Crash Program Pilot Project, Langkah Inovatif Jasa Marga Transformasi Skill Karyawan di Era Revolusi Industri 4.0

Crash Program Pilot Project, Langkah Inovatif Jasa Marga Transformasi Skill Karyawan di Era Revolusi Industri 4.0

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (21/01) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menggelar kelulusan bagi 100 peserta Crash Program Pilot Project Jasa Marga, Selasa, (21/1). Acara ini diselenggarakan di Auditorium Dr. Indro Suwandi gedung baru Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Universitas Indonesia, Depok.

Hadir dalam acara tersebut Direktur Human Capital & Transformasi Alex Denni, Dekan Fakultas Ilmu Komputer UI Mirna Adriani serta Direktur Pusat Ilmu Komputer (Pusilkom) UI Denny.

Dalam sambutannya Alex Denni menjelaskan bahwa Crash Program bertujuan untuk melihat kemampuan Customer Service Supervisor (CSS) atau yang dulu dikenal dengan pengumpul tol yang mengikuti proses transformasi skill menjadi skill digital.

“Hasilnya kita lihat hari ini dan kami bangga sekali, 100 orang peserta lulus dengan hasil yang baik. Bahkan lebih dari 70% mendapatkan nilai A dan B,” tambah Alex.

Alex juga menjelaskan ke depannya Jasa Marga juga tengah menyiapkan pekerjaan-pekerjaan baru untuk menyambut para peserta, termasuk untuk peserta yang memiliki kecepatan belajar yang tinggi akan disiapkan _advance program_ sehingga dapat bekerja di suasana yang lebih menantang dan lebih kompleks.

“Program ini adalah pilot project dan tidak akan berhenti sampai di sini. Kami juga sudah meminta UI untuk bersiap dengan _batch-batch_ selanjutnya yang jumlahnya lebih banyak. Kami targetkan re-skilling ribuan karyawan Jasa Marga untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0,” jelas Alex.

Direktur Pusat Ilmu Komputer (Pusilkom) UI Denny pun salut atas semangat peserta yang terdiri dari beragam latar belakang dan usia.

“Satu bulan bukan waktu yang sebentar dan tidak mudah untuk belajar programming. Cara berpikir seorang programmer, bisa digunakan dalam sehari-hari, salah satunya dengan berpikir, bertindak serta bicara agar lebih terperinci ke depannya,” tambah Denny.

Crash Program Pilot Project Jasa Marga merupakan program yang dirancang untuk karyawan-karyawan operasional Jasa Marga dengan mengikuti kelas _Foundation of Programming_ selama kurang lebih satu bulan (9 Desember 2019-16 Januari 2020).

Program ini merupakan inisiatif Jasa Marga untuk meningkatkan kapabilitas karyawan Jasa Marga Group dalam hal _programming_ dan _coding._ Prioritas karyawan yang mengikuti program ini merupakan para petugas operasional yang pekerjaannya akan terkena disrupsi oleh teknologi di masa depan. (Agus)

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Puncak Waringin sebagai _Creative Hub_ KSPN Labuan Bajo

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Puncak Waringin sebagai _Creative Hub_ KSPN Labuan Bajo

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya pembangunan infrastukrur untuk penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kawasan wisata yang semakin tertata dengan baik diharapkan dapat menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium yang menarik minat turis mancanegara.

Salah satu destinasi pariwisata yang tengah disiapkan Kementerian PUPR adalah Puncak Waringin yang terletak sekitar 2-3 kilometer dari Bandara Komodo. "Nanti Puncak Waringin akan menjadi _Creative Hub_, di mana UKM akan disajikan di sini," kata Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan kawasan wisata Puncak Waringin Labuan Bajo, Senin (20/1/2020).

Turut mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Gubernur NTT Victor B. Laiskodat.

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas penataan kawasan Puncak Waringin yang akan menjadi salah satu pilihan lokasi wisata baru di Labuan Bajo. Menurutnya penataan kawasan tersebut juga harus diikuti dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang pariwisata.

"Nanti akan ada training-training yang berkaitan dengan pariwisata, dengan usaha kecil, usaha mikro. Semua memang harus kita injeksi, kita berikan training agar packaging, kemasan brand setiap produk itu naik," tutur Presiden.

