi yang besar untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. Karena itu, pemerintah hadir memberikan pelatihan meningkatkan kompetensi SDM agar produktivitas ekonomi perempuan dan penyandang disabilitas meningkat.

Puspayoga juga mengatakan Kemenkop dan UKM memberikan akses pemasaran dan pembiayaan bagi UKM. Dari sisi pembiayaan ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9% dan tanpa agunan, di samping itu juga ada dana bergulir LPDB-KUMKM yang bunganya sangat rendah.

Puspayoga menyebutkan kerja sama dengan IBM sudah dilakukan sejak lama. Berdasarkan data, kerja sama sudah dimulai sejak 2013 dan ada 20 ribu peserta yang ikut dalam program ini.

Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengatakan pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Solo yang disebutnya dengan istilah "warek". "Warek" adalah istilah masyarakat yang mumpuni secara ekonomi.

Hadi mengatakan Pemda Solo sangat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produktivitas usaha. Segala hambatan dipangkas untuk menjamin masyarakat berusaha sehingga dapat menekan kemiskinan dan pengangguran.

Marketing Manager IBM Indonesia Vina Kasim mengatakan kerja sama pemasyarakatan dan pelatihan kewirausahaan merupakan wujud dukungan karyawan IBM dari seluruh dunia untuk membantu memecahkan berbagai isu di negara berkembang. Untuk Solo, ada 13 tim dari 11 negara, antara lain Pakistan, India, Amerika Serikat, Nigeria. (Agus)

Bendungan Kuningan Mampu Menampung 25 juta m3, Sumber Irigasi dan Air Baku Baru di Pantura Jawa

Bendungan Kuningan Mampu Menampung 25 juta m3, Sumber Irigasi dan Air Baku Baru di Pantura Jawa

CIREBON, JURNAL IBUKOTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke Cirebon untuk mengecek perkembangan proyek strategis bidang sumber daya air yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Jumat (20/10/2017).

"Seperti biasa dalam setiap Kunker, saya ingin mendengar laporan langsung perkembangan proyek. Apa masih ada kendala di lapangan, jika ada segera dicarikan solusinya,” kata Menteri Basuki usai mengadakan rapat di Kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung.

Untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, BBWS Cimanuk Cisanggarung saat ini tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuningan dan Cipanas.

"Bendungan Kuningan dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp 464 miliar akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta m3," Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia dalam paparannya di hadapan Menteri Basuki.

Dia menambahkan, manfaat dibangunnya Bendungan Kuningan yakni sebagai sumber air bagi Daerah Irigasi Cileuweung seluas 1.000 hektar dan Daerah Irigasi Jangkelok seluas 2.000 hektar. Di samping itu memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, air baku 300 liter/detik dan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 535 KW. Progres fisik bendungan ini sudah mencapai 62% dan ditargetkan selesai tahun 2018.

Sementara untuk progres konstruksi Bendungan Cipanas yang kontrak pembangunannya ditandatangani pada November 2016, saat ini sudah mencapai 7% dan ditargetkan selesai tahun 2021. Bendungan ini akan menampung air sebanyak 190 juta m3 dengan biaya pembangunan Rp 1,2 triliun.

Manfaatnya sebagai sumber air untuk irigasi pertanian di wilayah Sumedang dan Indramayu dengan luas sekitar 8.089 hektar, air baku dan pengendali banjir di wilayah Pantura dan juga penghasil listrik 3 megawatt.

Selain itu, Bob Arthur menjelaskan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung tengah membangun Bendung Copong sebagai bagian dari pengembangan daerah irigasi (DI) Leuwigoong di Kabupaten Garut. Progres fisiknya sudah tuntas untuk Bendung dan paket 9A-9B. Sedangkan paket 9C dan 9D baru mencapai 85 persen.

Lalu pembangunan DI Rengrang di Kabupaten Sumedang yang progres fisiknya telah mencapai 45 persen di mana sebagian lahannya masih dalam tahap pembebasan lahan. Pembangunan DI Rengrang sudah dilakukan sejak 2014 dan diperkirakan rampung 2018.

Kemudian melakukan modernisasi DI Rentang di Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Modernisasi yang dilakukan adalah rehabilitasi pintu atau bangunan ukur elektrikal atau mekanikal. Sampai dengan Oktober ini progresnya sudah mencapai 80 persen.