Penataan Puncak Waringin tahap I dilaksanakan pada Juli-Desember 2019 dengan komponen kegiatan terdiri dari Gedung Utama seluas 350 m2 berfungsi sebagai lounge dan pusat cinderamata serta viewing deck dengan biaya sebesar Rp 9,3 miliar. Selanjutnya pada tahun 2020 dilanjutkan pembangunan tahan II dengan komponen kegiatan teridiri dari bangunan komersil seluas 525 m2 berfungsi sebagai kios lengkap dengan mushala serta toilet dan area tenun.

Kemudian juga akan dibangun Ruang Terbuka Publik yang dilengkapi dengan amphitheater seluas 267 m2 dan area parkir seluas 235 m2. Pembangunan tahap II saat ini sudah dalam proses lelang dengan estimasi biaya sebesar Rp 22 miliar.

Menteri Basuki menekankan penataan Kawasan Puncak Waringin membutuhkan ketelitian dan detail dengan mengedepankan kualitas artistik dan unsur seni.

"Puncak Waringin memang belum selesai. Saya lihat memang masih ada beberapa yang perlu di refining. Kita memang harus membina para kontraktor kecil, agar kualitas hasilnya baik sesuai harapan, karena Labuan Bajo akan dijadikan destinasi premium, jadi hasilnya harus artistik betul. Mudah-mudahan bisa diperbaiki pada tahap II," kata Menteri Basuki.

Menurut Menteri Basuki, unsur seni dan artistik juga harus diterapkan pada seluruh infrastruktur pendukung KSPN Labuan Bajo lainnya. Selain Puncak Waringin, pada tahun 2020 juga dilakukan penataan Goa Batu Cermin dengan estimasi anggaran Rp 35 miliar. Pekerjaan yang dilakukan diantaranya membangun ruang komersial untuk mengakomodir pedagang cinderamata.

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah menganggarkan Rp 52 miliar untuk menata kawasan Pulau Rinca meliputi bangunan pusat informasi, sentra souvenir, cafe, toilet, kantor pengelola, selfie spot, klinik, gudang, ruang terbuka publik, penginapan untuk peneliti dan pemandu wisata (ranger). Desain pembangunan area trekking atau pejalan kaki dan shelter pengunjung berupa elevated untuk mendukung pelestarian habitat komodo.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dermaga di Pulau Rinca dibangun sarana dan prasarana pengaman pantai dan dermaga Loh Buaya dengan biaya sebesar Rp 56 miliar yang akan dilaksanakan oleh Ditjen Sumber Daya Air pada tahun 2020 ini.

Turut mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono, Staf Khusus Menteri Taufik Widjojono, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat, Direktur Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Johny Subrata, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT Herman Tobo, Kepala Balai Jalan Nasional (BPJN) X NTT Kupang Muktar Napitupulu, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II NTT Agus Sosiawan, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, dan Arsitektur Nusantara Yori Antar.(*)

Menteri Teten Dukung Pembuatan Aplikasi Khusus Produk UMKM

Menteri Teten Dukung Pembuatan Aplikasi Khusus Produk UMKM

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mendukung rencana Asosiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Akumindo) untuk menyediakan fasilitas pemasaran digital berbasis aplikasi khusus produk UMKM.

Hal itu disampaikan Teten dalam pertemuan dengan Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Ikhsan Ingratubun dan Pendiri Radio Prambors Malik Sjafei Saleh di Gedung Kemenkop dan UKM, Jakarta, Senin (20/1/2020).

"Aplikasi e-commerce yang ada saat ini hampir 95 persen produknya itu impor. Kita ingin buat aplikasi yang khusus bagi produk-produk UMKM, tanpa ada produk impor. Pak menteri (Teten Masduki) setuju dan sangat mendukung," kata Ketua Akumindo, Ikhsan Ingratubun usai pertemuan tersebut.

Ikhsan mengatakan aplikasi tersebut saat ini sedang dikerjakan dan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2020. "Kita butuh endorsement dari Pak Menteri. Aplikasinya sudah kita developt, investornya juga sudah ada, tinggal namanya saja. Target bulan Agustus sudah bisa operasi," ungkapnya.

Pelatihan

Dalam pertemuan itu, Ikhsan juga menyampaikan keinginan asosiasi untuk memberikan pelatihan kewirausahaan ke daerah-daerah kategori tertinggal yang terpapar intoleransi. Sebab, menurut dia, masalah ekonomi atau tingkat kemiskinan menjadi akar masalah mudahnya pemahaman intoleransi menyebar di masyarakat.
"Pelatihan wirausaha ini seperti kuliner, fashion, dan produk-produk kekinian. Kita juga sudah siapkan silabus yang konsepnya ke-Indonesiaan," ucapnya.

Peserta pelatihan nantinya juga akan mendapatkan pemahaman pemasaran secara digital melalui aplikasi yang kita gagas ini. "Saya kira ini juga akan bersinergi dengan program-program Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Ikhsan.
Selain itu, sambung Ikhsan, berbagai kegiatan ini akan mendukung lima program unggulan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki untuk meningkatkan daya saing dan mempercepat pelaku UMKM naik kelas.

Kelima program tersebut, pertama, memperbesar akses pasar baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kedua, peningkatan kualitas produksi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing produk dan jasa yang dihasilkan. Ketiga menyangkut agregasi pembiayaan yang akan menjadi solusi untuk meningkatkan pertumbuhan Koperasi dan UMKM
Keempat adalah pengembangan kapasitas manajemen dan usaha Koperasi dan UMKM dan kelima adalah memberikan kemudahan dan kesempatan mengembangkan usaha bagi Koperasi dan UMKM. (Agus)

Dukung Destinasi Wisata Premium, Kementerian PUPR Kembangkan 5 Zona Waterfront Labuan Bajo

Dukung Destinasi Wisata Premium, Kementerian PUPR Kembangkan 5 Zona Waterfront Labuan Bajo

LABUAN BAJO, JURNAL IBUKOTA: Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia ke depan akan berubah wajahnya dengan adanya kegiatan penataan kawasan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2020, salah satunya adalah melanjutkan Penataan kawasan Waterfront Labuan Bajo untuk mendukung peningkatan jumlah dan lama kunjungan wisatawan. Pasalnya, Labuan Bajo yang berada di Pulau Flores itu, merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin meneruskan eksplorasinya hingga ke Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar.

Menteri Basuki mengatakan upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dilakukan secara bertahap, dengan pembenahan infrastruktur yang akan menjadi prioritas. Lima penataan Zona Waterfront dimaksud kini akan memasuki tahap lelang yang terdiri atas Zona A Bukit Pramuka, Zona B Kampung Air, Zona C Dermaga, Zona D kawasan Pantai Marina (Inaya Bay), Zona E Kampung Ujung.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo seluruh pembangunan infrastruktur untuk Labuan Bajo harus selesai tahun 2020. Semua desain sudah selesai, sudah mulai lelang pada Desember 2019, sehingga kegiatan konstruksi fisik dapat dimulai pada Februari-Maret dan selesai akhir Desember 2020," kata Menteri Basuki usai meninjau pembangunan infrastruktur Labuhan Bajo, Senin (20/1/2020).

Penataan Waterfront Labuan Bajo di 5 zona tersebut meliputi Pengembangan Zona A yang dilakukan dengan membangun promenade atau zona pejalan kaki, dilengkapi dengan fasilitas yang nyaman, termasuk taman, kios-kios dan menara pandang di Bukit Pramuka.

Penataan Zona B merupakan lanjutan pengerjaan yang telah dilakukan Kementerian PUPR di Kampung Air yang meliputi penataan ruang-ruang terbuka dengan tema "Tangga Bajo" yang didesain agar setiap sudut ruang dapat diakses publik, termasuk masyarakat lokal, nelayan, dan warga kampung pesisir. Panggung-panggung terbuka juga dibangun agar masyarakat dan wisatawan dapat berbaur menikmati pertunjukkan seni tradisional atau atraksi seni lainnya.

Selanjutnya pada Zona C akan dilakukan penataan Dermaga di kawasan sekitar Pelabuhan Petikemas Bajo yang akan dipindah ke wilayah Wae Klambu. Penataan dilakukan dengan memperlebarkan ruang publik lebih menjorok ke laut dengan membangun sculpture dan fasilitas ruang tunggu, kantor pengelola, pusat informasi serta plaza festival.

Saat ini pesisir pantai tersebut menjadi lokasi bersandar kapal-kapal wisata berbagai jenis, phinisi maupun yacht, dan menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara melalui laut, sementara semua kegiatan wisata laut masih bercampur aksesnya dengan kegiatan peti kemas.