*Menteri Basuki Melihat Teknologi Pengganti Bronjong di Cirebon*

Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia juga memperlihatkan kepada Menteri Basuki cara kerja teknologi pengganti bronjong sebagai pencegah sedimentasi yang dinamakan teknologi Sistem Urug dengan Perkuatan Wadah (SUPW) Generik.

Teknologi ini akan diterapkan dalam kegiatan pemeliharaan Sungai Babakan, Kabupaten Brebes oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung pada bulan November 2017.

Menurut Menteri Basuki, teknologi yang ada menggunakan panel yang terbuat dari bambu dengan harga satuan Ro 1 juta per m3. Ke depan akan dikembangkan dengan menggunakan panel beton sehingga memiliki dua pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Desain SUPW Generik terdiri dari 8 panel baja yang masing-masing panel diisi oleh bambu, hebel, batu, pipa paralon diisi tanah, hidroponik, batu bata, dan paving blok.

Turutserta dalam Kunker tersebut Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanudin, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasiomal VI Atyanto Busono, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S.Atmawidjaja.(***)

Jembatan Kelok Sembilan Dalam Bingkai Pariwisata dan Bendung Gerak Jabung Lampung

Jembatan Kelok Sembilan Dalam Bingkai Pariwisata dan Bendung Gerak Jabung Lampung

JAKARTA JURNAL IBUKOTA: Tayangan Lentera Indonesia akhir pekan ini menyuguhkan kepada anda Kawasan Strategis Masjid Raya Padang serta Groundsill Jembatan Kelok Sembilan nan elok.

Masjid Raya Padang, salah satu ikon baru di jantung Kota Padang. Kementerian PUPR melakukan penataan Kawasan Strategis Masjid Raya Padang guna mendukung wisata religi yang tengah berkembang.

1. Sementara nan jauh di antara Bukit Barisan, Kementerian PUPR terus kembangkan Groundsill Jembatan Kelok Sembilan. Pengembangan ini dilakukan guna mengendalikan kecepatan air sungai agar pilar penyangga jembatan tak cepat tergerus sekaligus mempercantik kawasan Jembatan Kelok 9.

Dua infrastruktur tersebut menjadi contoh kerja nyata bagaimana infrastruktur mendukung pengembangan pariwisata di Sumbar. Kementerian PUPR menghadirkan kepada anda sebuah kisah pembangunan infrastruktur dari salahsatu destinasi wisata unggulan di Tanah Air.

Selengkapnya di *Lentera Indonesia* – tayang di NET TV, Hari Minggu, 22 Oktober 2017 Pukul 14.30 WIB.

2. Lampung sebagai jalur perlintasan utama dari dan menuju Pulau Sumatera. Kementerian PUPR memperkuat konektivitas yang menyambungkan seluruh wilayah Sumatera.

Salah satunya Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 51 km, mempersingkat waktu para pelintas yang membawa logistik karena tak perlu lagi melintasi pusat perkotaan.

Kementerian PUPR juga mendukung Lampung sebagai lumbung pangan nasional dengan dibangunnya Bendung Gerak Jabung sebagai sumber air serta perikanan yang mampu mengairi lahan sekitar 12.000 hektar.

Kedua infrastruktur merupakan wujud nyata pelaksanaan amanat Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memperkuat konektivitas dan ketahanan pangan di wilayah Barat Indonesia.

Saksikan geliat pembangunan infrastruktur dan dampaknya di Provinsi Lampung dalam *Journey* – tayang di Metro TV, Hari Minggu, 15 Oktober 2017 Pukul 16.00 WIB. (Agus)

Akses Keluar via GT Karawang Barat 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Normal

Akses Keluar via GT Karawang Barat 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Normal

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: AVP Corporate Communication
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan setelah pada pukul 09.35 WIB pagi tadi Gerbang Tol (GT) Karawang Barat 2 dibuka kembali untuk kendaraan kecil, kendaraan besar juga telah dapat melintasi GT Karawang Barat 2 sejak pukul 13.45 WIB sehingga saat ini akses kembali normal untuk dilewati seluruh pengguna jalan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dan terus mengantisipasi perjalanan melalui informasi terkini yang dapat diakses melalui:
– Call Centre Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga
– Aplikasi mobile JMCARe yang dilengkapi fitur push notification.
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)