Selanjutnya Zona D, merupakan area komersial yang disebut dengan kawasan Pantai Marina yang dikelola oleh ASDP Kementerian BUMN. Pada zona ini akan dilakukan penyelarasan trotoar dengan desain yang sama di sepanjang Jalan Soekarno Hatta Bawah.

Penataan Zona E merupakan pengembangan dari kawasan wisata kuliner Kampung Ujung yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR pada TA. 2017-2018 berupa deretan tenda untuk menjual makanan yang didesain berwarna putih dengan sistem knock-down. Pada kawasan ini wisatawan dapat menikmati beragam olahan seafood ditepi laut dengan tenda-tenda yang bisa menjadi spot untuk swafoto.

Untuk mendukung penataan Waterfront Labuan Bajo, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga antara lain juga melakukan peningkatan jalan, penataan trotoar, dan drainase pada ruas Jalan Soekarno Hatta atas dan bawah, termasuk Jalan Pantai Pede. Di kawasan ini juga dilengkapi jalur pedestrian yang nyaman dengan desain artistik seperti pencahayaan (lighting) dan street furniture dengan konsep walking distance.

"Ini destinasi wisata premium, jadi hasil kerja harus artistik, craftmanship-nya. Mudah-mudahan pada Tahap II akan lebih baik mulai dari penataan lansekap, lighting dan lain-lainnya," tutur Menteri Basuki.

Turut mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono, Staf Khusus Menteri Taufik Widjojono, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akdiat, Direktur Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Johny Subrata, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT Herman Tobo, Kepala Balai Jalan Nasional (BPJN) X NTT Kupang Mukhtar Napitupulu, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II NTT Agus Sosiawan, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, dan Arsitektur Nusantara Yori Antar.(*)

Kemenkop dan UKM Bersama SwissCham Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas UKM

Kemenkop dan UKM Bersama SwissCham Indonesia Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas UKM

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA:
Kementerian Koperasi dan UKM bersama Swiss Indonesian Chamber of Commerce (SwissCham Indonesia) sepakat melakukan kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas UKM Indonesia supaya bisa menembus pasar ekspor khususnya ke Eropa melalui Swiss.

Chairman SwissCham Indonesia Lutfhi Mardiansyah menjelaskan hal itu usai bertemu dengan Menkop dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Senin ( 20/1/2020). Turut hadir dalam pertemuan itu Michael Cottier, Deputy Head of Mission Embassy of Switzerland in Indonesia dan Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Veronica Br Simanungkalit.

"SwissCham Indonesia yang didirikan Agustus 2018 adalah kumpulan perusahaan-perusahaan Swiss yang beroperasi di Indonesia. Salah satu misi kami adalah memberikan dukungan berkelanjutan pada KUMKM Indonesia untuk bisa meningkatkan kapasitasnya sehingga bisa melakukan ekspor," kata Lutfhi.

Menurut Lutfhi, Swiss memandang Indonesia sebagai sahabat dan mitra dagang yang penting, apalagi ada kesamaan antara Indonesia dengan Swiss dimana UMKM dipandang sebagai aset yang sangat penting.

"Di Swiss itu tidak ada konglomerat, perusahaan perusahaan Swiss yang kini besar itu seperti Nestle, Zurich Insurance, Clariant itu semuanya berasal dari UKM. Kami ingin menularkan kiat-kita itu ke UKM Indonesia," jelasnya.

Menurut Lutfhi, bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas UKM Indonesia itu nantinya bisa bermacam-macam, mulai dari pelatihan, kunjungan ke perusahaan yang berasal dari UKM di Swiss, kontak dagang dll. "Memang size UKM di Swiss itu berbeda dengan di Indonesia, kalau disini mungkin UKM Swiss itu masuk kelas menengah ke atas," ujar Lutfhi.

Produk UKM yang Diminati

Sementara itu Deputy Head of Mission Embassy of Switzerland in Indonesia, Michael Cottier menyatakan banyak UKM Indonesia yang berpotensi untuk melakukan ekspor khususnya ke pasar Eropa.

"Tinggal bagaimana kita tingkatkan kapasitas UKM UKM tersebut, produk UKM Indonesia kaya akan nilai- nilai dan inovasi dan itu sangat disukai pasar Eropa, kami sangat mensupport kolaborasi SwissCham Indonesia dengan Kemenkop dan UKM, " katanya.

Apa saja produk UKM yang diminati Swiss? Ia menyebut beberapa diantaranya adalah furniture dan mebel, precission metal ( karena di Swiss banyak perusahaan jam), perikanan dan tekstil.

Menurut data Swiss Federal Customs Administration, nilai perdagangan Indonesia dengan Swiss pada 2108, mencapai US$1,415 miliar. Terdiri dari nilai ekspor Indonesia US$910 juta dan impor dari Swiss US$505 juta.

Sebagian besar ekspor Indonesia ke Swiss berupa emas, yaitu lebih dari 60%. Disusul alas kaki, kopi, minyak atsiri, kakao, mebel. Sedangkan impor Indonesia dari Swiss didominasi oleh permesinan, produk farmasi dan kimia organik. (Agus)

Kementerian PUPR Buka Akses Daerah Terisolir di Sukajaya, Bogor

Kementerian PUPR Buka Akses Daerah Terisolir di Sukajaya, Bogor

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar akses menuju beberapa desa yang terisolir akibat longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor segera dibuka, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menurunkan 16 kendaraan alat berat. Dikatakan Menteri Basuki, pengerahan alat berat tersebut agar jalan utama menuju desa-desa yang terisolir bisa diakses.

"Untuk bencana longsor akibat banjir di Bogor tetap diperintahkan Presiden untuk tembus semua wilayah yang terisolir. Alat berat tidak akan ditarik sebelum semua tembus," kata Menteri Basuki baru-baru ini dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat membahas Rencana Aksi Penanggulangan Bencana banjir di Jawa Barat.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementerian PUPR Hari Suko Setiono mengatakan, hingga Sabtu, (18/1/2020), sebanyak 38 titik akses jalan sudah berhasil dibuka untuk dapat dilalui kendaraan.

"Untuk Jalur Harkat Jaya – Urug/Kiara Pandak – Kiara Sari/Cisarua – Cisangku Alhamdulillah sejak tanggal 12 Januari sudah 23 titik longsor seluruhnya terbuka. Jalur ini bisa mengakses seluruh desa termasuk ke Arah Nanggung dan Sukabumi," kata Hari.

Selanjutnya untuk akses jalan lain yang sudah berhasil dibuka menurut Hari adalah jalur Parigi – Kampung Banar yang bisa mengakses sampai dengan Nanggung dan Cigudeg. "Alhamdulillah sejak tanggal 14 Januari sudah 8 titik seluruhnya terbuka," tuturnya.

Sedangkan untuk jalur Pasir Walang (Kiara Pandak) – Kampung Babakan (Pasir Madang), dikatakan Hari sejak 17 Januari 2020 sudah 4 titik jalan yang terdampak longsor seluruhnya terbuka. "Jalur ini bisa mengakses sampai Desa Cisarua dan Kp. Cibarani (Pasir Madang). Sementara untuk Jalur Pasir Walang (Kiara Pandak) – Desa Pasir Madang sudah 3 dari 7 titik longsor yang terbuka," ungkapnya.

Desa Pasir Madang, merupakan 1 dari 6 Desa yang terisolir akibat longsor. Pada hari Rabu 1 Januari 2020 pukul 06.00 WIB terjadi hujan deras yang membuat Sungai
Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya
mengalami banjir dan longsor.

Selain Desa Pasir Madang, terdapat beberapa titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa. (*)

Lengkapi Fasilitas PON XX Papua, Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Olahraga Kampung Harapan dan Doyo Baru

Lengkapi Fasilitas PON XX Papua, Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Olahraga Kampung Harapan dan Doyo Baru

JAKARTA, JURNAL IBUKOTA: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipa Karya tengah menyiapkan program penataan kawasan empat arena olahraga dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2020. Penataan dilakukan di kawasan pembangunan arena olahraga (venue) Aquatic dan ISTORA Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hockey (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penyelesaian pembangunan venue olahraga ditargetkan tepat waktu guna mendukung pelaksanaan PON XX di Papua yang berlangsung pada 20 Oktober – 2 November tahun 2020, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan yang melibatkan pengawasan dari Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2).

“Pembangunan prasarana dan sarana untuk PON XX 2020 di Papua harus sangat cermat mulai dari tahap desain, tahap pembangunan hingga tahap pengawasannya," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Progres pekerjaan penataan kawasan Kampung Harapan saat ini masih dalam proses penentuan pemenang lelang. Sedangkan untuk kontraktor penyedia jasa konsultasi atau Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) sudah terkontrak PT Virama Karya (Persero) per 23 Desember 2019 dengan anggaran sebesar Rp 3,81 miliar.

Selain venue Aquatic dan ISTORA Papua Bangkit, Kawasan Olahraga Kampung Harapan seluas 32 hektar juga dibangun sejumlah fasilitas pendukung seperti, wisma atlet, kawasan komersial (mal), velodrome, BMX Track, lapangan latihan/pemanasan, zona aman stadion, dan area parkir. Di kompleks ini juga tengah dibangun Stadion Utama Papua Bangkit yang dilengkapi papan skor, peralatan sistem waktu, dan lampu LED standar FIFA, dengan kekuatan 1.800 Lux.

Sementara untuk penataan kawasan Doyo Baru sudah mulai dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Cahaya Bina Karya sejak kontrak per 4 Desember 2019 dengan anggaran sebesar Rp 64,9 miliar. Sedangkan untuk Konsultan MK dikerjakan PT Ciriajasa Engineering Consultant per 20 Desember 2019 dengan biaya sebesar Rp 2,45 miliar.

Di Kawasan Olahraga Doyo Baru juga dilengkapi kantor, sekolah, utilitas, wisma putri dan putra, GOR renang, lapangan tenis, basket, volly, futsal, ampitheater, tampungan air (danau), rumah dinas, pujasera, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penataan kawasan ini diantaranya meliputi persiapan, pembersihan, pembangunan barak pekerja, dan gudang. Hingga 17 Januari 2020, progres fisik penataan mencapai 0,14%.

*Progres 4 Venue PON XX Papua*

Pembangunan arena aquatic telah dimulai sejak Desember tahun 2018 hingga 15 Januari 2020, progres fisiknya sudah mencapai 77,9 %, lebih cepat dari rencana semula sebesar 59,3 %. Target penyelesaian pada Juli tahun 2020 diharapkan dapat dipenuhi. Saat ini dilakukan pekerjaan erection catwalk, finishing kolom, atap space frame, bangunan kolam tanding, dan kolam diving. Pembangunan arena aquatic menggunakan APBN tahun jamak 2018-2020 sebesar Rp 401 miliar dengan kontraktor PT. Waskita Karya (Persero), Tbk dan selaku konsultan manajemen konstruksi PT. Ciriajasa CM-PT. Ciriajasa EC, (KSO) Rp 6,5 miliar.

Untuk pembangunan Istora Papua Bangkit telah dimulai November 2018, saat ini progresnya mencapai 72 %, atau lebih cepat dari rencana awal 58,3%. Bertindak selaku kontraktor PT PP (Persero) dengan nilai pekerjaan Rp 257,5 miliar dan konsultan manajemen PT. Virama Karya sebesar Rp 4,8 miliar.

Sedangkan untuk pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey (Indoor dan Outdoor) progres fisiknya telah mencapai 74,7 % atau lebih cepat dari rencana awal sebesar 68,2 %. Saat ini tengah dikerjakan tribun dan lantai 2 pada pada lapangan Hockey Indoor, serta pekerjaan rangka atap baja, lapangan, dan jalan arena cricket.

Total biaya pembangunan untuk arena Cricket dan lapangan Hockey sebesar Rp 277 miliar dengan kontraktor PT. Nindya Karya dan konsultan manajemen PT. Bina Karya senilai Rp 4,9 miliar. Pekerjaan dilaksanakan sejak Desember 2018 dan ditargetkan selesai pada Juni 2020. (*)

Kecelakaan Tunggal di Rest Area Km 97 Cipularang: Tidak Hanya Rem Blong, Pengendara Truk Kontainer Ditemukan Tanpa SIM

Kecelakaan Tunggal di Rest Area Km 97 Cipularang: Tidak Hanya Rem Blong, Pengendara Truk Kontainer Ditemukan Tanpa SIM

PURWAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (18/01) Berdasarkan informasi dari Kepolisian, kecelakaan tunggal truk kontainer di Rest Area Km 97B Jalan Tol Cipularang yang terjadi kemarin (17/01) disebabkan oleh rem blong. Tidak hanya itu, pengendara truk kontainer dengan plat nomor B 9766 UO milik PT Gemilang Indah Jaya juga ditemukan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Berdasarkan info dari PJR Cipularang dan data petugas di lapangan, rem blong merupakan faktor penyebab overspeed truk kontainer tersebut ketika memasuki rest area sehingga terguling dan berdampak pada kendaraan lainnya,” jelas General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Pratomo Bimawan Putra.

Bima juga menambahkan, tidak ditemukan SIM pada pengendara truk kontainer sehingga selain dari segi kendaraan yang tidak layak operasi, pengendara juga tidak memenuhi syarat untuk dapat melakukan perjalanan. Penanganan kecelakaan kemudian ditangani lebih lanjut oleh Polres Purwakarta.

Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru sangat menyayangkan kecelakaan kendaraan Non Golongan I akibat rem blong atau tidak layaknya kendaraan, kembali terjadi.

“Sebanyak 46% kasus kecelakaan di Jalan Tol Jasa Marga melibatkan kendaraan Non Golongan I. Padahal, persentase kendaraan Non Golongan I hanya sekitar 8% dari jumlah keseluruhan kendaraan yang melintas di jalan tol Jasa Marga,” tegas Heru.

Heru dengan tegas mengimbau seluruh pengguna jalan terutama dalam hal ini adalah pengusaha logistik, untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan dan menyeleksi secara ketat para pengendara untuk memenuhi aturan dalam berlalu lintas termasuk mengecek surat-surat yang masih berlaku.

“Kendaraan yang tidak layak operasi, dan ditambah lagi dikendarai oleh pengendara yang tidak memenuhi syarat berkendara, akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya seperti yang terjadi kemarin,” jelas Heru.

Menanggapi kecelakaan tunggal Rest Area Km 97 Jalan Tol Cipularang tersebut, Road Safety Consultant dari Jasa Marga Safety Driving Academy Eko Reksodipuro mengatakan tidak layaknya kendaraan dapat terlihat juga dari sisi kontainer bagian depan.

“Dapat terlihat dari video CCTV yang tersebar di masyarakat, kontainer bagian depan tidak terkunci dengan baik. Karena selain _overload,_ yang berbahaya juga adalah _unstable load_ seperti truk tangki yang tidak penuh isinya, kontainer yang muatannya bisa begerak hingga kunci pengaman kontainer di trailer tidak terpasang baik,” tambah Eko.

Jasa Marga telah menyelesaikan proses evakuasi truk kontainer di Rest Area Km 97B Jalan Tol Cipularang pada jam 15.00 WIB.

Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) unit Mobile Crane dengan kapasitas masing-masing sebesar 45 Ton. Selama proses evakuasi, operasional Rest Area tetap berjalan normal. (Agus)

Jasa Marga Amankan Kontainer Rem Blong di Rest Area Km 97 Cipularang, Operasional Rest Area Berjalan Normal

Jasa Marga Amankan Kontainer Rem Blong di Rest Area Km 97 Cipularang, Operasional Rest Area Berjalan Normal

CIPULARANG, JURNAL IBUKOTA: (18/1) Akibat kerusakan rem (rem blong), sebuah kendaraan jenis Tractor Head dengan nomor polisi (nopol) B 9766 UO yang dikendarai oleh Ahmad Humaidi (21 th) mengalami kecelakaan di Rest Area Km 97 Ruas Tol Cipularang, pada Jumat 17 Januari 2020 pukul 16.15 WIB.

"Kejadian tersebut melibatkan tujuh kendaraan lainnya yang sedang parkir di Rest Area tersebut, yaitu Toyota Rush nopol D 1417 SGN, kendaran Avanza nopol D 1736 AFR, kendaraan Kijang Innova nopol D1892 AEX, kendaraan Kijang Innova Venturer nopol F 1427 RI, kendaraan Sedan Volvo no pol B 8633 BD, kendaraan Kijang Innova nopol B 2810 SOH dan kendaraan Avanza nopol D 350 VY," kata Irra Susiyanti, Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Regional Jabodetabek Jabar.

Berdasarkan penyidikan Kepolisian, kronologis dari kejadian kecelakaan ini adalah kendaraan Tractor Head datang dari arah Bandung dengan tujuan Jakarta, memasuki Rest Area Km 97 Jalan Tol Cipularang arah Jakarta, mengalami rem blong sehingga kendaraan kehilangan kendali, kemudian oleng dan terbalik dengan posisi roda kanan diatas dan menimpa tujuh kendaraan yang sedang terparkir di sekitar rest area tersebut.

Akibat kejadian tersebut, terdapat satu orang korban luka berat yang langsung di larikan ke Rumah Sakit Tamrin Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Untuk mengamankan kondisi lalulintas di lokasi kejadian, petugas Jasa Marga segera melakukan evakuasi terhadap kendaran yang terlibat dan melakukan pengaturan lalu lintas. Adapun untuk evakuasi kontainer dilakukan pagi ini dengan memanfaatkan dua crane dengan kapasitas muatan 45 ton, dan diperkirakan proses evakuasi akan selesai pada siang ini. Selama proses penanganan kejadian, operasional rest area tetap berjalan normal.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini dan mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati. Untuk melakukan pembaharuan kondisi lalulintas dapat melalui:
– Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080.
– Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya).
– Instagram @official.jasamarga & jsmr_jabodetabekjabar
– Aplikasi Mobile Travoy & JMCARe
– Website http://www.jasamarga.com. (Agus)

Sebagian Paket 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Ditargetkan Beroperasi Fungsional pada Lebaran 2020

Sebagian Paket 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Ditargetkan Beroperasi Fungsional pada Lebaran 2020

PURWAKARTA, JURNAL IBUKOTA: (18/01) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), optimis sebagian Paket 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dapat dilintasi saat libur Lebaran 2020 secara fungsional. Pekerjaan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dimulai dari Paket 3 (Taman Mekar – Sadang) sepanjang 27,85 Km karena kondisi lahan yang jauh lebih siap jika dibandingkan dengan paket lainnya.

Dengan kondisi tersebut, Direktur Utama PT JJS Dedi Krisnariawan Sunoto mengutarakan optimismenya, bahwa sepanjang 8,7 Km (Sadang-Jalan Industri) dari total panjang 27,85 Km Paket 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan tersebut dapat beroperasi fungsional pada arus balik Lebaran tahun ini.

"Rencananya jalur fungsional yang disiapkan adalah untuk arus balik Lebaran 2020, para pengguna Jalan Tol Purbaleunyi dari arah Bandung menuju ke Jakarta bisa keluar di Simpang Susun Sadang lalu masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan untuk kemudian melewati akses Jalan Industri (Curug-Kosambi) dan bisa masuk lagi ke Jalan Tol Jakarta – Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Timur," jelas Dedi.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan sendiri memiliki panjang 62 Km yang terdiri atas 3 paket, yaitu:
a. Paket 1 (Jati Asih – Setu/JORR W2) sepanjang 9,3 Km
b. Paket 2 (Setu – Taman Mekar) sepanjang 24,85 Km
c. Paket 3 (Taman Mekar – Sadang) sepanjang 27,85 Km

“Pembebasan lahan untuk Paket 3 hingga 15 Januari 2020 telah mencapai 73,88%, sedangkan progres konstruksinya telah mencapai 12,58%. Sementara itu, Paket 1 statusnya kini dalam tahapan penyelesaian _Detail Engineering Design_ (DED), sedangkan untuk Paket 2 dalam persiapan tender,” ujar Dedi.

Sampai dengan saat ini, telah dibayarkan Uang Ganti Kerugian (UGK) sebesar Rp543,62 miliar untuk 765 bidang tanah dalam proses pembebasan lahan Paket 3 dengan rincian sebagai berikut :
− Kabupaten Purwakarta (Desa Cigelam dan Mulyamekar) sebesar Rp163,36 Miliar untuk 245 Bidang;
− Kabupaten Karawang (Desa Curug, Mulyasejati dan Karanganyar) sebesar Rp86,46 Miliar untuk 161 Bidang;
− Kabupaten Bekasi (Desa Burangkeng, Medalkrisna dan Bojongmangu) sebesar Rp241,29 Miliar untuk 316 Bidang;
− Kabupaten Bogor (Desa Bojongkulur) sebesar Rp52,50 Miliar untuk 43 Bidang.

Bila sudah beroperasi penuh nanti, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Cikampek dari sisi selatan. Selain itu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan juga terhubung dengan JORR I, JORR II dan Jalan Tol Cipularang. Dengan demikian, dapat pula menurunkan biaya logistik distribusi barang menuju dan dari wilayah-wilayah yang dilewati kedua jalan tol tersebut. (Agus)